9 Tanda Fisik dari Gangguan Kesehatan Mental


  • 9 Tanda Fisik dari Gangguan Kesehatan Mental
    Banyak orang yang diam-diam mengalami gangguan kesehatan mental, dan gejalanya tak terlihat karena tersimpan dalam pikiran, tapi juga fisik. (Foto: Pexels.com)


    Banyak orang yang diam-diam mengalami gangguan kesehatan mental, dan gejalanya tidak terlihat karena tersimpan dalam pikiran mereka saja. Namun bagi sebagian yang lain, gejala tersebut nampak dari ciri-ciri fisiknya. Banyak dari tanda fisik ini yang mudah dikenali, tetapi tidak Anda sadari. Sebab penyakit mental berbeda pada setiap orang yang mengalaminya, dan reaksi mereka pun berlainan. 

    "Penyakit mental tidak bisa dan seharusnya tidak didiagnosa dari penampakannya saja, tapi kita seharusnya tidak mengabaikan tanda-tanda fisik dari masalah kesehatan mental," ujar Scott Dehorty, LCSW-C, Direktur Pelaksana Maryland House Detox, Delphi Behavioral Health.



    Nah, kalau Anda merasa Anda atau orang di sekitar Anda memiliki tanda-tanda fisik dari gangguan kesehatan mental ini, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. 

    1. Sakit perut

    Masalah perut ternyata bisa merupakan akibat dari apa yang ada di kepala. "Pasien dengan gangguan kecemasan bisa mengalami gangguan lambung seperti mual, sakit perut, bahkan diare," kata Marra G. Ackerman, MD, asisten profesor bidang psikiatri di NYU Langone Medical Center.

    (Baca juga: 5 Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Bunuh Diri)

    2. Berat badan naik atau turun mendadak 

    Perubahan berat badan yang drastis, entah itu naik atau turun, bisa menandakan kondisi kesehatan mental. "Kelainan makan adalah satu jenis gangguan kesehatan mental di mana seseorang memiliki kebiasaan makan yang tidak normal sehingga menyebabkan penurunan berat badan," kata Dr. Ayo Gathing, MD, psikiater yang juga penulis buku The Modern Trophy Wife. Depresi bisa menyebabkan berat badan turun karena kehilangan napsu makan dan perubahan mood.

    3. Perubahan gaya berpakaian 

    Orang-orang dengan bipolar disorder yang mengalami episode mania (suasana hati meningkat secara klinis) bisa mendadak memakai pakaian yang penuh warna atau ngejreng, atau memakai makeup tebal dan banyak perhiasan. "Mereka bisa terlihat ingar-bingar atau sangat enerjik," ujar Ackerman. Pasien dengan kelainan psikotik juga bisa memiliki pilihan busana yang kurang tepat, misalnya memakai jaket tebal saat udara panas.

    4. Energi berkurang

    Tanda-tanda fisik dari masalah kesehatan mental lainnya adalah energi yang menurun. "Mereka yang mengalami depresi parah sering berkurang energinya, dan karena itu kerap menghabiskan waktu sendiri tanpa beraktivitas fisik," papar psikolog klinis Dr. Carla Manly. Penyakit mental bisa menimbulkan kelelahan karena berbagai alasan, dari sulit tidur, kurang berolahraga, hingga kelelahan mental. 


    (Ekspresi kosong. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

    5. Ekspresinya kosong

    Orang yang mengalami depresi seringkali menunjukkan wajah yang tanpa ekspresi. Gambaran umumnya adalah, wajahnya tertunduk, matanya sedih, dan badannya tampak lunglai. Walaupun mereka berusaha memasang ekspresi yang cerah tetapi masih terlihat depresif.

    (Baca juga: 9 Makanan yang Dapat Bikin 'Mood' Lebih Baik)

    6. Higienitas yang buruk

    Kebersihan diri sering diabaikan ketika seseorang dalam episode depresif (suasana hati menurun secara klinis), demikian menurut Dehorty. "Rambut sering tidak dikeramas dan pakaian mereka kusut. Sebab mereka memang tidak memedulikan penampilan fisik mereka," katanya.

    7. Menarik diri

    Inilah ciri-ciri fisik dari gangguan kesehatan mental yang serius. Mereka yang menderita karena masalah kesehatan mental ini seringkali khawatir bahwa mereka tidak diterima lingkungannya, bahwa mereka inferior, dan harus menyembunyikan kelainannya. Akibatnya, mereka sering menyepi dan mengisolasi diri.

    8. Tidak bisa rileks

    Ketidakmampuan untuk rileks atau beristirahat merupakan tanda bahwa seseorang sedang melawan kondisi kesehatan mental. Kalau seseorang tidak bisa duduk tenang, dan terus bergerak atau gelisah, ada kemungkinan ia mengalami attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) schizophrenia, atau masalah kecemasan lain.

    9. Sering flu dan mengalami infeksi lain

    Banyak orang yang memiliki gangguan kesehatan mental mengalami flu dan infeksi berulangkali. Hal ini umumnya terjadi ketika Anda berada di bawah tekanan atau stres. Psikolog Dr. Ganz Ferrance juga mengatakan bahwa kondisi ini tidak akan sembuh atau hilang dengan cepat.  

    Adakah ciri-ciri fisik dari gangguan kesehatan mental ini yang Anda alami? 

    (Editor: Rahman Indra)



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below