Kenali Tanda-tanda Stress Pada Remaja


  • Kenali Tanda-tanda Stress Pada Remaja
    Kenali tanda tres pada remaja ini. (Foto : Dok. Ron/ Pexels)

    Masa remaja merupakan masa yang paling indah sekaligus rentan mengalami stres atau depresi berkepanjangan. Depresi pada masa remaja umumnya diakibatkan oleh pengaruh media sosial namun tidak menutup kemungkinan faktor lain juga dapat menjadi penyebab dari permasalahan tersebut.

    Oleh karena itu, perlu adanya bimbingan atau peran orang tua dalam menangani stres pada anaknya. Umumnya, remaja yang stres akan mengalami beberapa perubahan perilaku. Yuk, kenali tanda-tanda stress pada remaja lebih lanjut.




    Mengisolasi Diri

    Tanda-tanda stress pada remaja

    (Kenali 7 Tanda -Tanda Stress pada Remaja. Foto : Dok. Mart Production/ Pexels)

    Remaja yang sedang mengalami perubahan mood dan sedih secara terus menerus, umumnya akan menghindari pertemuan atau berada di tengah-tengah orang banyak. Pasalnya, pada usia remaja akan banyak menghabiskan waktu bersama teman-temannya.

    Berbeda dengan introvert, remaja yang mengalami stres akan merubah perilaku sosialnya dengan menghindari interaksi bersama dengan orang lain dan cenderung bersikap apatis. Janganlah memearahi anak jika dia terlihat tidak nyaman berada di tengah keramaian, cobalah untuk memberi ruang dan memahami dirinya lebih baik. 


    Kehilangan Fokus

    Kehilangan fokus bisa menjadi tanda seorang remaja sedang mengalami depresi. Hal ini diakibatkan karena saat seseorang mengalami stres atau kecemasan, otak akan sibuk menangkal perasaan tidak nyaman tersebut sehingga sulit berkonsentrasi pada hal lain. Bagi kamu yang sedang mengalami ini dan ingin mengembalikan fokusmu kembali, cobalah dengan mempraktikkan mindfullness sejenak di tengah kesibukan yang padat.


    (Baca Juga: Berikut 5 Warna Pakaian Yang Bantu Menghilangkan Stress)


    Gangguan Tidur

    Saat kamu stres pada usia yang masih remaja, kamu akan mengalami perubahan waktu tidur yang signifikan, sebagai contoh kamu akan selalu terjaga di setiap malam atau kamu merasa masih butuh istirahat walaupun sudah tidur seharian. Padahal kurang tidur atau istirahat dapat mengganggu kesehatan dan menurunkan produktivitas.

    Penyebab gangguan insomnia yang sering terjadi pada orang yang mengalami depresi yaitu karena pada umumnya mereka cenderung mengonsumsi kafein secara berlebih. Cobalah untuk minum susu atau berolahraga agar dirimu dapat tidur lebih cepat.


    Pola Makan Tidak Teratur

    Tanda-tanda stress pada remaja

    (Kenali 7 Tanda -Tanda Stress pada Remaja. Foto : Dok. Koolshooters/ Pexels)

    Jika berat badan mu turun tanpa kamu sadari, waspada bahaya stres mengancammu, karena ketika kamu mengalami depresi kamu akan menjadi sangat tertekan dan kehilangan napsu makan. Hal ini disebabkan karena ketika stres, tubuh akan melepaskan hormon kortikotropin, yang berfungsi untuk menekan nafsu makan.

    Otak juga mengirimkan pesan ke kelenjar adrenal yang berada di atas ginjal untuk mengeluarkan lebih banyak hormon epinefrin yang membantu memicu respon tubuh untuk menunda makan. Inilah mengapa orang yang stres cenderung tidak memiliki nafsu makan.


    (Baca Juga: Ini Manfaat Meditasi, Bisa Mengurangi Stres & Kecemasan!)


    Pelupa

    Stres yang berkepanjangan dan tidak dicoba untuk diatasi dapat memicu terjadinya masalah daya ingat sementara. Akan tetapi, stres kronis atau paparan stres jangka panjang yang berlebih dapat meningkatkan risiko seperti demensia. Semakin berat stres yang dirasakan, semakin banyak juga energi fisik, maupun mental yang semakin terkuras. Kecenderungan mudah lupa bisa menjadi tanda dari stres berkepanjangan atau burnt out yang tertunda.


    Kehilangan Motivasi

    Perasaan cemas akan selalu menyelimuti remaja yang depresi, hingga dihadapkan pada kondisi yang terjadi ketika remaja mulai kehilangan motivasi untuk melakukan sesuatu, misalnya bersosialisasi atau sekolah. Saat mengalami depresi, remaja akan meragukan kemampuannya sendiri, sehingga akan mulai menghindari tantangan baru atau menunda-nunda pekerjaan dan merasa kesulitan untuk memulai suatu pekerjaan. Parahnya lagi jika remaja hilang tujuan atau target yang hendak diraih dalam hidup.


    Menjadi Pribadi Sensitif

    Tanda-tanda stress pada remaja(Kenali 7 Tanda -Tanda Stress pada Remaja. Foto : Dok. Koolshooters/ Pexels)

    Jika seorang remaja sering berpikiran negatif dan cenderung pesimis pada setiap permasalahan yang dihadapi, sebagai orang tua harus mencari akar penyebabnya. Jika memungkinkan orang tua harus bertanya kenapa sang anak merasa seperti itu. Remaja yang merasa tertekan sepanjang waktu cenderung tidak dapat mengontrol gelombang emosinya, sehingga kerap kali terlibat dalam suatu perkelahian.


    Berikut beberapa tanda-tanda stress pada remaja yang perlu kamu atau orang tua ketahui. Pengenalan tanda yang diketahui secara cepat dapat membantu penyelesaian masalah. Cobalah untuk berolahraga, meditasi, kosnultasi dengan psikolog maupun terapi sebagai bentuk penanganan dalam mengatasi stres pada remaja. 


    (Penulis: Fathya Jeehan)




  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Velove Vexia Cover April 2022
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below