Cara dan 10 Langkah Pedicure di Rumah untuk Percantik Kaki


  • Cara dan 10 Langkah Pedicure di Rumah untuk Percantik Kaki
    Siapa bilang pedicure di rumah tak bisa serapi di salon? Ketahui caranya. (Foto: Dok. Karolina Grabowska/Pexels)

    Kapan terakhir kamu berkunjung ke salon dan melakukan perawatan head-to-toe? Selain rambut, bagian tubuh yang kurang mendapat perhatian selama era normal baru ini adalah kaki, terlebih kuku kaki yang jarang terlihat di depan mata. Tanpa disadari, kutikulanya sudah semakin menebal, kuku terlihat kusam akibat residu pedicure terakhir yang belum bersih tuntas. Belum lagi tumit yang juga tambah kasar. Yuk, luangkan waktu untuk kembali mempercantik kaki. Caranya? Kamu bisa ikuti 10 langkah mudah pedicure di rumah berikut ini. 


    1. Bersihkan dan Persiapkan Kuku

    Waktunya untuk menyingkirkan sisa-sisa pedicure terakhirmu sampai tuntas. Agar residu cat kuku benar-benar bersih, tuangkan nail polish remover ke kapas, lalu tekankan ke kuku beberapa detik sebelum mengusapnya. Lakukan ke semua kuku untuk mendapatkan hasil akhir pedicure yang melekat sempurna. 




    (Baca juga: 3 Langkah Mudah Hapus Cat Kuku Gel Di Rumah)


    2. Rendam Kaki

    Jika memiliki bathtub, kamu bisa merendam kaki di dalamnya. Namun tak perlu khawatir jika tidak ada bathtub di rumah, cukup gunakan baskom atau wadah yang cukup besar untuk merendam kaki. Isi dengan air hangat, bath salt atau sea salt, dan beberapa tetes essential oil yang merelaksasi seperti lavender. Jika ingin yang lebih menyegarkan, kamu juga bisa menggunakan peppermint, lemon, atau tea tree essential oil. Rendam kaki 10-15 menit.


    3. Singkirkan Sel Kulit Mati

    Setelah direndam, kulit di area kaki akan lebih melunak dan mudah dibersihkan. Keringkan terlebih dahulu dengan handuk, lalu ambil foot file (alat penggosok kaki) atau batu apung khusus kaki untuk meluruhkan kulit mati. Fokus pada tumit dan area lainnya yang terasa keras. Jika tidak memiliki kedua alat tadi, kamu juga bisa menggunakan scrub sebagai penggantinya. Kelebihan jika menggunakan scrub, kamu bisa menggosoknya sampai area betis. 


    4. Gunting Kuku


    (Kamu bisa memilih gunting kuku khusus kaki yang lekuk dan ukurannya lebih sesuai. Foto: Dok. Watsons Indonesia)

    Gunting kuku dengan panjang dan bentuk yang sesuai dengan keinginanmu. Akan lebih mudah jika menggunakan nail clipper. Tak perlu khawatir jika hasilnya tidak terlalu rapi, kamu bisa merapikan di langkah selanjutnya.


    5. Rapikan dan Haluskan Kuku


    (Jacquelle Nail File, bisa didapatkan di Sociolla.com. Foto: Dok. Sociolla)

    Gunakan kikir kuku (nail file) untuk merapikan ujung-ujung kuku. Lanjutkan dengan nail buffer untuk menghaluskan permukaan kuku yang nantinya akan diwarnai oleh kuteks. 


    6. Gunakan Minyak Kutikula

    Kamu bisa merapikan kutikula yang menebal di sekitar kuku menggunakan nipper dan nail pusher. Namun jika tidak yakin dengan langkah ini karena berisiko melukai kulit, cukup usapkan cuticle oil untuk melembutkan kutikulamu. 


    7. Pijat Kaki dengan Pelembap

    Ambil pelembap tubuh pilihanmu (losion, krim, atau minyak), lalu pijatkan ke jari-jari, telapak, sampai ke betis. Tak hanya merelaksasi, langkah ini juga akan membantu menghidrasi kulit dengan baik setelah sebelumnya direndam air hangat dan digosok. Setelah itu, selalu ingat untuk membersihkan kembali kuku kaki yang terkena pelembap dengan alkohol atau nail polish remover agar nantinya kuteks mudah menempel. 


    8. Aplikasikan Base Coat

    Waktunya mewarnai! Pertama-tama, pulaskan satu lapis base coat terlebih dahulu. Masih merasa base coat tidak penting? Kuku kita memproduksi minyak alami secara reguler. Nah, base coat berfungsi sebagai lapisan yang memisahkan antara minyak tersebut dengan cat kuku. Jadi, base coat wajib digunakan jika kamu menginginkan hasil pedicure yang tahan lama. 


    9. Lanjutkan dengan Cat Kuku


    (Toe separator bisa didapatkan di supermarket, toko obat, atau e-commerce kesayanganmu. Foto: Dok. Cottonbro/Pexels)

    Sebelum memulaskan warna, pisahkan jari kaki dengan toe separator, Jika tidak ada, kamu bisa menggunakan kitchen towel atau tisu, lalu gulung dan sematkan di antara jari-jari kaki. Aplikasikan cat kuku tipis-tipis ke seluruh jari. Tunggu beberapa menit sampai permukaannya kering, lalu tumpuk dengan lapisan kedua. Jika cat kuku “keluar garis” dan mengotori kutikula, kamu bisa membersihkannya dengan tusuk gigi.


    10. Akhiri dengan Top Coat


    (Inglot O2M ini memiliki formula highly advanced polymer yang sehingga kuteks tetap awet walaupun air dan udara tetap bisa menembus lapisannya. Foto: Dok. Inglot Cosmetics)

    Last but not least, pulaskan top coat agar hasilnya berkilau dan cat kuku bertahan lebih lama. Biarkan cat kuku dan top coat benar-benar mengering sebelum kembali beraktivitas. Kamu bisa memanfaatkan waktu ini untuk menonton series favorit atau membalas email. Selamat mencoba!


    (Baca juga: Tips Sukses Lakukan French Manicure di Rumah)



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below