Ketoprak Tobong Hadir Kembali Setelah Vakum Selama Pandemi


  • Ketoprak Tobong Hadir Kembali Setelah Vakum Selama Pandemi
    Pertunjukkan Ati Segara akan hadir dalam bentuk layar lebar (Foto:Dok/Mitra Seni Indonesia)

    Setelah dua tahun menjalani segala rutinitas di tengah wabah Covid-19, segala macam jenis industri mencoba tetap berjalan dan bertahan dengan mematuhi berbagai aturan yang dianjurkan oleh pemerintah. Salah satunya yang beradaptasi adalah pertunjukkan seni. 

    Melihat hal ini, Mitra Seni Indonesia (MSI) sebagai wadah pemerhati seni kembali mendukung Kelompok Seni Pertunjukan tradisional yang terhenti kegiatannya akibat Pandemi Covid 19. Kali ini Mitra Seni Indonesia (MSI) bekerjasama dengan Ketoprak Tobong Kelana Bakti Budaya Sleman-Daerah Istimewa Yogyakarta 




    (Baca Juga: Yang Boleh Dilakukan dan Dihindari Saat di Pameran Seni)


    Pagelaran Amal Ketoprak Tobong yang diprakarsai Mitra Seni Indonesia ini mengambil cerita Ati Segara atau Hati Samudra dengan sutradara sekaligus penulis naskah Risang Yuwono yang memiliki latar belakang di bidang film. Dengan mengajak sejumlah pemain yang terdiri dari seniman, artis asal Yogyakarta dan Solo ceritanya dintransformasikan dari cerita pertunjukan tradisional ketoprak ke dalam bentuk layar lebar yang disebut sebagai Folklore Cinema.

    Ati Segara mengangkat cerita tiga orang wanita yang pernah menorehkan perjuangan pada sejarah bangsa melalui sepotong peristiwa di masa lalu. Sebuah alasan dari latar belakang tentang begitu dekatnya jarak pendirian Candi Hindu dan Buddha, begitu tersembunyinya kekuatan seorang wanita yang mendampingi Raden Mas Said dan begitu dahsyatnya keberanian Pangeran Besar Diponegoro untuk menghentakkan perang Jawa hingga melumpuhkan perekonomian Belanda. Siapa saja sosok dibalik ini semua.


    (Baca Juga: 17 Program Menarik di Pameran Seni 'Art Jakarta' 2018)



    (Film Ati Segara.Foto:Dok/Mitra Seni Indonesia)

    Pada hakekatnya cerita Ati Segara ingin mengangkat Harkat Wanita Indonesia, yang mempunyai peranan yang besar pada sejarah masa lampau. Oleh karenanya, dalam rangka memperingati Hari Kartini, Mitra seni Indonesia menayangan Pagelaran Film yang berdurasi 45 menit tersebut. 

    Yang menarik dari tayangan ini adalah dapat dinikmati dengan sub-title Bahasa Indonesia dan aksara Jawa, sehingga dapat dinikmati lebih banyak pemirsa dan aksara Jawa yang harus kembali diangkat agar dijaga keberadaannya dan telah diakui UNICODE( Lembaga naungan UNESCO yang menangani kode aksara pada komputer di dunia) sejak 2 Oktober 2009 berbarengan dengan pengakuan untuk Batik.


    (Baca Juga: 'I La Galigo': Pertunjukan Seni yang Magis dan Sensual)


    Pada acara soft launching Ati Segara yang digelar secara virtual dengan konsep Focus Group Discussion bersama para tokoh perfilman nasional pada, Kamis (27/5/21) Ketua Umum Mitra Seni Indonesia Sari Ramdani menjelaskan bahwa Pagelaran Ketoprak tersebut dapat terselenggara sebagai salah satu hasil dari pengumpulan dana Pagelaran Amal Ludruk Mitra Seni Indonesia Tahun 2020 yang lalu.   

    Dari hasil pengumpulan dana tersebut, Mitra Seni Indonesia juga membantu menggerakan kesenian tradisional lainnya yaitu Sanggar Seni Warisan Makyong dari Riau, KITA ART COMMUNITY dari Gianyar – Bali, Ludruk Irama Budaya Surabaya dan Sanggar Seni Astari Bangka Belitung. kelima Sanggar tersebut kembali berproduksi dengan ragam karya yang menarik perhatian. Hal ini juga sebagai bentuk bantuan Mitra Seni Indonesia agar kesenian tradisional tersebut dapat terus berproduksi dan bisa terus berkarya.


    (Baca Juga: 7 Deretan Museum Modern yang Wajib Dikunjungi)


    Film Ati Segara ini akan ditayangkan melalui Youtube Mitra Seni Indonesia tanggal 30 May -13 Juni 2021 pukul 19.00 WIB dan 19 Juni 2021 pukul 20.00-21.00 locket exclusive streaming serta tanggal 22 Juni 2021 melalui Genflix Apps (download on playstore applestore). Kamu pun bisa menyaksikannya sambil mendukung seni Indonesia dengan berdonasi lewat BenihBaik.com yang hasilnya nanti akan kembali disalurkan kepada Kelompok Seni Pertunjukan Tradisional yang terhenti kegiatannya karena Pandemi Covid 19.

    Selain lewat Benih Baik, kamu pun bisa beramal lewat Rekening Bank Mandiri, dengan Nomor Rekening 164-00-111-02227 a/n Yayasan Benih Baik Indonesia.




  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Maudy Ayunda dan Amanda Khairunnisa Cover Agustus 2021
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below