Nikmat Tanpa Sesal, Ini 4 Jajanan Pasar Rendah Kalori


  • Nikmat Tanpa Sesal, Ini 4 Jajanan Pasar Rendah Kalori
    Ragam jajanan pasar. (Foto: Dok. Sarasa/Tokopedia)

    Banyak diantara kita sangat menyukai jajanan. Bahkan mungkin, lebih menyukai jajanan dibanding menu makanan utama. Salah satu jajanan yang sangat disukai adalah jajanan pasar. Jajanan pasar selain enak menurut kebanyakan lidah orang yang memakannya, juga merupakan makanan tradisional Indonesia. Seperti namanya, jajanan pasar umumnya dijual di pasar-pasar tradisional, walaupun beberapa dapat kita temukan di supermarket.


    Jajanan pasar ada beragam. Jajanan pasar adalah berbagai kue kecil yang pada umumnya memiliki bahan dasar seperti tepung, kedelai, beras, dan singkong. Selain jajanan pasar, orang biasa menyebutnya dengan kue subuh. Beberapa di antaranya adalah onde-onde, apem, bacem, lemper, kue lapis, kue ketan, dan lain-lain. Jadi, jajanan pasar bisa memiliki rasa asin atau manis. Meskipun terlihat nikmat juga untuk cemilan, terdapat jajanan pasar rendah kalori yang bisa kita cek di bawah ini.




    Biasanya, jajanan pasar mulai dijual saat pagi buta dan matahari belum muncul. Itulah mengapa jajanan pasar disebut juga dengan kue subuh. Jajanan pasar biasanya ditata dengan rapi di atas nampan. Tidak hanya sebagai sarapan, jajanan pasar juga umum dihidangkan untuk cemilan sore bahkan acara penting seperti rapat di hotel. Jajanan pasar memang menjamur di semua kalangan di Indonesia.


    1. Kue putu

    Tidak perlu khawatir jika kita sedang dalam program diet, karena tidak semua jajanan pasar atau jajanan pada umumnya harus kita hindari. Tentunya tidak dengan jajanan pasar yang satu ini. Ya, kue putu! Kue putu bisa menjadi pilihan kita karena satu buah kue putu hanya mengandung sekitar 24-26 kalori. Tentunya masih terbilang sehat.


    Kue putu merupakan salah satu jajanan tradisional pasar yang isinya adalah gula jawa. Kue ini juga dibalut dengan parutan kelapa yang membuat rasanya menjadi kaya. Cara memasak kue ini adalah dengan mengkukusnya, bisa menggunakan cetakan, selama 20 menit hingga matang. Kue putu juga banyak dijual oleh pedagang yang biasanya berjualan melewati rumah warga. Jadi, kue ini tidak hanya ditemui di pasar saja.


    jajanan pasar rendah kalori

    (Kue putu. Foto: Dok. Vanina Olshop/tokopedia.com)


    2. Klepon ubi

    Klepon yang satu ini tentunya berbeda dengan klepon pada umumnya yang disajikan dengan getuk dan cenil. Warnanya pun berbeda, karena klepon biasa berwarna hijau karena menggunakan pewarna dari daun pandan. Kita bisa menggunakan ubi jalar atau ubi ungu untuk membuat jajanan ini. Namun, klepon ubi terbilang lebih sehat karena pada 100 gram ubi sendiri hanya terdapat 85 kalori. Jangan slah, klepon ubi juga mengenyangkan loh. Selain mengandung kalori yang rendah, klepon ubi juga mengandung karbohidrat, vitamin, zat besi, dan magnesium.


    (Baca Juga: Resep: Es Podeng Jajanan Tempo Dulu yang Nikmat & Lezat)


    3. Pukis

    Pukis juga bisa menjadi salah satu jajanan pasar rendah kalori. Diketahui pukis memiliki 117 kalori dalam setiap satu buahnya. Pukis yang kecil bahkan bisa hanya mempunyai total 24 kalori. Rasanya yang manis memang membuat kue ini menjadi favorit banyak orang. Dari dulu hingga sekarang, kue ini masih digemari oleh masyarakat Indonesia.


    4. Nagasari


    Jajanan pasar yang termasuk dalam kue basah ini berasal dari provinsi Jawa Tengah. Satu buah kue nagasari mengandung kalori sekitar 154 kalori. Selain dikenal sebagai kue yang kaya karbohidrat, kue nagasari juga mengandung protein. Karena kandungan pisang yang terdapat di dalamnya, kue ini bisa juga menjadi kue manis yang sumbernya berasal dari buah, bukan gula.


    Tentunya selain pilihan di atas, terdapat banyak juga pilihan lain jajanan pasar. Beberapa mungkin lebih tidak sehat karena proses pembuatannya sendiri. Meski begitu, jajanan pasar umumnya tetap disukai dan menjadi andalan di berbagai acara, kasual maupun formal.


    (Baca Juga: Resep: Mashed Potato Rendah Kalori)


    Dalam mengontrol kalori dari makanan yang masuk ke tubuh kita kuncinya adalah dengan mengatur porsi tersebut. Karena semua makanan memiliki kalori, dan jika kita mengonsumsi makanan dengan kalori sedikit dalam jumlah banyak tidak akan ada perbedaan yang signifikan. Konsumsi kalori sesuai dengan kebutuhan kita per harinya, tidak perlu berlebih. Kalori yang berlebih tersebut nantinya akan diubah menjadi lemak tubuh. Jadi, pilih jajanan pasarmu dengan benar ya.


    (Penulis: Vania Ramadina)




  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Velove Vexia Cover April 2022
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below