Review Serial: Bridgerton Season 2


  • Review Serial: Bridgerton Season 2
    Charithra Chandran, Jonathan Bailey, Simone Ashley di premiere Bridgerton. (Foto: Dok. StillMoving.net)

    Masih segar dalam ingatan ketika keluarga sosialita London pada era Regency, tepatnya akhir tahun 1700 hingga awal 1800, menjadi kisah yang diangkat pada serial terbaru Netflix berjudul Bridgerton. Rilis pada 25 Desember 2020, serial satu ini berhasil menghidupkan semangat sebagian besar masyarakat dunia dengan kisah romantis dan seksi yang dihadirkan.


    Serial Bridgerton mengambil inspirasi dari novel-novel karya Julia Quinn yang menceritakan kompetisi masyarakat pada masa itu, ketika tiap-tiap keluarga mempersembahkan putri-putri mereka untuk menemukan pasangan. Dalam penayangan perdananya, putri pertama dari keluarga Bridgerton, Daphne menjadi pusat cerita saat ia mencari pasangan dan menemukan cinta (sekaligus seksualitasnya) bersama Duke of Hastings, Simon.




    Musim perdananya tak hanya memberikan senyum kepada banyak orang yang membutuhkannya di tahun pertama pandemi, tetapi juga berhasil menuai prestasi dengan disaksikan 82 juta penduduk pada saat penayangan perdananya dan serial kedua yang paling banyak ditonton di Netflix.


    (Baca Juga: Ini 5 Serial Netflix Yang Akan Tayang di Tahun 2022)


    Kini, Bridgerton merilis musim keduanya yang sudah bisa kamu saksikan di Netflix pada 25 Maret 2022. Dengan pusat cerita berbeda, tanpa menghilangkan ragam warna dan inklusivitas hingga elemen paling sederhana, Bridgerton season kedua ini mengupas skandal, mendalami cinta yang berbeda, sekaligus mengajak penonton untuk berempati.


    Mengenal duka dan trauma melalui Lord Anthony Bridgerton


    bridgerton season 2

    (Daphne dan Anthony Bridgerton. Foto: Dok. Netflix)


    Ketika menonton serial perdananya, kamu berkenalan dengan siapa Anthony Bridgerton. Putra sulung dari delapan bersaudara Bridgerton, terkenal dengan sosoknya menawan dan kepribadiannya yang teramat keras. Plus, kisah cintanya yang tak semulus dan seromantis adiknya, Daphne yang saat itu menjadi pusat cerita di musim perdana.


    Musim kedua mengajakmu untuk tahu alasan di balik sikap Anthony yang teramat keras, benar-benar melakukan segala sesuatu murni berdasarkan logika, hingga tak ingin melibatkan cinta dalam kehidupannya. Aktor, Jonathan Bailey, kembali menghidupkan sosok Anthony Bridgerton yang tengah mencari pasangan hidup dalam musim pencarian jodoh kali ini.


    Melalui Anthony Bridgerton, di balik gengsi dan egonya yang hampir mendekati langit, tersimpan trauma yang belum bisa ia proses. Cinta yang, begitu jelas, ia saksikan mendadak hilang dan menimbulkan perubahan hebat dalam keluarganya, perlahan membentuk sosok Anthony yang kamu lihat sepanjang dua musim Bridgerton ini. Plus, bagaimana ia menemukan cinta di balik sosok yang kesannya tak henti menentang berbagai kontrol dan aturan Anthony.


    Mengenal bagaimana Lady Whistledown bekerja


    Kisah Bridgerton tak hanya berhasil menarik perhatian audiens melalui kekeluargaan yang dihadirkan sang ibu bersama ketujuh anak-anaknya, maupun berbagai pesta dansa yang tak pernah absen dari ragam warna dan flora menghiasi ruangan, tetapi juga misteri Lady Whistledown.


    bridgerton season 2

    (Penelope Featherington & Eloise Bridgerton. Foto: Dok. Netflix)


    To refresh your memory, era Regency London dalam serial ini berhasil dibuat gempar dengan sebuah surat kabar mendadak ramaikan tiap-tiap rumah dengan gosip terhangat (dan tak banyak orang yang tahu), ditulis oleh penulis bernama Lady Whistledown. Surat kabar ini terasa misterius (dan menyenangkan dengan suara Julie Andrews sebagai narator) hingga akhirnya terbongkar di akhir season pertama.


