6 Gejala Umum Kanker Usus Yang Perlu Diwaspadai


  • 6 Gejala Umum Kanker Usus Yang Perlu Diwaspadai
    Ketahuilah gejala kanker usus yang menyerang bintang film Black Panther, Chadwick Boseman. (Foto: Dok. Andrea/Pexels)


    Meninggalnya aktor Chadwick Boseman beberapa hari lalu mengejutkan dunia. Di usia yang relatif muda, pemeran Black Panther tersebut dipaksa menyerah dari ganasnya penyakit kanker usus yang telah dideritanya selama kurang lebih empat tahun. 

    Kanker usus biasanya diderita oleh pasien yang berusia di atas 50 tahun. Namun, perubahan gaya hidup menghasilkan perkembangan tren baru, di mana adanya peningkatan sebesar 2.2% pasien dengan usia yang lebih muda.




    (Baca Juga: Tanaman Herbal untuk Menyembuhkan Kanker Serviks)


    Menurut American Cancer Society, kanker usus menduduki urutan ke-3 dari penyakit kanker yang paling mematikan, setelah kanker paru-paru, kanker prostat (untuk pria) dan kanker payudara (untuk wanita). 

    Apa saja gejala umum kanker usus yang perlu diwaspadai?


    1. Perubahan siklus buang air besar. Bisa berupa keluhan diare, konstipasi (susah buang air besar) atau perubahan tekstur feses.

    2. Ditemukan perdarahan di rectal atau adanya kandungan darah di feses.

    3. Rasa tidak nyaman di bagian abdominal (bagian dada ke bawah hingga perut, pinggang dan otot panggul). Juga rasa seperti kram, sakit, atau seperti ada gas yang menekan.

    4. Setelah buang air besar, merasa seperti tidak tuntas, atau tidak kosong.

    5. Cepat lelah dan tubuh lebih lemah.

    6. Kehilangan berat badan secara drastis.


    (Baca Juga: Kenali 13 Jenis Kanker dengan Tes Darah Sejak Dini)


    Pada tahap awal kanker usus seringkali diderita dengan tanpa gejala. Sangat penting dilakukan pemeriksaan berkala bagi yang berusia 50 tahun ke atas. Atau jika kamu memiliki risiko tinggi, seperti memiliki sejara penyakit/pembengkakan usus atau pernah memiliki polip sebelumnya, obesitas, punya penyakit diabetes, gaya hidup tidak aktif, kebiasaan diet tinggi lemak dan kurang serat, merokok, terbiasa minum minuman beralkohol atau sedang menjalani terapi radiasi untuk penyembuhan kanker. 



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below