Ketahui Penyebab Berat Badan Naik Saat Puasa


  • Ketahui Penyebab Berat Badan Naik Saat Puasa
    Saat puasa, beberapa orang justru mengalami kenaikan berat badan. Berikut alasan mengapa hal ini bisa terjadi. (Foto: Dok. Pexels/Pixabay)


    Beberapa orang, memanfaatkan momen puasa sebagai cara untuk mendukung menurunkan berat badan. Namun, bagi sebagian orang justru berat badan menjadi meningkat dari sebelumnya. Kamu salah satunya?




    Meski tak menerima makanan dan minuman kurang lebih 12 jam lamanya, saat waktu berbuka dan sahur menjadi waktu yang tepat untuk memilah makanan yang masuk ke dalam tubuh. Jika kamu kerap memilih makanan yang penuh lemak dan manis, hal ini bisa jadi salah satu penyebab mengapa angka timbangan terus naik saat ini.


    Selain makanan, pola hidup juga bisa jadi alasan mengapa hal ini bisa terjadi. Untuk itu patut diketahui apa saja penyebab berat badanmu meningkat saat puasa agar bisa kamu perbaiki.


    (Baca Juga: 5 Cara Mudah Mengecilkan Perut & Menurunkan Berat Badan)


    1. Tidur setelah makan


    (Hindari tidur setelah berbuka puasa dan sahur. Foto: Dok. Pexels/Andrea)

    Hal utama yang biasanya buat berat badan naik adalah tidur setelah makan. Tak terkecuali juga saat bulan puasa seperti saat ini. Penelitian dari The National Institutes of Health menemukan bahwa tidur setelah makan bisa menyebabkan penambahan berat badan dan justru membuatmu terasa lebih lapar di siang hari. 


    2. Kurang olahraga


    (Jalani olahraga di waktu yang sudah ditentukan. Foto: Dok. Pexels/Nathan)

    Puasa tak jadi alasan untuk melewatkan olahraga. Justru hal ini diperlukan agar stamina tubuh tetap terjaga dan tetap bugar saat menjalaninya. Cobalah untuk olahraga dengan intensitas rendah dan di waktu yang tepat. Di antaranya adalah yoga, jalan cepat, bersepeda di sebelum sahur dan setelah berbuka.


    3. Tidak cukup minum air putih


    (Perbanyak minum air putih bisa menghindari berat badan naik saat puasa. Foto: Dok. Pexels/Pixabay)

    Mengonsumsi banyak air putih saat puasa sangat dianjurkan agar cairan di dalam tubuh tetap stabil. Jika tubuh kekurangan cairan, hal ini tak hanya membuatmu dehidrasi tapi juga meningkatkan berat badanmu. 


    Mengutip laman Medical Daily, darah manusia memiliki 92 pesen air dan di dalam tulang serta otot manusia masing-masing mengandung air untuk menjaga imun tubuh. Jika tidak tercukupi, racun di dalam akan menumpuk di dalam lemak yang menjadi alasan mengapa berat badan menjadi meningkat. Oleb sebabnya, maksimalkanlah minum air putih di saat sahur dan berbuka puasa. Hal ini bisa menjaga tubuh agar tetap sehat saat puasa seharian.


    (Baca Juga: Perhatikan 7 Hal Ini Agar Berat Badan Tidak Naik Saat WFH)


    4. Konsumsi makanan berlemak


    (Jauhi berbuka puasa dan sahur dengan makanan tinggi lemak. Foto: Dok. Pexels/Megha)


    Jika kamu pecinta makanan berminyak dan berlemak kala sahur, maka tak heran jika berat badanmu meningkat di bulan Ramadan. Belum lagi dengan aneka santapan manis saat berbuka. Sebaiknya, pilihlah makanan dan minuman yang bernutrisi. Di antaranya adalah sayuran dan buah-buahan yang bisa diolah jadi makanan lezat dan jus sehat untuk dikonsumsi saat waktu berbuka dan sahur.


    5. Jadwal tidur yang tak terkendali


    (Jadwal tidur yang tidak terkendali saat berpuasa. Foto: Dok. Pexels/Acharaporn)

    Faktor lain yang menyebabkan berat badan naik saat puasa adalah jadwal tidur yang tidak terkendalikan. Hal ini bisa karena terlalu banyak tidur atau bahkan kurang tidur.


    Melansir laman Healthline, manusia membutuhkan waktu tidur sebanyak 8 jam per malam. Jika kurang atau lebih dari itu, hormon dan metabolisme di dalam tubuh tidak bisa bekerja secara maksimal. Dampaknya tubuh akan mudah lelah dan mudah merasakan rangsangan lapar.


    Tubuh memiliki hormon kortisol dan hormon ghrellin yang bisa meningkat saat tidur tidak cukup didapatkan oleh manusia. Saat keduanya meningkat, nafsu makan akan meningkat dan sulit untuk terkendali.