Kenali 13 Jenis Kanker dengan Tes Darah Sejak Dini


  • Kenali 13 Jenis Kanker dengan Tes Darah Sejak Dini
    Lewat satu tetes darah, kamu bisa langsung tahu risiko kanker apa yang mungkin bakal mengintaimu di masa yang akan datang. (Foto: Dok. Prodia)


    Berdasarkan data Kemenkes pada tahun 2013, tercatat prevalensi penyakit kanker sudah mencapai 0.14 persen atau 347.792 orang dari total populasi penduduk di Indonesia. Bahkan disebutkan pada 2030 jumlah penderita kanker di Tanah Air akan meningkat tujuh kali lipat entah apa penyebabnya.

    Ada tiga belas jenis kanker yang wajib kamu ketahui untuk mulai berjaga-jaga, yaitu kanker payudara, serviks, kolorektal, lambung, hati, paru, pankreas, prostat, kantung kemih, ovarium, nasofaring, tiroid dan getah bening. Nah ketiga belas jenis ini tentu jadi momok untuk sebagian besar orang yang mulai peduli pada kesehatan.



    Bertanya-tanya pada diri sendiri tentang masa depan, 'apakah satu saat akan terkena kanker?' bak jadi teka-teki paling lumrah yang sering muncul di kepala. So, untuk menghindari hal tersebut terjadi dan untuk mendapat jawaban dari rasa keingintahuan tadi, ada baiknya untuk mulai lakukan deteksi dini melalui cek kesehatan rutin yang kini bisa ditemukan di klinik-klinik terdekat. Bahkan khusus untuk kanker, kini kamu malah sudah bisa mengetahui seluruh risiko itu hanya lewat satu tetes darah, lho! Begini caranya.

    (Baca juga: 5 Cara Mencegah Terkena Kanker Payudara) 


    Datanglah ke klinik Prodia terdekat untuk meminta tes CArisk. Sebab sebagai next generation healthcare provider, Prodia menyediakan pemeriksaan berbasis gen yang dapat mengidentifikasi tiga belas jenis kanker yang mungkin akan atau sudah ada di dalam tubuh tiap orang. Jadi, pemeriksaan ini bukan bertujuan untuk mendiagnosis seseorang menderita kanker.

    CArisk hanya memberikan informasi terkait risiko kanker, apakah kamu berisiko tinggi untuk terkena jenis kanker tersebut atau berisiko rendah. Dengan diketahuinya informasi genetik masing-masing, maka hal ini akan membantu kamu dalam menentukan strategi pencegahan dan pengobatan secara personal agar dapat terhindar dari kanker.



    (Foto: Dok. Prodia)


    Berdasarkan hasil pemeriksaan CArisk yang diperoleh nantinya, risiko kanker akan dikelompokkan menjadi risiko tinggi (high risk), risiko potensial (potential risk), risiko rata-rata (average risk) dan risiko rendah (low risk) yang merupakan cerminan dari kerentanan seseorang.

    Pemeriksaan CArisk sendiri sangat disarankan bagi mereka yang telah berusia 18 tahun, karena dianggap sudah mampu memberikan consent (persetujuan) sehingga dapat sedini mungkin mencegah perkembangan terjadinya kanker.

    CArisk sendiri disediakan Prodia untuk membantu menurunkan angka kejadian kanker di Indonesia. Selain itu, CArisk juga dapat jadi pilihan dalam melakukan tindakan preventif terhadap risiko penyakit. Masyarakat juga dapat menekan biaya pengobatan, di mana CArisk hanya diperiksa satu kali seumur hidup.

    Jika hasil yang diterima adalah low risk seseorang bisa mempertahankan gaya hidup sehatnya. Sedangkan mereka yang menerima hasil high risk dapat mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, sehingga dapat menunda kemungkinan munculnya kanker semakin cepat. Informasi lebih lanjut kunjungi www.prodia.co.id atau hubungi Kontak Prodia di 1500 830.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below