Cara Membangun Kepercayaan Kembali Setelah Dikhianati


  • Cara Membangun Kepercayaan Kembali Setelah Dikhianati
    Cara Membangun Kepercayaan Kembali Setelah Dikhianati. (Image: Dok. Yanalya/Freepik)

    Tak hanya komunikasi, dalam membangun sebuah hubungan yang kuat juga dibutuhkan kepercayaan - bicara lebih mudah daripada melakukan, bukan? Namun sayangnya, salah satu komponen penting dalam sebuah hubungan ini kerap kali dirusak oleh beberapa alasan. 


    Ketika kamu memikirkan keadaan yang dapat membuat kamu kehilangan kepercayaan pada pasangan, perselingkuhan atau pengkhianatan mungkin langsung muncul di benak kamu. Tetapi, perselingkuhan atau pengkhianatan bukanlah satu-satunya alasan untuk menghancurkan kepercayaan dalam suatu hubungan. 


    Beberapa alasan lainnya, termasuk: berbohong, memanipulasi, tidak berbagi perasaan secara terbuka, sering melanggar janji, dan tidak berada disaat kamu paling membutuhkannya. 


    Lantas, bagaimana cara untuk membangun kepercayaan kembali setelah dikhianati? Untuk mengetahui jawabannya, simak ulasannya di bawah ini!


    (Baca Juga: Cara Pria Mengetes Kesetiaan Wanita)


    Pada dasarnya, kamu tidak dapat membuat seseorang mempercayai kamu. kamu mungkin juga tidak memilih untuk mempercayai seseorang sampai mereka menunjukkan bahwa mereka layak untuk mendapatkan kepercayaan itu. 


    Dikutip dari laman Healthline, dalam sebuah hubungan, kepercayaan bisa berarti: 


    • Kamu merasa berkomitmen pada hubungan dan pasangan 
    • Kamu merasa aman dengan pasangan kamu dan tahu ia tidak akan melanggar batasan fisik dan emosional
    • Kamu tidak merasa perlu menyembunyikan sesuatu dari pasangan
    • Kamu dan pasangan bisa saling menghormati
    • Kamu dan pasangan saling mendukung
    • Kamu tahu bahwa pasangan akan mendengarkan ketika kamu mengomunikasikan kebutuhan dan perasaan kamu.


    Penting juga untuk memahami apa yang bukan termasuk kepercayaan. 


    Kepercayaan tidak berarti kamu perlu memberitahu pasangan kamu setiap hal apapun. Wajar jika kamu memiliki hal untuk disimpan sendiri. Kepercayaan juga tidak berarti saling memberi akses ke rekening bank, handphone, atau akun media sosial. Kecuali jika kamu tidak keberatan memberikan informasi ini. 


    (Baca Juga: Agar Dekat Dengan Pria Yang Kamu Cintai, Lakukan Ini)


    Membangun kembali kepercayaan setelah dikhianati

    cara membangun kepercayaan

    (Cara membangun kepercayaan. Foto: Dok. Elijah O'Donnell/Pexels)

    Dikhianati oleh pasangan memang dapat membuat kamu merasa terluka, terkejut, dan bahkan bisa menyebabkan sakit secara fisik. Ini mungkin mendorong kamu untuk mempertimbangkan kembali hubungan dengan pasangan, bisa dilanjutkan - tentu akan berbeda - atau diakhiri. 

    Jika kamu ingin mencoba untuk membangun kembali kepercayaan - memberikan kesempatan kedua, here are some good starting points.


    Komunikasikan dengan pasangan

    Berbicara dengan pasangan adalah salah satu aspek terbesar dari membangun kembali kepercayaan setelah pengkhianatan. Situasi ini mungkin akan terasa menyakitkan dan tidak nyaman, perasaan ini sepenuhnya valid. 

    Sisihkan waktu untuk berbicara empat mata dengan pasangan dan beritahu ia dengan jelas tentang : Bagaimana perasaan kamu tentang situasi ini? Apa yang kamu butuhkan dari pasangan untuk mulai membangun kembali kepercayaan?


    (Baca Juga: Ciri Hubungan Yang Harus Diakhiri)


    Pastikan kamu memberi dia kesempatan untuk berbicara, dan perhatikan ketulusannya. Apakah ia benar-benar meminta maaf dan tampak menyesal? Atau apakah ia defensif dan tidak mau mengakui pengkhianatan yang dilakukannya?


    Note: Jangan terlalu memaksakan diri, jika kamu merasa belum sepenuhnya siap untuk berbicara dengan pasangan, beri diri kamu waktu untuk merasa tenang.


    Mencoba untuk memaafkannya

    Jika kamu memutuskan untuk memperbaiki dan melanjutkan hubungan setelah pengkhianatan, memaafkan adalah kuncinya. Ingatlah bahwa memaafkan pasangan yang sudah melakukan pengkhianatan tidak berarti kamu membenarkan

    apa yang ia lakukan. Justru sebaliknya, dengan memaafkan itu berarti kamu empowering diri kamu untuk menerima apa yang terjadi, and leave it in the past. Kamu juga memberi pasangan kesempatan untuk belajar dan tumbuh dari

    kesalahan di masa lalu. 


    Hindari terlalu memikirkan masa lalu

    cara membangun kepercayaan

    (Cara membangun kepercayaan. Foto: Dok. Liza Summer/Pexels)

    Setelah memutuskan untuk memberikan kesempatan kedua pada hubungan ini dan mencoba untuk memaafkan, itu artinya kamu perlu untuk mengubur memori pahit tentang pengkhianatan dan berikan kepercayaanmu kembali. 

    Jika kamu terus memikirkan kejadian di masa lalu, akan sangat sulit untuk membangun kepercayaan kembali. 

    Pada awalnya, mungkin kamu tidak dapat sepenuhnya memercayai pasangan - ini valid - tetapi setidaknya kamu berusaha untuk memberikannya kepercayaanmu seperti sebelumnya. 


    Itulah beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk membangun kepercayaan setelah dikhianati oleh pasangan. 


    Berada dalam hubungan dengan kepercayaan yang telah rusak bisa sangat terasa tidak nyaman. Kamu dan pasangan mungkin ingin menyelesaikan hal ini dan kembali ke hubungan yang normal seperti sebelumnya secepat mungkin. Tapi secara realistis, ini membutuhkan waktu.


    Membangun kembali kepercayaan yang telah dirusak oleh pengkhianatan bukanlah tugas yang mudah. Normal untuk mempertanyakan apakah tugas ini layak untuk kamu perjuangkan atau tidak, sebelum kamu memutuskan untuk memperbaiki dan melanjutkan hubungan. Selama masih ada cinta dan komitmen di antara kalian berdua, membangun kepercayaan kembali akan membuat hubungan menjadi lebih kuat.


  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Sabai Dieter Mei 2021
    Grab it Now!



 

Related Articles