10 Gejala Stroke Ringan Yang Perlu Diwaspadai Sejak Dini


  • 10 Gejala Stroke Ringan Yang Perlu Diwaspadai Sejak Dini
    Waspada gejala stroke ringan sejak dini. (Foto: Dok. gorodenkoff/iStock)

    Pasti kamu sudah mendengar stroke. Selama ini, stroke sering dikenal terjadi pada masyarakat yang sudah lanjut usia (lansia). Namun, seiring berjalannya waktu, kita mulai melihat banyak orang di usia produktif atau yang berusia di bawah 35 tahun yang sudah mengalami stroke berat maupun stroke ringan. Sebagai silent killer, stroke cenderung melumpuhkan otak secara diam-diam dan perlahan. Jika tidak diketahui sejak dini, stroke akan berujung ke kecacatan bahkan kematian.


    Salah satu jenis stroke yang tidak boleh diabaikan adalah stroke ringan. Stroke ringan dalam bahasa medis disebut sebagai transient ischaemic attack (TIA). Kondisi ini terjadi karena adanya penyumbatan oleh endapan lemak dalam pembuluh darah yang mengantarkan oksigen dan nutrisi ke otak. Stroke ringan kerap terjadi ke orang berusia di atas 55 tahun, pernah mengalami atau memiliki riwayat keluarga dengan stroke ringan, obesitas, memiliki kebiasaan merokok, menderita penyakit tertentu (aritmia, diabetes, kolesterol tinggi, hipertensi, atau anemia sel sabit). 




    (Baca Juga: Cek Rutin Tekanan Darah Dapat Cegah Risiko Demensia)


    Agar tidak beralih ke stroke yang lebih parah, gejala stroke ringan harus diketahui sejak dini. Penasaran apa saja?


    Gejala Stroke Ringan


    1. Kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh (wajah, lengan, atau kaki).

    2. Cara berbicara menjadi tidak beraturan, cadel, dan tidak jelas.

    3. Mengalami kebingungan atau kesulitan memahami dan mencerna perkataan orang lain. 

    4. Pandangan mata kabur atau bahkan mengalami kebutaan di salah satu atau kedua mata

    5. Merasakan kesemutan atau mati rasa mendadak di bagian tubuh tertentu

    6. Pusing atau kehilangan keseimbangan secara mendadak.

    7. Sakit kepala parah tanpa sebab secara tiba-tiba.

    8. Kehilangan ingatan, kesulitan menulis, membaca, bahkan berbicara. 

    9. Kesulitan menelan atau berjalan. 

    10. Tidak bisa menahan buang air kecil atau besar.


    Selain gejala-gejala tersebut, gejala lain yang dapat muncul adalah berikut ini:

    1. Tekanan darah meningkat secara mendadak.

    2. Salah satu sisi mulut atau wajah terlihat turun.

    3. Tiba-tiba merasa lelah.

    4. Diplopia (pandangan ganda).



    (Gambaran penggumpalan darah di otak pada pasien stroke ringan. Foto: Dok. Health&)


    Pada umumnya, sebanyak 70% kasus gejala stroke ringan bisa hilang dalam waktu kurang dari 10 menit dan 90% kasus akan hilang dalam waktu kurang dari 24 jam. 


    TIA (stroke ringan) berbeda dengan stroke pada umumnya, gumpalan karena stroke ringan akan hancur dengan sendirinya dan otak akan berfungsi kembali secara normal. Namun, jika tidak ditangani dan konsultasi dengan dokter secara cepat, kerusakan yang diakibatkan akan beresiko tinggi menjadi permanen. 


    (Baca Juga: 10 Cara Cegah Stroke Sejak Dini Tanpa Obat)


    Itulah gejala stroke ringan yang wajib diketahui sejak dini. Stay safe!


    (Penulis: Andrea Nathania)




  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Bunga Citra Lestari Cover Mei 2022
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below