Kenali 7 Tanda Kulit Sensitif dan Cara Perawatannya


  • Kenali 7 Tanda Kulit Sensitif dan Cara Perawatannya
    Apakah kulitmu tergolong sensitif? Kenali tanda dan cara perawatannya. (Foto: Dok. Alexander Stemplewski/Pexels)

    Kondisi kulit yang sensitif bisa dialami oleh siapa saja. Jika kamu kerap mengalami reaksi yang tidak wajar seperti perih atau gatal-gatal setelah memakai produk perawatan kulit dan wewangian, kemungkinan besar kamu memiliki kulit sensitif. Ada juga yang mengalami sensitivitas akibat kondisi kulit tertentu seperti eksim, rosacea, dan dermatitis kontak. Guna mengetahui cara perawatannya, kenali terlebih dulu tanda-tanda kulit sensitif.


    1. Bercak atau ruam muncul dengan mudah


    (Saatnya pahami kulitmu lebih jauh. Foto: Dok. Freepik)

    Kalau pada kulitmu mudah timbul bercak atau ruam karena memakai produk tertentu dan kondisi cuaca, kemungkinan besar kulitmu tergolong sensitif.




    2. Kulit tidak menyerap wewangian dengan baik

    Produk dengan wewangian tidak bereaksi dengan baik pada kulit yang sensitif. Wewangian yang terlalu kuat bisa membuat kulit iritasi. Wewangian yang dimaksud di sini tidak hanya parfum, tetapi juga bahan pewangi yang terkandung pada produk-produk personal care seperti sabun, sampo, skincare wajah, body lotion, sampai deterjen atau pelembut pakaian. 


    3. Produk membuat wajah merah atau perih menyengat

    Kulit yang memerah atau terasa panas menyengat bisa menjadi salah satu ciri kulit sensitif akibat reaksi alergi pada suatu bahan kimia dalam produk kecantikanmu. Pemilik kulit sensitif dianjurkan untuk memilih produk kulit tanpa wewangian, alkohol, dan tanpa bahan aktif yang kuat untuk mencegah gejala kambuh kembali.


    4. Alergi

    Sulit membedakan antara alergi dan reaksi sensitivitas kulit. Jika sebelumnya kulitmu tidak bermasalah, lalu tiba-tiba menunjukkan tanda sensitivitas akibat mencoba produk perawatan kulit baru, kemungkinan besar ini merupakan reaksi alergi. Jika ini terjadi, hentikan pemakaian produk tersebut. Untuk mengetahui lebih pasti, sebaiknya konsultasikan ke dokter spesialis kulit.  


    (Baca juga: 6 Rekomendasi Toner untuk Setiap Kondisi Kulit yang Berbeda)


    5. Kulit sering mengelupas

    Kulit mengelupas menandakan ada sesuatu keganjilan pada kelembapan kulit. Pengelupasan yang berlebihan bisa disebabkan oleh terlalu sering melakukan eksfoliasi. Selain itu, kulit mengelupas juga bisa disebabkan oleh kekeringan kulit yang sangat parah. Gunakan pelembap yang mengandung hyaluronic acid untuk mengatasi hal ini. 


    6. Kulit sering terasa gatal tanpa sebab


    (Jika rasa gatal muncul, sebisa mungkin hindari menggaruknya, kamu bisa meredakannya dengan aloe vera gel sebagai pertolongan pertama. Foto: Dok. Freepik)

    Kulit gatal merupakan gejala kulit kering yang parah. Kembalikan kelembapan kulit dengan menggunakan produk perawatan yang lebih lembut dan menghidrasi untuk mengisi kelembapan alami kulit.


    7. Kulit mudah memerah


    (Biasanya area yang memerah disertai sedikit rasa perih. Foto: Dok. Freepik)


    Perhatikan apakah kulitmu mudah memerah saat terpapar sinar matahari, polusi, atau cuaca dingin (dalam waktu yang sebentar). Biasanya kulit normal baru akan menimbulkan reaksi dalam waktu sekitar 12-48 jam setelah terpapar faktor pemicu tadi, namun pemilik kulit sensitif akan merasakan keluhan sesaat setelah terpapar. Amati juga apakah setelah mencuci wajah kulitmu malah memerah di beberapa area.


    Cara Perawatan

    Untuk meminimalisir keluhan pada kulit sensitif dan untuk menjaga kesehatannya dengan baik, kamu bisa melakukan beberapa tips berikut yang dilansir dari Alodokter:


    1. Pilih produk yang ramah untuk kulit

    Pemilik kulit sensitif perlu lebih berhati-hati dalam memilih produk perawatan kulit. Gunakanlah produk khusus untuk kulit sensitif yang umumnya mengandung lebih sedikit bahan kimia, lembut di kulit, dan tanpa wewangian. Biasanya produk ini berlabel "hypoallergenic”.


    2. Menjauhi bahan iritatif


    (Perhatikan ingredient list secermat mungkin sebelum membeli produk. Foto: Dok. Freepik)

    Karena mudah mengalami reaksi, pemilik kulit sensitif perlu menghindari pemakaian produk yang mengandung bahan iritatif, seperti antibakteri, deterjen, benzoyl peroxide, sulfur (belerang), glycolic acid, alkohol, dan retinoid. Setiap hendak memakai suatu produk baru untuk kulit, lakukan tes pada kulit terlebih dahulu. Caranya adalah dengan mengoles produk tersebut pada lengan, lalu membiarkannya beberapa saat. Jika kulit menjadi kemerahan, gatal, atau perih, berarti produk tersebut tidak cocok digunakan.


    3. Sering memakai pelembap

    Kulit sensitif rentan menjadi kering dan pecah-pecah. Untuk mencegah kulit kering, rajin-rajinlah mengoleskan pelembap setelah mandi. Umumnya, pelembap yang mengandung petrolatum, minyak mineral, asam linoleat, ceramide, dimethicone, atau gliserin aman untuk kulit sensitif.


    (Baca juga: Perawatan Alami untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat)


    4. Batasi waktu mandi

    Mandi terlalu lama bisa membuat kulit lebih kering dan rapuh. Oleh karena itu, orang yang kulitnya sensitif perlu membatasi waktu mandi, cukup selama 10 sampai 15 menit saja. Selain itu, disarankan juga untuk mandi dengan sabun untuk kulit sensitif dan tidak menggunakan air yang bersuhu terlalu dingin atau panas, melainkan air hangat.


    5. Batasi paparan sinar matahari dan gunakan tabir surya


    (Memakai topi juga akan membantu melindungi kulit kepalamu yang lebih sensitif. Foto: Dok. Alexander Stemplewski/Pexels)

    Jika kulitmu sensitif terhadap paparan sinar matahari atau suhu panas, hindarilah paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama. Bila harus beraktivitas di luar ruangan pada siang hari, kenakan pakaian tertutup, topi lebar, dan kaca mata hitam. Selain itu, gunakanlah tabir surya khusus untuk kulit sensitif dengan SPF 30 atau lebih, setiap kali akan beraktivitas di luar ruangan.


    Jika masih merasa kesulitan mengatasi dan merawat kulit sensitif atau menentukan produk mana yang cocok digunakan, sebaiknya kamu berkonsultasi ke dokter kulit untuk mendapatkan saran dan pengobatan yang tepat.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below