14 Penyebab Nyeri Payudara yang Perlu Diketahui


  • 14 Penyebab Nyeri Payudara yang Perlu Diketahui
    Tak semua penyebab nyeri payudara berbahaya. Pelajari 15 hal berikut untuk mengetahuinya (Foto: Dok. Pexels/Laker)

    Wanita memang sering mengalami nyeri payudara. Mulai dari karena hal sederhana yang sifatnya normal dan tidak membahayakan, sampai pada penyebab lain yang harus diwasapadai agar nyeri tersebut tak kemudian berubah jadi penyakit yang lebih serius. Oleh karenanya sebagai wanita, kita memang harus punya kewaspadaan ekstra terhadap bagian-bagian penting dari tubuh kita mulai dari vagina hingga payudara. Dua bagian inilah yang tak dimiliki kaum pria. Oleh sebab itu, yuk, mulai cintai mereka dari sekarang dan jangan sampai lengah jika ada sesuatu yang bikin kamu tak nyaman. Segera identifikasi dengan cara sederhana atau langsung ke dokter jika dirasa sudah sangat mengganggu, ya

    Nah, dalam artikel kali ini, Herworld akan khusus bicara tentang nyeri payudara yang sering dialami kaum wanita. Seperti yang sudah disebutkan di atas, kamu hanya perlu sedikit lebih peka dalam mengenali rasa sakit mana yang masih masuk dalam taraf normal dan mana yang dirasa perlu pemeriksaan lebih lanjut.  So, daripada berlama-lama, mari segera kita cek 14 penyebab nyeri payudara di bawah ini.

    1. Ukuran Payudara

    Tidak mengada-ada, namun payudara yang terlalu besar dapat menyebabkan nyeri. Hal ini diakibatkan karena otot-otot yang ada di sekitarnya harus menopang beban berat yang pada akhirnya mengakibatkan rasa sakit. Biasanya, area sekitar leher, punggung dan bahu lah yang pertama kali akan terasa pegal dan tak nyaman akibat kondisi ini. Namun hal ini bukan hal yang perlu kamu kuatirkan. Sebab jika ukuran payudara alamimu memang besar, maka hal ini adalah hal lumrah yang mau tak mau akan sering kamu rasakan.



    2. Pernah operasi payudara

    Jika kamu pernah menjalani operasi payudara atas alasan apa pun baik cedera ataupun operasi membesarkan payudara, maka ada beberapa efek samping yang akan mengikuti termasuk rasa nyeri yang suka tiba-tiba datang. Jika memang benar demikian, maka konsultasikanlah hal ini pada dokter yang dulu menanganimu supaya rasa tidak nyaman yang kerap menghampiri ini bisa diminimalisir.

    3. Ketidakseimbangan asam lemak pada payudara

    Wanita yang sering makan makanan tinggi lemak dan karbohidrat buatan cenderung akan mengalami ketiidakseimbangan fatty acid yang akan mengakibatkan menumpuknya lemak pada sel-sel payudara. Alhasil, payudara pun akan terasa nyeri karena jaringan di dalamnya akan makin sensitif  terutama saat mensirkulasi hromon ke seluuruh bagian 

    4. Efek penggunaan obat-obatan tertentu

    Penggunaan obat-obatan tertentu seperti treatment kesuburan, pil KB oral, atau obat-obatan lain yang ada hubungannya dengan hormon, amat bisa menyebabkan payudaramu terasa nyeri. Salah satu efek samping yang paling sering dirasakan adalah payudara yang terasa lunak dan lembut saat jumlah hormon estrogen dan progesteron terlalu banyak dimasukkan ke dalam tubuh. Ketidakseimbangan hormon pun akhirnya terjadi. Lalu beberapa jenis pengobatan eperti misalnya antidepresan, antibiotik, dan obat darah tinggi juga sering menyebabkan rasa tak nyaman pada beberapa wanita. Jadi sebelum mengonsumsinya, tanyakan dulu efek sampingnya pada dokter, ya.

    (Baca juga: 7 Makanan Sehat untuk Jantung)

    5. Konsumsi kafein yang terlalu banyak

    Dilansir dari situs Mayoclinic, meski belum ada penelitian lanjutan dan mendalam mengenai hal ini, namun beberapa wanita menyatakan nyeri payudaranya terasa jauh berkurang setelah mengurangi konsumsi kafein. Jadi mungkin caffein intake yang kebablasan bisa berpengaruh pada jaringan-jaringan tertentu dalam payudara yang menyebabkannya terasa sakit.

    6.  Masa-masa menjelang haid

    Nah kalau ini, rasanya beberapa dari kamu pasti mengalaminya tiap bulan. Gejolak hormon yang terjadi dalam tubuh wanita terutama saat akan menstruasi, menyebabkan banyak dari kita mengalami perubahan sementara baik secara fisik maupun psikologis. Mulai dari segi emosi yang sulit dikontrol, keinginan untuk makan yang manis-manis, selalu lapar, bahkan pengencangan otot-otot payudara termasuk puting yang mengeras, sering dialami oleh beberapa wanita. Oleh sebab itu, nyeri payudara yang terjadi atas dasar alasan ini adalah normal adanya.

    7. Pernah terjadi kecelakaan

    Jika payudaramu pernah cidera entah terbentur sesuatu atau apa pun, maka hal itulah yang akan mengakibatkan payudara nyeri di waktu-waktu tertentu. Kadang saat malam akan tidur atau pagi saat bangun, macam-macam. Intinya, ia akan terasa sakit karena memang pernah terjadi sesuatu. Kompres saja dengan air hangat saat rasa itu muncul. Tak perlu pengobatan khusus terutama jika kamu sudah pernah berobat pada saat kecelakaan terjadi. Tinggal konsultasi saja dengan tenaga medis yang merawatmu saat nyerinya betul-betul tak tertahankan.

