Mengenal Fungsi Dari Enam Warna Color Corrector


  • Mengenal Fungsi Dari Enam Warna Color Corrector
    Tiap warna color corrector memiliki fungsinya masing-masing. Apakah kamu sudah tahu fungsi dari setiap warnanya? (Foto: Dok. Makeup.com)

    Bagi kamu yang memiliki masalah dengan flek-flek hitam, lingkaran hitam bawah mata, atau warna kulit yang tidak merata, tentu sudah cukup akrab dengan concealer. Produk kecantikan yang satu ini berfungsi untuk menyamarkan warna kulit yang tidak merata dengan mudah dan instan.

    Namun terkadang, mengaplikasikan concealer saja tidak cukup untuk menutupi kekurangan wajah secara maksimal. Untuk itu kamu membutuhkan tambahan pulasan color corrector concealer. Tapi, apakah kamu tahu fungsi color corrector dari setiap warnanya? Simak penjelasannya di bawah ini!

    Color corrector dirancang untuk menutupi kekurangan wajah, seperti lingkaran hitam, bekas luka, ruam kemerahan bahkan hiperpigmentasi. Color corrector terdiri dari berbagai warna seperti orange, hijau, ungu, kuning, peach dan pink. Setiap warnanya, memiliki fungsi yang berbeda.



    Perlu diperhatikan, jangan menggeser produk ketika diaplikasikan. Cukup di tap-tap-tap perlahan menggunakan jari tangan atau beauty sponge. Satu lagi, kamu cukup gunakan color corrector concealer pada area kulit yang dibutuhkan. 


    1. Orange / Merah 


    (Korektor warna orange. Foto: Dok. Freepik)


    Warna ini berfungsi untuk mengoreksi warna kehitaman, seperti lingkaran hitam dan noda-noda hitam bekas jerawat. Bagi kamu pemilik warna kulit sawo matang hingga gelap, memudarkan warna pada lingkaran hitam akan lebih efektif dengan penggunaan warna ini. 


    2. Hijau 


    (Korektor warna hijau. Foto: Dok. Freepik)


    Warna hijau mempunyai fungsi untuk menetralisir warna kemerahan tingkat sedang atau berat, akibat iritasi atau jerawat. Aplikasikan korektor berwarna hijau hanya pada area bermasalah sebelum penggunaan concealer. Tapi kamu harus lebih berhati-hati dengan warna yang satu ini ya, karena jika penggunaan berlebihan, kulit bisa berubah menjadi keabuan. 


    (Baca juga : Tips Memilih Concealer yang Tepat)


    3. Ungu

    Purple color corrector


    (Korektor warna ungu. Foto: Dok. Freepik)


    Fungsi color corrector berwarna ungu adalah untuk menetralisir warna kekuningan dan cenderung kusam. Warna ini mampu memberikan efek cerah pada wajah, karena itulah banyak diterapkan untuk produk primer


    4. Kuning


    Warna yang satu ini biasanya digunakan untuk mengoreksi kemerahan dan keunguan tingkat ringan di wajah, seperti: area sekitar hidung, pipi, jerawat ringan, dan memar pada kulit. Cukup aplikasikan secara tipis-tipis di area yang bermasalah sebelum penggunaan concealer. Korektor berwarna kuning juga memiliki fungsi ganda jika kamu memiliki kulit sawo matang hingga gelap, untuk meng-highlight area bawah mata, batang hidung, sebagian area kening, atas bibir, dan dagu. 


    (Baca juga : 6 Cara Memilih Foundation Sesuai Kebutuhan Kulit)


    5. Peach

    Peach color corrector

    (Korektor warna ungu. Foto: Dok. Freepik)


    Warna peach banyak digunakan untuk mengoreksi masalah lingkaran hitam di bawah mata yang berwarna biru atau keabuan. Korektor warna ini juga mampu memberikan efek cerah, apabila kamu memiliki warna kulit cerah sedang dengan yellow undertone. Aplikasikan warna peach sebelum concealer, dan selamat tinggal mata panda!


    6. Pink


    Sebagai warna alternatif, kamu bisa menggunakan color corrector berwarna pink, untuk mengoreksi warna kulit yang tampak kusam. Namun, warna ini hanya bekerja efektif bagi kamu yang memiliki warna cerah saja ya. 


    Inilah fungsi dari enam warna color corrector. Bagaimana, sudah menemukan warna color corrector yang tepat untukmu?



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below