Mengenal Telephobia, Ketakutan Akan Panggilan Telepon


  • Mengenal Telephobia, Ketakutan Akan Panggilan Telepon
    Kecemasan dalam menelepon. (Foto: Dok. Karolina Grabowska/Pexels)

    Telepon genggam sudah menjadi kawan yang menemani kita semua sehari-hari. Bagaimana tidak? Mulai dari menandatangani dokumen hingga mencari informasi melalui media sosial, semua dilakukan dalam satu genggaman telepon. Meski perannya penting dalam proses komunikasi yang semua orang jalani, tidak sedikit orang yang justru takut akan satu hal tentang telepon, ketika mereka harus menghubungi seseorang atau menerima panggilan.




    Pernahkah kamu bertemu dengan orang-orang yang terlihat tidak nyaman atau kesal ketika menerima panggilan telepon secara mendadak? Jika pernah, mungkin sekilas mereka terlihat hanya tidak suka dengan panggilan telepon yang berdering tanpa aba-aba, tetapi rupanya ada gangguan mental yang mungkin tanpa sadar mereka alami.


    (Baca Juga: Konsumsi 7 Makanan Ini untuk Membantu Mengatasi Rasa Lelah!)


    Phone call anxiety atau juga dikenal istilah telephobia adalah sebuah gangguan mental yang membuat seseorang merasa takut terhadap percakapan melalui telepon, baik melakukan panggilan atau menerima panggilan. Hal ini cukup umum dialami oleh mereka yang juga mengalami kecemasan sosial atau social anxiety disorder.


    Tanda-tanda seseorang alami telephobia

    Untuk mengetahui apakah kamu mengalami telephobia, ada dua gejala yang dapat diketahui. Secara fisik, kamu akan merasakan gejala yang menyerupai gangguan kecemasan (anxiety) yaitu rasa mual, meningkatnya detak jantung, sesak napas, pusing, dan tegang pada bagian otot. Kemudian, beberapa gejala psikologis yang dapat dialami antara lain menunda panggilan telepon karena rasa cemas yang meningkat, merasa sangat gugup (sebelum, selama, dan sesudah melakukan panggilan telepon), serta khawatir akan hal-hal yang ingin kamu sampaikan.


    Umumnya, telephobia terjadi karena seseorang takut akan penilaian orang lain yang mungkin terjadi selagi mereka berbincang melalui telepon. Meski terkait dengan kecemasan sosial, gangguan terhadap panggilan telepon ini juga menjadi salah satu indikator seseorang alami depresi.


    Beberapa situasi yang membuat seseorang cemas melakukan panggilan telepon biasanya terjadi ketika mereka menghubungi anggota keluarga atau sahabat dekat atau orang yang tidak mereka kenal baik untuk menanyakan pertanyaan sederhana maupun menceritakan isu yang rumit. Bahkan, ada beberapa orang yang alami telephobia atau kekhawatiran ketika mereka melakukan panggilan di hadapan orang lain atau sekelompok orang.

    Mengenal Telephobia, Gangguan Ketika Melakukan Panggilan Telepon

    (Kecemasan ketika menelepon. Foto: Dok. Annie Spratt/Unsplash)

    Strategi untuk mengatasi gangguan tersebut

    Ketika kamu mengalami phone call anxiety ada beberapa hal sederhana yang dapat kamu lakukan untuk meredakan kecemasan tersebut. Awali dengan senyuman, sebelum melakukan maupun menerima panggilan karena tersenyum membantumu untuk lebih rileks dan memberikan kesan menyenangkan bagi orang yang berbicara kepadamu.


    Selanjutnya, bayangkan percakapan yang kamu lakukan berjalan dengan baik dan rasakan kebahagiaan ketika semua berjalan lancar. Jika kamu ingin lebih nyaman ketika harus menelepon, persiapkan hal yang ingin kamu sampaikan dan identifikasi kemungkinan percakapan yang muncul ketika kamu berbincang dengan orang tersebut. Untuk hal-hal yang ingin kamu sampaikan, mencatatnya di buku catatan atau memo dapat membantu.


    Namun, ada masanya ketika kamu benar-benar merasa tidak nyaman untuk menerima telepon. Biarkan ponselmu berdering sampai tuntas, kamu tidak perlu mengangkatnya ketika situasi hati dan pikiranmu tidak membuat nyaman untuk menerima panggilan tersebut. Jadi, sewaktu-waktu kamu dapat membiarkannya berdering atau bahkan mematikan total ponselmu.


    Kamu juga dapat mencoba metode komunikasi yang berbeda, karena menelepon tidak selalu metode yang terbaik. Rekaman digital dapat kamu lakukan sebagai bentuk percakapanmu atau lebih familier dengan istilah voice note, serta berkomunikasi melalui email untuk memberi waktu lebih panjang bagimu dan penerima pesan sehingga mereka dapat memikirkan respon yang ingin disampaikan. Namun, untuk topik-topik yang kompleks, menelepon langsung atau berbicara tatap muka masih dihimbau.


    Terakhir, jika kamu ingin lebih tenang ketika menelepon orang lain, coba lakukan latihan pernapasan. Sebab, tarikan dan hembusan napas yang kamu lakukan secara mendalam dapat menenangkan respon tubuh ketika sedang gugup akan sesuatu hal sehingga kamu dapat melakukan panggilan secara lebih tenang.


    (Baca Juga: 4 Rekomendasi Tes Kepribadian Online Yang Bisa Kamu Coba)


    Itulah hal-hal yang perlu kamu ketahui tentang phone call anxiety atau telephobia, sebuah gangguan mental yang muncul dari kedekatan kita dengan telepon genggam. Jadi penting untuk juga peka terhadap kondisi diri, terutama ketika berkomunikasi dengan orang lain melalui telepon untuk mengenali kemungkinan kita pun juga mengalaminya.




  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Maudy Ayunda dan Amanda Khairunnisa Cover Agustus 2021
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below