    Tanpa mengungkap siapa sosoknya (in case, kamu belum menonton musim sebelumnya), kamu akan mengenal lebih jauh sosok Lady Whistledown dan bagaimana ia bisa menulis, lalu berhasil menggemparkan masyarakat di London pada masa itu dengan berita-berita terhangatnya.


    (Baca Juga: Bridgerton & 4 Serial Lain Dengan Inspirasi Timeless Fashion)


    Perayaan kekuatan kolaborasi wanita melalui Kate dan Edwina Sharma


    Dalam musim kedua ini, kamu akan mengenal keluarga Sharma. Tiga wanita yang kembali ke London, setelah sang ibu, Mary Sharma berkelana ke India bersama sang suami. Kini, putrinya, Edwina Sharma ingin mencari pasangan dengan bergabung pada “kompetisi” masyarakat London dalam hal pernikahan.


    Namun, Edwina hadir dengan sang kakak, Kate Sharma, yang berusaha membantu (dan menjaga) Edwina untuk temukan pasangan yang tepat. Meski, kamu sudah mengetahui akan kemungkinan cinta segitiga di dalam serial ini, persaudaraan Kate dan Edwina Sharma jadi sesuatu yang harus dinikmati serta dijadikan inspirasi.


    bridgerton season 2

    (Kate & Edwina Sharma diperankan oleh Simone Ashley dan Charithra Chandran. Foto: Dok. Netflix)


    “[Persaudaraan Kate dan Edwina] jadi inspirasi untuk saling mendukung sesama wanita. Tak hanya dukungan semata, tetapi lebih dalam dari itu,” ungkap Simone Ashley, aktris yang akan memerankan Kate Sharma di musim kedua Bridgerton.


    Simone juga menekankan bagaimana hubungan Kate dan Edwina Sharma sebagai saudara mendorong sesama wanita untuk saling memahami sekaligus mengenali satu sama lain, sebagai manusia tanpa menilai satu sama lain.


    Tanpa lupa, inklusivitas yang terasa kental


    Ketika kamu membaca novel Julia Quinn, nama Kate Sheffield adalah karakter yang tertuang dalam kisah Anthony Bridgerton. Namun, serial dibawa produser ternama, Shonda Rhimes, berkomitmen untuk rayakan inklusivitas. Itulah alasannya keluarga Sharma menjadi potret yang hadir dalam versi visual dari novel ini.


    Selain Simone Ashley, sosok Charithra Chandran pun dipilih untuk memerankan adik dari Kate, Edwina Sharma serta Mary Sharma diperankan oleh Shelley Conn. Namun, representasi budaya Asia Selatan, khususnya India, tak hanya ditunjukkan melalui para aktor yang terlibat di dalamnya.


    Ada banyak detail yang dihadirkan sebagai bentuk apresiasi pada kekayaan budaya masyarakat India. Mulai dari rempah-rempah, seperti cengkeh dan kapulaga, melengkapi teh yang hendak diminum Kate hingga salah satu lagu populer di India bertajuk Kabhi Khushi Kabhie Gham (juga judul sebuah film populer di India), semua dihadirkan untuk sempurnakan nilai inklusivitas yang terus berusaha ditunjukkan dalam serial ini.


    (Baca Juga: Ini 4 Rekomendasi Serial Netflix Terbaru Di Bulan Maret)


    Mulai tayang pada 25 Maret 2022 di Netflix, kamu akan diajak untuk mengenali dan memperdalam rasa empati, memahami bagaimana trauma serta rahasia diproses sekaligus kisah cinta penuh skandal yang tetap hadirkan kesan seksi. Mungkin musim kedua Bridgerton jadi tontonan utamamu akhir pekan ini?





  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Velove Vexia Cover April 2022
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below