Mengenal 8 Tanda dan Gejala Depresi


  • Mengenal 8 Tanda dan Gejala Depresi
    Melihat tanda yang harus diketahui bahwa diri terserang depresi(Foto:Dok.Kat Jayne/Pexels)


    Depresi menjadi salah satu gangguan kesehatan mental yang kerap menimpa sebagian orang. Perasaan ini pula timbul diiringi dengan rasa sedih, kehilangan atau kemarahan dan mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Bahkan saat depresi muncul, rasa senang sulit untuk dirasakan oleh orang yang terkenanya.

    Hal ini pula yang dituliskan seorang psikiater dr. Jiemi Ardian melalui media sosialnya mengenai perasaan yang timbul dari pengidap depresi. "Depresi itu ketidakmampuan merasakan kesenangan. Mirip ketidakmampuan orang asma bernafas lega," tulisnya di akun Twitternya, awal Oktober lalu. "Kamu tidak menyuruh orang asma “bernafas aja, banyak udara di sekitarmu!” kan? Lalu kenapa menyuruh orang depresi untuk bersenang senang?," tambahnya.



    Meskipun belum banyak yang memahaminya hal ini rupanya telah diderita hampir sebagian penduduk di dunia. Melansir laman Health Line, sebuah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit memperkirakan 8,1 persen orang dewasa mengalami depresi dalam kurun waktu dua minggu dari 2013 hingga 2016 di negara Amerika. Sementara di Indonesia lebih dari 15 juta penduduk juga terkena serangan depresi. Lalu bagaimana cara mengetahui tanda dari depresi?

    Selain perubahan perasaan yang bisa menghambat produktivitas sehari-hari, banyak tanda yang bisa dilihat bahwa diri sedang mengidap depresi. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut delapan tanda bahwa diri atau orang disekitarmu sedang terserang depresi:

    (Baca Juga: 9 Tanda Fisik dari Gangguan Kesehatan Mental)


    1. Tidak Semangat Menjalani Hidup


    (Gangguan Mood yang biat diri jadi tidak semangat menjalani hidup.Foto:Dok.Engin Akyrut/Pexels)


    Depresi berat adalah gangguan mood yang mengubah pandangan hidup menjadi tidak berarti lagi. Hal ini pula bisa terlihat dari diri si penderita yang tak lagi berdaya dan semangat untuk menjalani berbagai aktivitas dalam hidup. Perasaan lain yang bisa jadi tandanya bahwa merasa diri tidak berharga, membenci diri sendiri, atau rasa bersalah yang berlebihan. Kemudian yang paling umum adalah orang depresi sering kali mengatakan, "Ini semua salahku," atau "Apa gunanya aku?"


    2. Kehilangan Minat Untuk Melakukan Kegiatan Favorit


    (Kehilangan minat untuk melakukan kegiatan favorit.Foto:Dok.Keenan Constance/Pexels)


    Salah satu tanda dari depresi menyerang adalah hilangnya minat untuk melakukan hal yang disukai. Meskipun kamu mencintai berbagai kegiatan seperti olahraga, hobi, atau berkencan dengan teman-teman dan lainnya, depresi bisa mengubahmu untuk tidak ingin melakukannya.

    (Baca Juga: 9 Jenis Gangguan Mental Yang Wajib Kamu Tahu)


    3. Lelah Berlebihan & Sulit Tidur


    (Sulit tidur bahkan keseringan tidur.Foto:Dok.Ivan Oboleninov/Pexels)

    Jika kamu merasa lelah berlebih, dan tidak ingin melakukan hal apapun selain tidur, hal ini bisa jadi salah satu tanda depresi sedang menyerangmu. Walaupun begitu, sebagaian orang pula bisa jadi mengalami insomnia, dan menimbulkan kecemasan saat tubuh sedang merasa lemas dan tak berdaya.


    4. Pesimistis 


    (Pesimis dan tidak memiliki semangat.Foto:Dok.Juan Pablo/Pexels)


    Melansir laman Medical News Today, seorang yang menderita depresi biasanya lebih pesimistis dibandingkan mereka yang tidak mengalaminya. Studi menunjukkan bahwa mereka dengan gangguan depresi mayor sering memiliki pandangan yang lebih negatif tentang masa depan.

    (Baca Juga: 5 Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Bunuh Diri)


    5. Perubahan Nafsu Makan dan Berat Badan


    (Perubahan berat badan.Foto:DOk.Public Domain Pictures/Pexels)

    Makan terlalu banyak atau terlalu sedikit bisa menunjukkan adanya depresi dalam diri. Makanan bisa jadi pelarian untuk mendapatkan kenyamanan. Sementara yang lain pula kehilangan nafsu makan atau makan lebih sedikit karena suasana hati yang buruk. Hal ini pula yang bisa berdampak pada naik atau turunnya berat badan.


    6. Kehilangan Konsentrasi


    (Sulit berkonsentrasi.Foto:Dok.Kat Jayne/Pexels)


    Sebuah studi tahun 2014 menunjukkan bahwa kesulitan dengan konsentrasi dan fokus ini bisa berdampak buruk bagi sosial. Mengacu dari hal ini pula, depresi bisa timbul karena hubungan bisa tak terjalin dengan harmonis. Kehilangan konsentrasi ini bisa berupa percakapan atau kehilangan pemikiran, mudah lupa dan tak berada di perbincangan yang sama.

    (Baca Juga: Menekan Angka Bunuh Diri di Hari Kesehatan Jiwa 2019)


    7. Emosi yang Tidak Terkendali


    (Emosi yang tak stabil.Foto:Dok.Kat Jayne/Pexels)

    Jika kamu atau orang di sekitarmu mengalami perubahan emosi yang tidak teratur hal ini bisa jadi tanda bahwa depresi sedang mengendalikannya. Perubahan ini bisa terlihat dari rasa senang yang tiba-tiba berubah menjadi tangis, marah secara berlebihan dan lainnya yang membuat suasana hati berubah secara drastis.


    8. Kesehatan yang Tidak Stabil


    (Kesehatan yang tidak stabil.Foto:Dok.Pixabay/Pexels)


    Orang yang mengalami depresi kerap kali memiliki kesehatan yang tidak stabil. Seperti, sakit punggung, masalah pencernaan, sakit kepala dan lainnya. Hal ini dikarenakan pola hidup yang lagi tidak diperhatikan akibat kondisi mood yang berubah setiap saat.


    Penting bagi kita untuk mengetahui berbagai tanda depresi ketika menyerang. Jika kamu merasakannya, berkonsultasi dengan orang yang kamu percaya atau ahli kesehatan mental bisa dilakukan agar mencegah depresi menjadi lebih buruk. Hubungi mental hotline di bawah ini:

    Indopsycare ([email protected])

    International Wellbeing Center (0812 9052 9034/WhatsApp)

    Yayasan Pulih ([email protected])

    Save Yourselves ([email protected])



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below