Beda Dari Jerawat, Ini Milia Pada Wajah & Cara Mengatasinya


  • Beda Dari Jerawat, Ini Milia Pada Wajah & Cara Mengatasinya
    Beda Dari Jerawat, Ini Milia Pada Wajah & Cara Mengatasinya. (Foto: Dok. Kool Shooters / Pexels)

    Pernahkah kamu memerhatikan adanya benjolan putih kecil yang terbentuk tepat di bawah permukaan kulit? Kebanyakan dari kita cenderung salah mengira sebagai salah satu jenis jerawat. Padahal, benjolan semacam itu disebut dengan milia. 


    Milia sebenarnya bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan, dan biasanya akan menghilang dengan sendirinya. Milia dapat terjadi pada semua orang, baik pria atau wanita dari segala usia. 




    Teruskan membaca untuk mempelajari lebih lanjut mengenai milia pada wajah, penyebabnya, dan apa yang dapat dilakukan untuk mengobatinya. 


    (Baca Juga: Alasan Jerawat Muncul Saat Menstruasi)


    Apa itu milia dan penyebabnya?

    Dikutip dari laman Healthline, milia adalah benjolan kecil berwarna putih atau terkadang putih kekuningan yang terbentuk di bawah permukaan kulit. Biasanya, milia tidak menimbulkan rasa gatal atau nyeri. Namun, hal ini tentu saja dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi sebagian orang.


    Apa penyebab munculnya milia pada wajah? Secara umum, milia terbentuk ketika keratin menumpuk dan terperangkap di bawah permukaan kulit. Keratin adalah protein kuat yang biasanya ditemukan di jaringan kulit, rambut, dan sel kuku.


    Menurut konsultan dokter kulit, dr. Anjali Mahto, milia pada wajah biasanya terbentuk secara spontan, dan ada sejumlah faktor yang berkontribusi. Milia yang ditemukan di sekitar area mata bisa disebabkan oleh penggunaan krim dengan konsistensi yang tebal (heavy creams). Sementara itu, milia yang ditemukan di sekitar hidung atau area tubuh lainnya bisa terjadi karena adanya kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari atau penggunaan harsh products yang berlebihan pada kulit. 


    Lantas, bagaimana cara mengatasi milia pada wajah?

    Never Try to Pop Milia!

    Kebanyakan orang salah mengartikan jika milia adalah jerawat atau whiteheads, terutama ketika muncul pada area kulit wajah yang sering berjerawat, seperti di pipi atau di dahi. Namun, pada kasus milia, kamu tidak dapat memencet milia (meskipun kamu juga tidak boleh mencoba memencet jerawat). Memencet milia hanya akan menimbulkan bercak kemerahan dan bahkan menyebabkan kerusakan pada kulit. And milia will still be there!


    Lakukan Gentle Exfoliating

    Menurut para ahli, kamu dapat mengambil langkah-langkah sederhana untuk mengatasi milia yakni dengan rutin melakukan gentle exfoliating, maksimal dua kali dalam seminggu. 


    Melakukan gentle exfoliating memungkinkan sel-sel kulit mati dan keratin yang terperangkap dan menumpuk di bawah permukaan kulit terangkat, sehingga sangat bagus untuk mengatasi dan mencegah munculnya milia pada wajah. Tak hanya itu saja, rutin melakukan gentle exfoliating dapat memberikan banyak manfaat lainnya bagi kulit, termasuk: meminimalkan hiperpigmentasi, menghilangkan noda dan mengurangi jaringan parut jerawat yang dangkal. 


    (Baca Juga: 10 Skincare Lokal Untuk Kulit Berjerawat, Bikin Glowing!)


    Eksfoliasi juga memungkinkan produk skincare masuk ke dalam kulit dan bekerja secara maksimal, yang berarti kamu akan merasakan manfaatnya. 


    Tambahkan Retinol Ke Dalam Skincare Rutin 

    Retinol adalah bahan aktif turunan vitamin A yang diketahui dapat membantu pergantian sel dan membantu menghilangkan penyumbatan pada kulit, seperti milia. 


    Bagi kamu yang baru pertama kali menggunakan kandungan retinol, tidak menutup kemungkinan jika kulit kamu akan terasa jauh lebih kering, mengalami sedikit kemerahan, atau sedikit mengelupas. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan retinol dalam kadar wajar dan aplikasikan pelembap setelahnya untuk mencegah terjadinya iritasi pada kulit. 


    Coba Madu Manuka

    Jika kamu mencari cara yang lebih alami untuk mengatasi milia pada wajah, madu manuka mungkin bisa menjadi solusi yang tepat. Ini karena, madu manuka memiliki sifat antimikroba yang dimilikinya, sehingga dapat membantu mengurangi peradangan yang terkadang bisa menyebabkan milia. Carilah produk skincare yang mengandung madu manuka atau masker madu manuka. 


    (Baca Juga: Warna Lipstik Untuk Kulit Sawo Matang)


    Lakukan Ekstraksi Profesional

    Terakhir, kamu bisa melakukan ekstraksi profesional untuk menghilangkan milia pada wajah. Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan jarum steril untuk membuat sayatan pada kulit untuk membuka jalan ekstraksi agar dapat mengeluarkan keratin yang menumpuk. Selain menggunakan jarum steril, dokter juga mungkin akan memecah milia dengan menggunakan bahan kimia tertentu atau laser. Tetapi untuk menghindari infeksi dan jaringan parut, sebaiknya lakukan ekstraksi dengan dokter profesional. 




  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Bunga Citra Lestari Maret 2021
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below