Pendekatan Baru Gerakan INSAP Untuk Selamat Dari Covid-19


  • Pendekatan Baru Gerakan INSAP Untuk Selamat Dari Covid-19
    Gerakan INSAP (Foto:Dok.Kemenkes RI)

    Pada tanggal 1 Juni 2021 yang lalu, telah dilakukan virtual inspirational talk dengan seorang Menkes RI, Bapak Budi G. Sadikin yang menjelaskan tentang bagaimana cara kita hidup berdampingan dengan virus Covid-19 yang tidak mungkin hilang dan akan terus ada di sekeliling kita seperti layaknya virus flu, polio, HIV dan lainnya yang memang tidak bisa dihilangkan dari muka bumi.





    (Inspirational Talk 'How To Make Friends With Your Enemy'. Foto:Dok.Indonesia Sadar Prokes/youtube)

    Jika tidak bisa dihilangkan, maka perlu dilakukan ataupun direncanakan program untuk mendamaikan diri dengan situasi pandemi Covid-19 ini, di mana perlu diubah cara berpikir dengan sudut pandang yang berbeda.


    Pada gerakan baru untuk memperbaiki situasi pandemi Covid-19 ini, Syamsi Dhuha Foundation (SDF) dan Yayasan Ganesha 83 (G83) ITB juga turut serta membantu pemerintah dalam mengubah cara pandang masyarakat Indonesia agar bisa hidup bersama virus Covid-19, dan mengejar tercapainya kekebalan komunal melalui gerakan Indonesia Sadar Prokes (INSAP) yang mana hal ini akan dicanangkan besok, 29 Juni 2021.


    (Baca Juga: Langkah Yang Perlu Kamu Lakukan Jika Kamu Positif Covid-19)


    (Selalu menjaga prokes. Foto:Dok.PeopleImages /istockphoto)


    Untuk menghindari penyebaran Covid-19 yang semakin luas dan memberhentikan rantai penyebarannya ini, Indonesia sudah mengikuti strategi dari WHO untuk menghadapi Covid-19 dengan 4 strategi rancangan WHO. Pertama, strategi Prokes 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.


    Kedua, strategi diagnostic yang terdiri dari testing, tracing, dan juga treatment, untuk mendeteksi, mengisolasi dan mengobati orang yang terdeteksi positif Covid-19. Strategi ketiga, memvaksinasi total target 181,5 juta penduduk Indonesia dan strategi ke-empat, Terapeutik menyiapkan fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan, dan juga obat-obatan untuk mengantisipasi dan mengatasi penularan Covid-19.


    Meskipun sudah melakukan strategi dari WHO tersebut, tetapi strategi tersebut tidak terlaksanakan dengan maksimal sehingga tetap saja penyebaran virus ini masih saja terjadi. KPemikiran masyarakat yang terus pasrah dengan keadaan pandemi Covid-19 ini, memilih untuk cuek dengan situasi yang semakin hari semakin banyak merebut nyawa orang-orang ini dan tetap menjalankan aktivitas hariannya tanpa mengikuti prokes dengan baik.


    Kini Gerakan INSAP akan melakukan pendekatan baru dengan lebih persuasif dan tentunya kreatif dalam menanamkan nilai INSAP (Indonesia Sadar Prokes) yang lebih peduli diri dan orang lain, menjunjung tinggi kesehatan yang tak ternilai, disiplin itu kebutuhan, keselamatan itu penting, dan sadar merupakan pilihan terbaik, hal ini telah diungkapkan oleh Dian Syarief, selaku ketua SDF sendiri.


    (Baca Juga: Barang Yang Harus Disiapkan Saat Keluarga Positif Covid-19)


    Dari informasi di atas, dapat disimpulkan bahwa Gerakan INSAP ini akan lebih memerhatikan pada kesadaran masyarakat untuk saat ini, dengan mengubah cara pandang setiap lapisan masyarakat sekarang yang masih kurang peduli dengan diri dan sekitarnya. Misi ini akan disosialisasikan dengan kampanye media sosial, interaksi sosial, video singkat dan juga pembagian masker gratis.



    (Melihat penampilan dalam Inspirational Talk 'How To Make Friends With Your Enemy'. Foto:Dok.Indonesia Sadar Prokes/youtube)

    Tak hanya itu, akan dilakukan juga beberapa challenge untuk mengajak orang ikut serta dalam pembuatan poster digital dan senam prokes yang menyehatkan masyarakat yang disertai dengan menyadarkan budaya prokes yang harus menjadi habit dalam hidup setiap manusia saat ini secara repetisi menggunakan berbagai macam konten dan cara-cara yang kreatif nan persuasif untuk memberi efek remind dan copy paste pada masyarakat.


    Covid-19 memang virus yang sudah bernaung di dunia selama satu tahun lebih lamanya, tetapi bukan berarti kita harus menyerah akan situasi ini. Kamu bisa memulai terlebih dahulu hidup menerapkan budaya dengan prokes ini dan berdamai dengan Covid-19 terlebih dahulu.


    Semua hal dimulai dari diri sendiri dan kemudian baru menjalar ke orang lain, bukan? Semakin cepat kamu mampu beradaptasi dengan new habits ini, tentu saja kamu dapat mempengaruhi orang lain, sehingga semakin besar juga peluang kita untuk selamat dari masa pandemi ini.


    (Baca Juga: Tes Kesehatan Yang Dilakukan Saat Positif Covid-19 Di Rumah)


    Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut bisa langsung hubungi Laila Panchasari (SDF) di 0812 9124829 dan Dian Syarief (SDF) pada nomor 0816 709391, Irnantio Hadi(G83 ITB) dengan nomor 0811 140465 dan Rudianto Rimbono(G83 ITB) di 0812 1058086. 


    (Penulis: Ellys Natalia)




  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Ayla Dimitri Dan Andra Alodita Juni 2021
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below