Food & travel

Jelajahi Tradisi & Sejarah Korea Selatan Lewat 5 Kuliner Ini

By : Her World Indonesia - 2024-05-14 18:00:02 Jelajahi Tradisi & Sejarah Korea Selatan Lewat 5 Kuliner Ini

Popularitas Korean Pop (K-Pop) dan Korea Drama (K-Drama) di mancanegara membuat budaya Korea Selatan semakin dikenal oleh banyak orang. Pertumbuhan budaya Korea yang fenomenal ini pun tidak terlepas dari kemajuan teknologi yang ada. Mulai dari perawatan kulit, makeup, lagu, dan bahkan fesyen, dunia kini semakin berkiblat ke Negara Ginseng ini. Tak hanya itu saja, budaya makan ala Korea Selatan pun kian menjadi piliihan favorit semua orang.


Sebagian masyarakat ingin mencoba kulinernya meski tidak berkunjung secara langsung. Melihat demand yang tinggi, kini beragam restoran berkonsep masakan Korea menjamur di berbagai sudut kota. Jajanan ciri khas Korea seperti odeng, tteokbokki, dan kimbap menjadi pilihan orang-orang saat berkunjung ke restoran. Padahal sebenernya kuliner asal Korea Selatan yang unik dan lezat tak terbatas pada camilannya saja, lho.


Berikut enam kulineran tradisional yang aslinya sangat populer di Korea Selatan!


1. Samgyetang


(Sup ayam ginseng yang bernutrisi. Foto: Dok. koreanbapsang/Instagram)


Samgyetang atau sup ayam ginseng menjadi salah satu menu kuliner Korea Selatan yang sangat sehat. Dalam satu porsi, kamu akan menyantap satu ayam muda utuh yang perutnya diisi dengan beragam bahan masakan seperti bawang putih, beras ketan, dan lainnya. Kemudian, ginseng yang sudah dibungkus kain ditambahkan ke kuah perebusan ayam. Keunikan santapan ini tak berhenti di situ saja. Biasanya sup dimakan saat musim dingin atau hujan, tapi masyarakat Korea justru menyantapnya saat musim panas! Tradisi ini dilakukan untuk menggantikan nutrisi dan mengembalikan energi yang hilang akibat beraktivitas seharian.


(Baca juga: Sehat dan Hemat, 3 Tips Menyimpan Makanan Agar Tahan Lama)


2. Raw Marinated Crab


(Ganjang genjang, kepiting marinasi ala Korea Selatan. Foto: Dok. halalfoodhunt/Instagram)


Korea Selatan terkenal akan makanan lautnya yang difermentasi. Salah satunya adalah gejang atau raw marinated crab. Proses pembuatannya pun sederhana. Kepiting yang masih segar dimarinasi dengan soy sauce dan biasa disebut ganjang gejang. Namun, sebagian orang yang menyukai rasa pedas akan membumbuinya dengan saus bubuk cabai sehingga diberi istilah yangnyeom gejang. Dagingnya terasa padat dan lembut di lidah saat disantap. Gejang juga dijuluki sebagai 'rice thief' karena paduan rasa gurih asin pada kepiting sangat mengunggah hingga kamu tak akan sadar berapa banyak nasi yang sudah disantap.


3. Japchae

(Glass noodle yang disajikan sebagai side dish. Foto: Dok. ahnestkitchen/Instagram)


Japchae atau glass noodle menjadi makanan pendamping asal Korea Selatan yang selalu disajikan dengan berbagai menu makanan berat.  Japchae terbuat dari tepung ubi jalar yang menjadi transparan saat dimasak. Tak hanya berisi mi saja, japchae pun dilengkapi dengan tumisan sayur dan daging yang manis serta gurih.


4. Hobakjuk


(Sup labu yang harum dan bernutrisi. Foto: Dok. thatsarakim/Instagram)


Hobakjuk merupakan santapan Negara Ginseng yang berbahan dasar buah labu! Lebih tepatnya, labu kabocha yang diolah menjadi bubur. Tak hanya itu saja, bubur ini dilengkapi kedelai, kacang merah, dan kue beras berbentuk bola-bola kecil. Cita rasa manis menyatu dengan teksturnya yang lembut di lidah. Selain rasanya yang lezat, hobakjuk memiliki segudang manfaat gizi untuk kesehatan seperti memperlancar pencernaan dan meredakan panas tubuh.


5. Naengmyeon


(Segar dan gurih saat mencicipi cold noodles. Foto: hungrlyn/Instagram)


Mi biasanya disajikan dalam kuah yang hangat. Namun, naengmyeon justru menggunakan konsep sebaliknya, mi dikuahi kaldu sapi atau kimchi lobak dingin! Tak hanya cita rasa kaldu, bagi kamu pencinta pedas bisa mencoba Bibim-naengmyon, mi dingin tak berkuah yang dibaluri cabai pedas. Sekilas fakta, santapan naengmyeon ini disebut berasal dari Korea Utara. Saat perang saudara, sebagian orang Korea Utara memilih tinggal di Korea Selatan dan mengenalkan sajian ini sampai akhirnya menjadi santapan favorit masyarakat lokal sana.


6. Mandu-guk 

(Sup pangit tradisional yang dilengkapi kue beras dan rempah-rempah. Foto: Dok. Foodie Factor/Pexels)

Mandu-guk merupakan sup pangsit tradisional ala Korea Selatan yang comforting dan hangat saat dicicipi. Keunikan sup ini terletak pada bahan-bahan yang digunakan selain mandu, pangsit berbentuk bulan sabit. Kuah sup berbahan dasar kaldu ikan teri atau daging sapi. Sementara mandunya biasa diisi dengan daging sapi dan sayuran. Tak hanya itu saja, kuahnya dilengkapi cita rasa jamur shiitake, bawang bombay, dan irisan kue beras. 


(Baca juga: Treasures of Sigi: Perpaduan Cita Rasa dan Warisan Nusantara)


Kuliner Korea Selatan memang miliki keunikan dan ceritanya tersendiri. Berbagai santapan yang populer justru memiliki asal usul dan fakta yang menarik. Saat memakannya, kamu tidak hanya menjelajahi cita rasa, tapi juga kebudayaan dan tradisi negaranya. Jajanan Korea Selatan seperti odeng dan tteobokki memang sering dipilih oleh berbagai kalangan. Namun, jika kamu ingin mencicipi rasa otentik kulineran tradisional Korea Selatan, keenam makanan di atas patut kamu coba setidaknya sekali seumur hidup!


(Penulis: Zahrah Pricila)


Food & travel