Raih Piala Silver Bear, Ini 5 Film Terbaik Laura Basuki


  • Raih Piala Silver Bear, Ini 5 Film Terbaik Laura Basuki
    Laura Basuki di Berlin International Film Festival 2022. (Foto: Dok. Laura Basuki/Instagram)

    Industri film Tanah Air kembali dibuat bangga ketika film karya Kamila Andini berjudul Before, Now & Then (Nana) ditayangkan perdana dalam Berlin International Film Festival atau Berlinale 2022. Festival film ketiga terbesar di dunia ini pun menjadi momen penting untuk mengisahkan sosok ibu dari art dealer wanita pertama di Indonesia, Jais Darga.


    Namun, dalam festival film di Berlin tahun ini ada sejarah yang terukir dalam dunia perfilman Indonesia, ketika aktris Laura Basuki meraih Piala Silver Bear untuk kategori Best Supporting Performance melalui perannya dalam film Before, Now & Then. Kabar baik ini pun dibagikan oleh Laura Basuki, Kamila Andini, lalu banyak penggiat film yang turut merayakan prestasi bersejarah ini.




    (Baca Juga: Fakta Menarik dari Film Nana, Karya Terbaru Kamila Andini)


    Mengawali perjalanan kariernya sebagai aktris pada 2008 dalam film Gara-Gara Bola, Laura telah menjalani satu dekade menyelami berbagai peran. Mulai dari seorang wanita yang jatuh cinta dengan pria beda agama hingga atlet bulutangkis wanita Indonesia selagi penonton mengintip kehidupan di luar lapangan badminton, simak beberapa film terbaik yang pernah diperankan Laura Basuki.


    1. Tiga Hati, Dua Dunia, Satu Cinta


    Dua tahun setelah debut aktingnya, Laura Basuki pun terlibat dalam film arahan sutradara, Benni Setiawan berjudul Tiga Hati, Dua Dunia, Satu Cinta. Beradu akting dengan Reza Rahadian, Laura memerankan seorang wanita beragama Katolik yang jatuh cinta dengan pria Muslim bernama Roshid (Reza Rahadian).


    Dinamika pasangan yang berbeda agama dan kompleksitas di dalamnya pun dihadirkan dalam film yang diadaptasi dari dua novel karya Ben Sohib berjudul Da Peci Code dan Rosid dan Delia. Melalui film ini pun, Laura meraih Piala Citra 2010 untuk kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik.



    (Laura Basuki dalam media gathering film Nana. Foto: Dok. Laura Basuki/Instagram)


    2. Republik Twitter


    Laura Basuki menjadi Hanum, seorang jurnalis cantik yang berhasil membuat Abimana Aryasatya jatuh hati, meski tak pernah bertemu secara langsung. Dalam film karya Kuntz Agus, Republik Twitter, kamu akan melihat Sukmo (Abimana Aryasatya) seorang pelajar dari Yogyakarta yang berangkat ke Jakarta untuk menemui Hanum.


    Dalam film berdurasi 90 menit ini, kamu akan melihat bagaimana pada masa itu, Twitter menjadi sebuah “ruang aman” bagi sebagian masyarakat Indonesia. Hal tersebut dituangkan sang penulis skenario, Eddri Sumitra Ito yang mengambil inspirasi dari unggahan blog-nya tentang kecanduan terhadap Twitter.


    3. Di Timur Matahari


    Film terbaik Laura Basuki juga rilis pada 2012, ketika ia berperan sebagai Vina, istri seorang pria asal Papua yang ikut sang suami kembali ke tanah kelahirannya. Film yang disutradarai oleh Ari Sihasale dan mengeksplorasi kota Tioh dan Lanny Jaya selama satu bulan untuk proses syutingnya.

    Kehidupan anak-anak Papua yang berjuang untuk belajar di tengah perang suku menjadi potret yang dihadirkan dalam film berjudul Di Timur Matahari ini.


    (Baca Juga: Kenalan Dengan Arawinda Kirana, Aktris Terbaik FFI 2021)


    4. Haji Backpacker


    Novel karya Aguk Irawan, dengan judul yang sama, pun dihidupkan ke layar lebar oleh sutradara, Danial Rifki. Film berjudul Haji Backpacker, menceritakan petualang seorang pria bernama Mada yang berkelana ke beberapa negara meliputi Cina, Arab Saudi, Thailand, dan Nepal.


    Melalui perannya sebagai Su Chun, Laura Basuki berhasil masuk nominasi Festival Film Indonesia 2014 untuk kategori Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik. Namun, sang aktris berhasil meraih prestasi untuk kategori Best Supporting Actress dalam ajang Indonesian Movie Awards 2015.





    5. Susi Susanti: Love All

    Sosok Susi Susanti mungkin tak asing dalam dunia olahraga Tanah Air, apalagi setelah mengukir sejarah sebagai peraih medal emas pertama untuk Indonesia dalam 1992 Summer Olympics di Barcelona. Film ini pun menyelami perjalanan Susi, sejak masa anak-anak hingga ia memutuskan pensiun dari dunia bulutangkis yang membesarkan namanya.


    Laura Basuki pun terpilih sebagai aktris yang memerankan Susi Susanti dalam film ini, beradu akting dengan Dion Wiyoko yang didapuk sebagai Alan Budikusuma, suami dari Susi. Melalui perannya dalam film Susi Susanti: Love All, Laura pun kembali meraih Piala Citra 2020 untuk kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik.


    (Baca Juga: Harus Tonton Serial Inventing Anna? Ini Alasannya)


    Inilah lima film terbaik dari Laura Basuki sebelum ia mengukir sejarah baru dalam industri film Indonesia melalui kemenangannya dalam Berlinale 2022. Rupanya, sang aktris juga lahir di Berlin sebelum pindah ke Indonesia, so it’s really a full circle moment for her. Congratulations!





  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Velove Vexia Cover April 2022
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below