Kenali Gejala Dan Tanda Kurang Minum Air Putih


  • Kenali Gejala Dan Tanda Kurang Minum Air Putih
    Kenali gejala dan tanda kurang minum air putih(Foto:Dok.Foto: Dok.Pexels/DariaShevtsova)


    Di tengah kondisi pandemi corona (covid-19) saat ini, minum air putih yang cukup menjadi penting. Karena, kurang minum air putih dapat menyebabkan dehidrasi, dan melemahkan kekebalan tubuh. Ini membuat tubuh rentan terkena resiko penyakit dan virus. 

    Oleh karenanya, biasakan untuk mengonsumsi air putih dua liter per hari. Kebutuhan ini mutlak agar organ dalam tubuh tetap bekerja optimal dan terjaga kesehatannya. 



    Lalu, bagaimana mengenali bahwa seseorang kurang minum air putih? Ada beberapa tanda yang bisa jadi pijakan dan acuan, dari mulai warna urin yang kuning pekat, kulit kering, dan lainnya. Untuk lebih lengkapnya, coba cek delapan tanda tubuh kurang minum air putih berikut ini: 

    (Baca Juga: Tidak Minum Air Putih Setelah Makan, Dosa Besar!)


    1. Napas bau 

    Kurang minum air putih dapat dikenali dengan nafas yang menjadi bau. Kok bisa? Karena air berperan penting dalam memproduksi air liur. Seperti diketahui, air liur mengandung antibakteri, tapi kekurangan minum air putih dapat mencegah tubuh memproduksi air liur cukup. Akibatnya bakteri berkembang di dalam mulut dan efek sampingnya membuat napas bau. 


    2. Kulit kering 

    Air berfungsi untuk melembapkan sel-sel kulit agar tetap kenyal dan elastis. Jika kamu merasa kulit mulai kering, itu tandanya tubuh kurang asupan air putih. Sehingga ketika dicubit, akan berasa kalau kulit butuh waktu cukup lama untuk kembali ke posisi normal. Tak hanya itu, kekurangan cairan juga membuat jerawat mudah timbul. Oleh karena pentingnya air, banyak produk perawatan kulit yang bertujuan menghidrasi kulit. Supaya kulit tetap tercukupi kebutuhan cairannya dan elastis. 

    (Baca Juga: Pentingnya Minum Air Mineral yang Terstruktur)


    3. Mudah lelah 

    Kekurangan minum air putih juga membuat tubuh kerap merasa kelelahan. Ini tak lain karena kehilangan cairan bisa menurunkan fungsi organ tubuh dalam mengirimkan nutrisi dan oksigen ke otot sehingga tubuh mencoba berfungsi tanpa air yang cukup. 


    4. Kram otot 

    Ketika tubuh kehilangan cukup cairan, membuatnya kesulitan dalam menjaga suhu, sehingga panas dan otot menjadi kram. Ini biasanya kerap terjadi kala berolahraga, dan di cuaca panas. Makin teras panas, maka kemungkinan otot kram bisa saja terjadi. Meski dalam cuaca dingin pun, kekurangan minum air putih juga dapat membuat otot kram. 


    5. Sering lapar 

    Kala dehidrasi atau kurang air putih, organ seperti liver kesulitan dalam merilis glycogen dan komponen lainnya dalam menyokong energi. Ini akan membuat kamu akan sering merasa lapar, terutama keinginan untuk makan makanan manis. Jika saat ini kamu sedang ingin makan cokelat, donat, atau sesuatu yang manis bisa jadi tubuh kamu kurang minum air putih. 

    (Baca Juga: Manfaat Minum Air Rebusan Daun Sirih Merah)


    6. Sakit kepala 

    Kekurangan air putih akan membuat kepala menjadi sakit, atau bisa juga migrain. Meski ada beberapa faktor di balik sakit kepala, mencukupi asupan air putih bisa jadi salah satu cara agar terhindar dari sakit ini. Tak hanya di kepala, kekurangan cairan dalam tubuh juga akan membuat kamu rentan sakit di bagian tubuh lainnya, seperti demam dan lainnya. 


    7. Konstipasi atau sembelit

    Frekuensi buang air besar kamu lebih sedikit dari biasanya bisa jadi tanda kamu kurang minum air putih, karena air dalam tubuh membantu dalam hal pencernaan dan juga buang air. Jika frekuensi buang air besar kurang dari tiga kali dalam seminggu, maka kamu bisa jadi mengalami konstipasi atau sembelit. Akibatnya tinja menjadi kering dan keras sehingga sulit dikeluarkan dari anus.


    8. Warna urin berubah

    Tubuh yang kurang air putih akan membuat warna urin oranye atau kuning pekat. Jika melihat tanda ini ada baiknya langsung minum air putih, karena jika di kondisi normal, warna urin akan menjadi kuning terang. 

    (Baca Juga: 5 Hal yang Bisa Menyebabkan Bau Mulut)


    Lalu, bagaimana menyiasatinya? 

    Beberapa hal dapat dilakukan agar tubuh tetap tercukupi asupan air putih. Di antaranya dengan membiasakan bawa botol air kemana-mana, sehingga mudah untuk mendapatkan asupan air putih. Di samping itu, bisa juga membuat variasi dengan menambahkan sesuatu misalnya dengan konsumsi jus buah atau buah segar yang mengandung banyak cairan. Konsumsi teh buah, atau kamomil di malam hari bisa juga mencukupi cairan tubuh. Sebagai tambahan, dan bisa jadi kebiasaan baru dengan kerap minum air putih selama makan. 

    Dengan menyiasatinya, kekurangan minum air putih bisa jadi bukan lagi masalah, dan ketahanan tubuh tetap terjaga.


    (Teks: Rai Rahman Indra) 



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below