Museum MACAN Usung Pameran Karya Tiga Seniman Asia


  • Museum MACAN Usung Pameran Karya Tiga Seniman Asia
    'The Mending Project' karya Lee Mingwei di Museum MACAN (Foto: Dok. Herworld Indonesia)


    Ekshibisi 'Life is the Heart of a Rainbow' di Museum MACAN (Modern and Contemporary Art in Nusantara) yang menampilkan lebih dari 100 karya seniman asal Jepang Yayoi Kusama berhasil menarik minat masyarakat untuk mengunjungi museum seni. 

    Setelah pameran fenomenal tersebut, Museum MACAN kembali menggelar pameran yang menampilkan karya tiga seniman Asia sekaligus. Mereka adalah Arahmaiani dari Indonesia, Lee Mingwei dari Taiwan/Amerika, dan On Kawara dari Jepang. 



    (Baca juga artikel: Memasuki Dunia Yayoi Kusama Di Museum Macan)

    "Kami sangat menanti-nantikan kesempatan menampilkan karya-karya penting dari ketiga seniman Asia yang signifikan ini - Arahmaiani, Lee Mingwei, dan On Kawara - pada audiens Indonesia," ujar Aaron Seeto selaku Direktur Museum MACAN, jelang pembukaan pameran, Kamis (15/11). 

    Rangkaian karya seni visual, instalasi interaktif, serta performans disiapkan untuk ekshibisi kali ini. Pemeran ini terbagi menjadi tiga topik, yaitu 'Masa Lalu Belumlah Berlalu' yang menampilkan karya Arahmaiani, 'Seven Stories' yang menampilkan karya Lee Mingwei, dan 'One Million Years' yang memperdengarkan karya On Kawara.

    (Foto: Dok. Herworld Indonesia)

    Para pengunjung dapat melihat lebih dari 70 karya Arahmaiani yang telah dibuatnya sejak tahun 1980-an hingga kini dalam berbagai medium, termasuk lukisan, instalasi, puisi, dan seni performans. 

    (Baca juga artikel: Tips Mengunjungi Museum Saat Liburan)

    Sejumlah isu lokal maupun global pun diangkat untuk karyanya, mulai dari konsumerisme, politik, agama, hingga imaji wanita dalam budaya kontemporer. Berbagai karya Arahmaiani yang ikonis dapat dilihat di ekshibisi ini, termasuk 'Flag Project', 'Do Not Preventh the Fertility of the Mind', dan 'I Love You'.

    (Foto: Dok. Herworld Indonesia)

    Sementara itu, Lee Mingwei menampilkan karya-karya yang bersifat personal, intim, dan emosional. Para pengunjung pun diajak untuk berinteraksi langsung melalui karyanya, seperti menulis surat di 'The Letter Writing Project' dan melakukan jamuan makan malam di 'The Dining Project'. 

    (Foto: Dok. Herworld Indonesia)

    Sedangkan 'One Million Years' karya On Kawara yang terbagi menjadi dua bagian, 'One Million Years [Past]' dan 'One Million Years [Future]', diperdengarkan untuk pertama kalinya di Indonesia melalui pameran ini. Karya partisipatif ini melibatkan dua orang relawan untuk membacakan nama tahun dalam karya ini.

    Pembacaan karya ini akan dilakukan selama tiga kali dalam seminggu, dan melibatkan presenter, pembaca berita, serta penyiar radio pada minggu pembukaannya, seperti Iwet Ramadhan dan Ria Lirungan.

    Ekshibisi ini telah resmi dibuka untuk publik sejak 17 November 2018, dan akan terus berlangsung hingga 10 Maret 2019.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below