Ini Ciri-ciri DBD & Cara Penanganannya, Jangan Sepelekan!


  • Ini Ciri-ciri DBD & Cara Penanganannya, Jangan Sepelekan!
    (Ciri-ciri DBD Patut Diwaspadai. Foto: Dok. nopparit/iStock)

    Aedes aegypti, jenis nyamuk yang dapat membawa infeksi virus menular penyebab demam berdarah dengue (DBD). Penyakit ini biasanya merajalela saat musim pancaroba tiba, sebab nyamuk lebih mudah berkembang biak dalam genangan air. Pada umumnya, demam berdarah akan menunjukkan gejala empat sampai 10 hari setelah digigit oleh nyamuk aedes aegypti.


    Bila tidak segera diobati, DBD dapat berakibat fatal yaitu, kematian. Sayangnya, masih banyak yang menyepelekan penyakit ini oleh karena ciri-ciri DBD yang mirip dengan flu biasa. Lantas, apa yang membedakan DBD dengan flu biasa dan bagaimana cara menanganinya? Mari simak penjelasan ciri-ciri DBD serta penanganannya berikut ini.



    (Baca juga: 10 Gejala Stroke Ringan Yang Perlu Diwaspadai Sejak Dini)


    Ciri-ciri DBD

    Ciri-ciri DBD

    (6 Ciri-ciri DBD Yang Perlu Diwaspadai. Foto: Dok. flubydust/iStock)

    Meskipun sering dianggap sebagai flu biasa, DBD memiliki gejala yang cukup berbeda. Inilah beberapa ciri-ciri DBD yang wajib kamu ketahui.


    1. Demam Tinggi

    Ciri-ciri DBD yang pertama ini mungkin yang sering menjebak para penderita DBD. Pasalnya, hampir semua penyakit pasti mengalami demam tinggi. Namun yang membedakan DBD dengan penyakit lain adalah demam tinggi yang datang secara tiba-tiba.

    Selain itu, seseorang yang menderita DBD akan mengalami demam tinggi hingga 40°C. Tak hanya itu, demam tinggi seseorang penderita DBD, tidak iikuti dengan gejala lain seperti pilek, batuk, atau hidung tersumbat. Demam ini akan terjadi sekitar dua sampai tujuh hari.


    2. Nyeri Otot, Tulang, dan Sendi

    Penderita DBD juga akan mengalami nyeripada berbagai bagian tubuh seperti otot, tulang, sendi, dan belakang mata. Diikuti dengan keringat dingin dan menggigil, nyeri pada penderita otot akan terjadi selama empat hingga 10 hari setelah virus memasuki tubuh.


    3. Sakit Kepala

    Ciri-ciri DBD yang akan muncul setelah demam adalah sakit kepala yang terpusat di dahi. Sakit kepala diikuti dengan rasa nyeri yang terjadi di belakang mata. Ciri-ciri DBD satu ini dapat diatasi dengan meminum obat sakit kepala.


    4. Muntah dan Mual

    Penyakit yang dapat terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa ini akan membuat para penderitanya merasa mual, bahkan hingga muntah. Hal ini disebabkan oleh virus yang turut menyerang pencernaan, sehingga tak heran jika perut atau punggung akan terasa tidak nyaman. Ciri-ciri ini dapat dirasakan selama dua hingga empat hari setelah terpapar virus.


    5. Tubuh Mudah Lelah

    Menyerang sistem pencernaan, DBD akan membuat napsu makanmu menurun. Napsu makan turun dan disertai dengan nyeri otot akan membuat tubuh mudah lelah. Ketika tubuh kurang asupan makanan dan sistem imun tubuh sedang lemah, tubuh menjadi kelelahan.


    6. Ruam Merah

    Ciri-ciri DBD selanjutnya adalah ciri-ciri khas penyakit ini yaitu, muncul ruam merah. Ruam bewarna kemerahan atau merah muda pucat ini biasanya timbul di wajah, dada, tangan, dan kaki. Ciri-ciri satu ini akan terlihat pada hari ketiga setelah terpapar virus, dan terjadi selama 2-3 hari.


    Untuk terhindari dari komplikasi penyakit DBD, sebaiknya kamu segera konsultasi dengan dokter apabila kamu sudah mengalami ciri-ciri DBD di atas ini.

    (Baca juga: Lindungi Keluarga, Ini Gejala Penyakit Hepatitis Akut)


    Cara Penanganan DBD

    Ciri-ciri DBD

    (Cara Penanganan DBD Yang Bisa Lakukan Di Rumah. Foto: Dok. Edwin Tan/iStock)

    Ketika dokter sudah melakukan diagnosis dan ditemukan adanya virus DBD maka, dokter akan memilih pengobatan sesuai kondisi tubuhmu dan keparahan penyakitmu. Hingga kini, belum ada obat khusus yang mampu melawan virus penyebab DBD. Namun, terdapat beberapa pengobatan umum yang mampu menangani gejala dan memperkuat kekebalan tubuh.


    Gejala DBD ringan yang tidak diikuti dengan muntah terus-menerus, sesak napas, pendarahan, atau nyeri perut, tidak memerlukan perawatan medis di rumah sakit, melainkan proses penyembuhan DBD dapat dilakukan secara mandiri di rumah.


    Beberapa cara penangangan DBD di bawah ini merupakan beberapa cara yang mampu mempercepat proses pemulihan.

    - Mengonsumsi air putih yang banyak untuk terhindar dari dehidrasi dan memenuhi kebutuhan cairan tubuh harian

    - Makan makanan bergizi dan sehat

    - Istirahat yang cukup

    - Untuk mengurangi risiko penularan, lebih baik menggunakan obat nyamuk

    - Mengonsumsi paracetamol untuk menurunkan demam.

    (Baca juga: Kenali Gejala, Penyebab, Dan Cara Cegah Kanker Tenggorokan)


    Penderita DBD dianjurkan untuk cek darah sekurang-kurangnya satu kali sehari dalam seminggu agar kondisi tubuh dapat terawat lebih baik. Jika beberapa ciri-ciri DBD di atas tak kunjung mereda, kamu harus segera memeriksakan diri kamu ke dokter. Semoga bermanfaat!


    (Penulis: Audrey Josephine)




  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Velove Vexia Cover April 2022
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below