9 Jenis Gangguan Mental Yang Wajib Kamu Tahu


  • 9 Jenis Gangguan Mental Yang Wajib Kamu Tahu
    Perubahan emosi kerap dianggap tak penting, padahal jika tak ditangani, ini berbahaya. Berikut 9 jenis gangguan mental yang wajib kamu tahu. (Foto: Dok. Pexels.com/raxpixel.com)


    Menurut National Alliance on Mental Illnes (NAMI), berikut adalah 9 jenis gangguan psikologis utama yang wajib kamu tahu.


    1. ADHD

    Merupakan kependekan dari Attention Deficit Hyperactivity Disorder adalah gangguan perkembangan dalam aktivitas motorik sehingga menyebabkan sikap tak lazim dan cenderung berlebih. Gangguan ini biasanya ditandai dengan rasa gelisah berlebihan, tak bisa diam, kesulitan duduk tenang. Beberapa tanda lain adalah emosi yang mudah meluap, hiperaktif, dan suka membuat keributan.





    (Gangguan kecemasan bisa terjadi secara spontan. Foto: Dok. Pexels.com/Tatiana)


    2. Anxiety

    Berbeda dengan reaksi panik biasanya yang ditimbulkan akibat suatu kejadian, gangguan kecemasan ini biasanya terjadi secara spontan tanpa adanya pemicu yang jelas. Gangguan ini kerap terjadi tanpa alasan dan tidak bisa diprediksi. Selama gangguan ini terjadi, penderita tak bisa mengontrol tubuh dan pikirannya seolah tengah mengalami serangan jantung.


    3. Autisme

    Tergolong dalam autism spectrum disorder (ASD) dan memiliki tingkatnya masing-masing. Hal ini disebabkan gejala dan tingkat keparahannya bervariasi. Gangguan lain yang masuk dalam kategori ASD adalah sindrom Asperger, Heller, dan gangguan perkembangan pervasif (PPD-NOS). Secara umum, gejala autisme bisa dideteksi sedini mungkin yaitu sebelum anak beranjak 3 tahun.



    (Perubahan emosi berlebihan bisa jadi bentuk gangguan mental. Foto: Dok. Pexels.com/rawpixel.com)

    4. Bipolar

    Biasanya ditandai dengan mood swings yang ekstrem berupa mania (kebahagiaan) dan depresi (kesedihan). Suasana hati penderita bisa berganti secara drastis tanpa pola atau waktu yang jelas.


    5. Depresi

    Gangguan ini menimbulkan rasa sedih yang menetap lama dan bisa memengaruhi perasaan Anda, cara berpikir, hingga berperilaku. Rasa sedih ini biasanya berlangsung cukup lama hingga tak jarang mengganggu pekerjaan atau hubungan seperti keluarga dan kerabat. Bahkan, tak sedikit yang berujung pada kematian akibat adanya pikiran untuk bunuh diri.



    (Khawatir terhadap bentuk tubuh nyatanya bisa jadi tekanan seseorang mengalami gangguan. Foto: Dok. Pexels.com/Ash)


    6. Gangguan Makan (Eating Disorder)

    Kelainan yang memengaruhi kebiasaan makan seseorang akibat rasa khawatir terhadap bentuk tubuhnya. Gangguan ini memiliki dua tipe utama yaitu Anoreksia (rela melaparkan diri atau olahraga berlebihan) dan Bulimia (memuntahkan setiap makanan yang dikonsumsi). Tekanan gaya hidup hingga faktor biologis kerap jadi alasan seseorang mengalami gangguan ini.


    7. OCD

    Kependekan dari Obsessive Compulsive Disorder di mana seseorang memiliki pikiran obsesif dan perilaku yang kompulsif. Gangguan ini ditandai dengan rasa cemas yang tidak masuk akal (obsesif) sehingga menyebabkan perilaku repetitif atau berlebihan (kompulsif). Salah satu contoh, penderita bisa memeriksa pintu dan jendela lebih dari tiga kali sebelum keluar rumah atau membersihkan meja yang sama berkali-kali karena takut terkena kuman.



    (Trauma masa lalu juga bisa memicu adanya gangguan mental. Foto: Dok. Pexels.com/Kat)


    8. PTSD

    Post Traumatic Stress Disorder merupakan serangan panik yang terjadi akibat trauma masa lalu seperti kecelakaan, pemerkosaan, pencurian. Penderita memikirkan kejadian traumatis ini sepanjang waktu sehingga memengaruhi kehidupannya. Dibanding gangguan mental lainnya, PTSD merupakan gangguan paling umum yang bisa diderita siapa saja, namun perempuan merupakan sosok paling rentan karena dianggap lebih sensitif terhadap perubahan.


    9. Schizophrenia

    Penyakit mental kronis yang mengganggu pola pikir seseorang. Penderita tak bisa membedakan mana khayalan dan kenyataan sehingga kerap disebut “gila”. Gangguan ini juga membatasi penderitanya untuk berpikir, mengingat, atau memahami sesuatu. Gejala paling khas adalah delusi dan halusinasi seperti mendengar suara dari dalam pikiran atau melihat hal-hal yang tidak nyata.



    (Lewat terapi yang tepat, tekanan gangguan bisa dikurangi. Foto: Dok. Pexels.com/mentatdgt)

    Itulah sembilan jenis gangguan mental yang wajib kamu ketahui. Jika kamu atau kerabat sedang mengalami gangguan ini, segera konsultasikan ke ahli. Beberapa gangguan memang tak bisa diobati tapi lewat terapi yang tepat, kamu bisa mengurangi tekanan yang ada dan beraktivitas seperti biasanya.

    Tak perlu khawatir dengan stigma 'gila' atau opini orang lain karena tubuh dan jiwa yang sehat adalah hal terpenting. Hubungi mental hotline di bawah ini:



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below