Jumlah Pesepeda Naik, Ini Tips Aman Bersepeda Buat Pemula


  • Jumlah Pesepeda Naik, Ini Tips Aman Bersepeda Buat Pemula
    Ketahui tips aman bersepeda di era New Normal bagi pemula (Foto:Dok/Instagram/WWCJakarta)


    Jumlah pesepeda selama pandemi diberitakan meningkat hingga 1000 persen atau 10 kali lipat. Dikarenakan semakin banyak orang yang ingin lebih sehat, selain juga menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi alternatif yang lebih aman menuju kantor, kampus atau sekolah atau pun tempat belanja terdekat. Kerumunan pesepeda sempat menjadi berita saat Car Free Day pertama kali dibuka setelah masa berakhirnya PSBB pertengahan Juni lalu. Orang pun berbondong-bondong gowes ke area Sudirman-Thamrin.




    Bersepeda adalah olahraga yang aman dan menyehatkan, termasuk dalam kategori latihan low impact di mana kemungkinan cedera nya lebih kecil dibanding olahraga berjenis high impact. Intensitasnya bisa diatur sesuai dengan keinginan, kemampuan atau skill, pengalaman serta jam terbang pesepeda itu sendiri. Mengayuh sepeda secara stabil dapat menyehatkan persendian maupun tulang. Jika dilakukan di alam terbuka, bersepeda juga sangat menyenangkan karena bisa sambil melihat pemandangan indah di sekitar. 


    (Baca Juga: Lagi Tren, Ini Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan)


    Banyak orang ingin bersepeda, tetapi masih segan dan takut mengingat fasilitas untuk para pesepeda di Jakarta belum memadai. Menurut Dinas Perhubungan DKI Jakarta, pemerintah telah membuat jalur sepeda sepanjang 63 kilometer, dari 200 kilometer yang ditargetkan tahun ini. Pemda DKI juga telah membuat beberapa pop-up jalur sepeda di sekitar Sudirman Thamrin, yang terpisah dari pejalan kaki dan kendaraan bermotor. “Jalanan di Jakarta memang belum terlalu friendly untuk para pesepeda, terutama pemula. Karena belum ada bike lane yang panjang dan tidak terputus,” demikian ungkap Tabby Sumendap, pehobi olahraga yang juga penggagas Women’s Cycling Community Nusantara (WCC Nusantara).


    Lalu apa tip buat pemula yang ingin hidup lebih sehat dengan bersepeda? “Lakukan dulu di sekitar tempat tinggal, agar kamu merasa cukup nyaman, enjoy dan percaya diri untuk gowes. Bisa juga memilih area tertutup dari kendaraan bermotor, seperti di GBK (Gelora Bung Karno – red),” ujar Tabby. “Dengan begitu, kamu pasti akan merasa senang dan ingin bersepeda lagi,” tambahnya. Apa aturan lain yang harus diketahui untuk pemula?  


    (Baca Juga: Olahraga yang Bisa Dilakukan Bersama Hewan Peliharaan)


    1. Helm dan sarung tangan

    Helm wajib dipakai untuk melindungi kita dari cedera kepala. Bersepeda untuk olehraga dengan intensitas tinggi ataupun hanya gowes santai, helm tetap wajib dipakai. Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi saat bersepeda di outdoor. Selain itu, sarung tangan sebaiknya juga dipakai. Jika kita terjatuh atau hendak menyenderkan sepeda, telapak tangan terhindar dari luka.


    2. Bawa masker dan hand sanitizer

    Di masa pandemi dua benda ini selalu dibawa. Jika bersepeda jauh dari kerumunan atau bersepeda dengan intensitas tinggi, masker boleh tidak dipakai. Namun tetap harus standby dipakai sewaktu-waktu kita mendekati area dengan kerumunan. Hand sanitizer juga harus selalu siap.


    (Baca Juga: 10 Aturan Salon Di Era New Normal Yang Patut Diketahui)


    3. Tidak sendirian

    Tabby sangat tidak menyarankan untuk bersepeda sendirian. Sangat rawan, apalagi perempuan. Bersepeda dengan teman atau pasangan adalah paling ideal, karena bisa saling menjaga dan melindungi. Begal dan pencuri handphone masih mengincar. Apalagi sekarang sudah banyak yang sadar bahwa harga sepeda sangat tinggi.


    4. Diet yang tepat

    Perhatikan asupan makanan sebelum dan sesudah bersepeda. Makanan yang banyak mengandung karbohidrat bisa dikonsumsi sebelum bersepeda, mengingat karbohidrat adalah bahan bakar tubuh. Lalu setelah bersepeda, Tabby menyarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein, baik hewani maupun nabati. Kadar protein tinggi dibutuhkan untuk memperbaiki kondisi otot-otot sehabis ‘kerja keras’, dan juga bisa memulihkan cedera otot dengan lebih cepat. Smoothies yang dicampur protein powder bisa jadi pilihan sehat dan praktis.


    5. Hidrasi cukup

    Saat bersepeda kita akan banyak kehilangan cairan yang keluar lewat keringat. Maka wajib menggantikannya dengan asupan cairan yang cukup. Bekal air dalam botol perlu dibawa selama bersepeda.


    (Baca Juga: Tips Bepergian dan Transportasi Saat 'New Normal')


    6. Atur kecepatan

    Sekitar 20 menit pertama, kecepatan bersepeda diatur lambat atau sedang, agar heart rate tidak melonjak tinggi. Hal ini perlu diperhatikan untuk menghindari kejadian serangan jantung mendadak yang banyak dialami pesepeda.


    7. Lakukan pemanasan dan pendinginan

    Otot-otot perlu dipersiapkan dengan latihan peregangan yang cukup. Jika akan bersepeda di pagi hari, lakukan peregangan otot hamstring, yaitu otot yang letaknya memanjang dari belakang paha hingga lutut dan betis, di malam hari. Lalu saat setelah bersepeda, lakukan lagi gerakan stretching yang memadai.


    8. Cukup tidur

    Tidur berkualitas selama minimal 7 jam disarankan sebelum kamu mulai bersepeda. Agar tubuh fit dan siap gowes dengan optimal. Kesehatan optimal dapat membantu memperpendek waktu pemulihan (recovery) setelah berolahraga berat.


    (Baca Juga: Rekomendasi Tas Lokal Untuk Gaya Di Era 'New Normal')


    9. Sesuaikan jenis sepeda

    Sepeda apa yang akan kamu beli, sangat tergantung dari tujuannya, apakah untuk santai, latihan kardio, bersepeda di alam terbuka atau sarana transportasi. Untuk santai, kamu bisa memilih sepeda lipat, sementara untuk kardio perlu sepeda road bike. Sebagai sarana transportasi, bisa memilih sepeda hybrid atau mountain bike.


    10. Ikut komunitas

    Banyak komunitas yang bisa kamu ikuti, seperti Women’s Cycling Community atau pun Bike To Work, yang bisa jadi sarana tempat bertanya, bertukar ilmu & pengalaman. 

    “Di WCC, kami menerima member yang ingin bergabung. Syaratnya hanya dua: perempuan dan suka bersepeda,” tegas Tabby mengakhiri obrolan dengan Her World Indonesia melalui Instagram Live akhir Juni lalu. Tabby dan teman-teman pengurus WCC bahkan dengan senang hati menemani para anggotanya untuk memilih sepeda yang diinginkan dan cocok dengan kebutuhan.


    Itulah sejumlah tips aman bersepeda bagi pemula yang bisa kamu ikuti.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below