Kenali 10 Penyakit Kulit dan Cara Pencegahannya


  • Kenali 10 Penyakit Kulit dan Cara Pencegahannya
    Ragam penyakit kulit dan cara pencegahannya. (Foto:Dok/Buoy Health)


    Penyakit kulit bisa menyerang siapapun dan dimanapun. Beberapa diantaranya timbul karena penyakit autoimun ataupun infeksi bakteri dari lingkungan sekitar. Bahayanya jika dibiarkan, penyakit ini bisa merusak organ tubuh lainnya. 

    Oleh karena itu, penting untuk mengetahui berbagai jenis penyakit kulit seperti psoriasis, herpes, dan dermatitis yang bisa membuat kulit terasa gatal dan mengering. Selain itu, ada pula pemfigus dan dermatitis yang ditandai dengan kemerahan pada kulit.



    Untuk tahu lebih jauh, berikut beberapa macam penyakit kulit yang patut diketahui:

    (Baca Juga: Penyebab Kulit Mengalami Penuaan Dini)


    1. Pemfigus


    (Ilustrasi penyakit kulit pemfigus.Foto:Dok/Medical News Today)


    Penyakit kulit yang satu ini disebabkan autoimun atau kelainan imun di dalam tubuh. Melansir laman Healthline Pemfigus sendiri memiliki dua jenis yaitu, pemfigus vulgaris dan pemfigus foliaceus. Pemfigus vulgaris biasanya ditandai dengan lepuhan yang tersebar di sekujur tubuh dan menimbulkan luka ketika pecah. Sementara untuk pemfigus foliaceus, penyakit ditandai dengan gejala seperti kulit kemerahan dan bersisik. Jika dirasa gejala pemfigus menyerang kamu, segera konsultasikan ke dokter agar segera diatasi dan diberikan obat-obatan yang bertujuan menghambat komplikasi dan menghilangkan gejala yang muncul. Seperti kortokosteroid, obat imunosupresif, antibiotik dan antivirus lainnya. 


    2. Dermatitis

    Melansir laman Mayo Clinic, dermatitis merupakan salah satu penyakit kulit yang memiliki ragam jenis karena iritasi. Adalah dermatitis kontak iritan, dermatitis kontak alergi, dan dermatitis seboroik. Dermatitis kontak iritan biasanya bisa timbul karena adanya alergi pada deterjen, sabun, dan sejenisnya. Hal ini ditandai dengan kulit yang kering dan perih. Dermatitis kontak alergi biasanya timbul saat kulit alergi dengan kosmetik, aksesoris dan lainnya. Gejalanya bisa ditandai dengan munculnya kemerahan pada kulit dan juga bengkak. Sementara dermatitis seboroik merupakan jenis penyakit kulit yang ditandai oleh kulit yang bersisik dan berwarna merah. Biasanya jenis dermatitis yang satu ini menyukai bagian kulit yang berminyak.


    (Baca Juga: Kenali Penyebab Kulit Kepala Gatal)


    3. Eksim

    Salah satu jenis penyakit dermatitis, melansir laman Medical News Today eksim merupakan penyakit yang ditandai dengan rasa gatal. Selain itu, biasanya penyakit ini juga dibarengi dengan munculnya kemerahan pada kulit yang kering atau cenderung bersisik. Eksim sering kali timbul di bagian tubuh yang memiliki lipatan seperti belakang lutut, lipatan siku dan juga leher.


    4. Skleroderma

    Diduga karena autoimun, skleroderma ditandai dengan mengerasnya kulit dan terasa tebal. Penyakit ini bisa menyerang karena imun di dalam tubuh menyerang jaringan ikat. Masih melansir laman Medical News Today Skleroderma memiliki dua jenis, yaitu localised scleroderma dan systemic sclerosis yang memiliki tanda yang berbeda. Localised Scleroderma biasanya muncul bercak berwarna merah keunguan yang terasa gatal dan tidak timbul rambut atau bulu di bagian tersebut. Bercak itu pula cenderung keras dan kasar. Sementara untuk localised scleroderma ditandai dengan kulit yang keras, lurus memanjang pada bagian wajah, lengan dan kepala. Bahayanya, penyakit yang satu ini bisa berdampak buruk pada sistem pertumbuhan, tulang dan otot.

    (Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Kulit Wajah yang Kering)


    5. Psoriasis

    Melansir laman Healthline Psoriasis merupakan penyakit radang kulit yang bisa menyerang siapa saja, terutama bagi mereka yang berusia 15-35 tahun. Hal ini ditandai dengan rasa gatal dan nyeri yang terjadi pada bagian kulit yang mengering dan mudah terkelupas. Biasanya penyakit ini muncul pada mereka yang berada di daerah dingin. 


    6. Vitiligo


    (Penyakit kulit Vitiligo(Foto:Dok/Tampa Bay Times)

    Melansir laman Medical News Today vitiligo merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh autoimun, stres, terbakar sinar matahari dan juga kelainan genetik. Penyakit ini biasanya ditandai dengan warna kulit yang memudar dan tidak merata. Kemudian, rambut mulai memutih karena kehilangan pigmen warna. 

    (Baca Juga: Mengenal Psoriasis dan Perawatannya)


    7. Discoid Lupus Erythematosus

    Melansir laman Healthline Lupus tak hanya menyerang tubuh dari dalam, tapi juga bisa menyerang kulit. Bernama Discoid Lupus Erythematosus, penyakit ini ditandai dengan munculnya ruam pada bagian tubuh seperti, wajah, leher hingga kaki. Penyakit kulit yang satu ini bisa muncul pada mereka yang memiliki autoimun. 


    8. Kusta 

    Dikutip dari laman WebMD Penyakit Kusta diakibatkan oleh bakteri Mycobacterium Leprae yang menyerang kulit dan beberapa sistem saraf pada tubuh. Gejalanya bisa ditandai oleh mati rasa ketika kulit tersentuh, lemahnya otot, dan muncul luka yang tidak terasa sakit. 

    (Baca Juga: Mengenal Lebih Jauh Tentang Penyakit Lupus)


    9. Herpes

    Herpes adalah memerahnya kulit dan dibarengi dengan munculnya gelembung-gelembung kecil berisi air di bagian tubuh. Ketika menyerang penyakit ini pula buat rasa gatal dan perih. Melansir laman Medical News Today Herpes muncul karena serangan virus HSV yang membuatnya sulit untuk dihilangkan. Meskipun hilang, penyakit ini bisa kembali muncul saat imun di dalam tubuh menurun.


    10. Melanoma

    Dikutip dari Mayo Clinic Melanoma jenis kanker kulit yang cukup berbahaya. Meski jarang terjadi, penyakit ini biasanya ditandai oleh munculnya tahi lalat di bagian tubuh seperti wajah, tangan, hingga kaki. Penyakit ini bisa disebabkan oleh seringnya terkena sinar UV dan riwayat penyakit keluarga.

    (Baca Juga: Mengulik Manfaat Minyak Zaitun Untuk Perawatan Kulit)


    Cara Mencegah Penyakit Kulit


    (Cara mencegah penyakit kulit.Foto:Dok.Pixabay/Pexels)

    Jika Anda merasakan gejala dari berbagai penyakit di atas, ada baiknya segera berkonsultasi ke dokter, agar cepat ditangani. Biasanya, para dokter akan memberikan obat khusus seperti kortikosteroid, antibiotik, antivirus dan lainnya yang bisa mencegah tubuh dari serangan penyakit kulit. 




 
Advertisement - Continue Reading Below