    8. Penggunaan bra yang salah

    (Pilih bra yang tepat agar payudara tak nyeri lagi. Foto: Dok. Pexels/Cottonbro)


    Ini juga tak bisa main-main. Memilih penyangga payudara atau yang biasa dengan sebutan bra atau BH (breast holder) adalah sebuah hal sederhana yang nyatanya punya efek tak sederhana. Jika bra mu tak sesuai dengan ukuran payudara, maka otot-otot payudara akan jadi korban. Jika kekecilan, maka payudaramu akan terasa nyeri karena ia bak terhimpit dan tertekan secara paksa. Sebaliknya jika kebesaran, maka guna penyangga jadi sia-sia. Ia takkan mampu menyangga dengan baik karena ukurannya tidak pas. Oleh sebab itu, mintalah bantuan pada penjaga toko bra untuk membantumu memilih size yang tepat.

    9. Terjadi sesuatu pada dada bagian dalam

    Ada banyak hal yang bisa saja terjadi di sekitar dadamu. Entah kondisi asam lambung berlebih yang menyebabkan heartburn, ritme jantung yang tak normal, hingga penyakit paru. Semua ini bisa menyebabkan rasa nyeri pada payudara yang pada dasarnya tak terjadi di payudara melainkan pada organ-organ di sekitarnya. Oleh sebab itu, jika sakitnya luar biasa dan tak hilang selama satu minggu, lebih baik periksakan diri ke spesialis penyakit dalam untuk mengetahui kondisimu secara lebih detail. Kalau sudah begini baiknya jangan dibiarkan, ya

    (Baca juga: Intip Tips Menjaga Kesehatan Area Kelamin Wanita)

    10. Sedang terjadi infeksi

    Nyeri yang terjadi terus menerus atau hilang timbul dan disertai dengan sensasi terbakar pada payudara biasanya terjadi karena ada infeksi yang sedang terjadi. Hal ini bisa dilihat dari adanya memar atau sesuatu yang lain yang biasanya tak kamu lihat pada payudaramu. Jika disentuh pun ia biasanya akan terasa sakit dan tak nyaman. Konsultasikan segera pada dokter sebelum infeksi ini berkembang luas jadi peradangan atau justru kondisi lain yang lebih berbahaya.

    11. Kista payudara

    Rasa nyeri pada payudara yang disertai dengan munculnya benjolan kecil pada permukannya bisa jadi menandakan bahwa kista sedang berkembang. Tak usah panik karena sebagian besar kista dapat disembuhkan dengan pengobatan rutin. Segera ke rumah sakit untuk mendapat arahan yang tepat. Jangan sampai berlarut-larut karena jika dibiarkan, tentu kista yang pada mulanya tak terlalu berisiko bisa jadi berkembang ke satu kondisi yang tak diinginkan.

    12. Menyusui


    (Asi harus selalu dikeluarkan, ya, supaya payudara tak terasa sakit. Foto: Dok. Pexels/Wendy Wei)


    Next, nyeri payudara jenis ini biasa terjadi pada para busui. Air susu ibu yang tak rutin dikeluarkan akan bikin payudara terasa amat sangat nyeri terutama saat kuantitas ASI sudah memenuhi seluruh ruang di dalam payudara. Payudara jadi sangat keras bahkan tak jarang bikin busui menjadi demam atau keringat dingin. Oleh sebab itu, ASI harus selalu dikeluarkan karena kalau tidak malah bisa berbahaya. Malah, nyeri payudara yang sering terjadi pada saat menyusui ini harus dapat perhatian ekstra. Jika tidak, ia bisa berkembang ke peradangan yang jauh lebih hebat dan biasa disebut dengan istilah mastitis.

    13. Komplikasi praktik implan payudara

    Jika kamu pernah implan payudara, bisa jadi terjadi komplikasi di dalamnya yang menyebabkan nyeri payudara. Oleh sebab itu, praktik implan harus terus dibarengi dengan check up rutin untuk menjaga kesehatan payudaramu. Karena tak hanya diberi obat penghilang rasa sakit, biasanya kamu juga akan diberi vitamin khusus untuk treatment lanjutan. Jangan sampai diabaikan, ya. Karena efeknya bisa bikin payudaramu terasa sangat nyeri jika dibiarkan begitu saja tanpa pantauan dari ahlinya.

    14. Kanker payudara

    Kalau nyeri payudaramu sudah terasa sangat hebat, dibarengi sensasi terbakar, ada benjolan, bahkan keluar cairan putih atau bahkan darah dari ujung puting, maka kamu harus sangat waspada dan segera larikan dirimu ke rumah sakit terdekat. Hal ini boleh dibilang sudah dalam tahap bahaya karena gejala itu bisa berujung pada kondisi kanker payudara. Oleh sebab itu sebelum hal ini terjadi, rajin-rajinlah lakukan pemeriksaan payudara sendiri di rumah rutin sebelum tidur. Sentuh perlahan dan temukan ada benjolah keras pada payudaramu atau tidak. Cek mammogram pun disarankan wajib dilakukan setidaknya 2 tahun sekali bagi para wanita. Sebab biasanya kanker payudara tak bergejala sampai pada stadium akhir. Jadi ada baiknya selalu lakukan pencegahan sebelum semuanya terlambat.





  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Maudy Ayunda dan Amanda Khairunnisa Cover Agustus 2021
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below