Cara Menghadapi Pasanganmu Yang Bipolar


  • Cara Menghadapi Pasanganmu Yang Bipolar
    (Cara menghadapi pasangan bipolar. Foto:Dok.AndreyPopov/istockphoto)

    Saat kamu menjalin sebuah hubungan, belum tentu kamu sudah mengetahui banyak hal tentang pasanganmu sebelum kamu memutuskan untuk bersama dengan pasanganmu ini. Sering kali, sifat asli ataupun beberapa hal dari pasangan kamu, yang baru kamu ketahui ternyata membuat kamu shock atau bahkan speechless terhadap penemuan barumu saat sudah menjalin hubungan dengannya. Bagaimana jika kamu bertemu dengan pasangan yang ternyata memiliki penyakit mental bipolar?

    (Baca juga: Cara Menghadapi Pria Tidak Berkomitmen, Tanpa Paksaan)

    Bipolar adalah penyakit kejiwaan, di mana sang pengidap memiliki perubahan mood yang sangat ekstrim dalam waktu yang singkat, yang membuatmu bisa tidak mengenali orang tersebut, karena perubahan sifatnya yang berbeda jauh. Namun, hal itu bukan berarti kamu tidak bisa menjalin hubungan kasih dengan orang yang mengidap penyakit bipolar. Kamu hanya harus memikirkan apakah kamu bisa menerima pasanganmu itu apa adanya, dan apakah yang harus kamu lakukan untuk menghadapi pasanganmu yang mengidap penyakit bipolar ini.


    1. Mencari tahu semua hal tentang penyakit bipolar


    (Mencari tahu lebih dalam terkait bipolar. Foto:Dok.Pexels/pixabay)

    Untuk menjalani dan menerima pasanganmu yang memiliki penyakit bipolar ini, tentu saja kamu sebagai pasangan harus mencari tahu lebih banyak tentang penyakit ini untuk memahami cara berkomunikasi yang benar dengan pasanganmu. Kamu juga bisa mencari informasi dari sumber yang terpercaya untuk membantu memberikan pandangan yang seimbang tentang kondisi ini. Pelajarilah mengenai bipolar ini secara lebih mendalam, kemudian cari tahu juga apa yang dihadapi oleh pasanganmu dengan penyakitnya ini, dan bagaimana cara kamu harus bereaksi dengan hal tersebut.


    2. Cari tahu pemicunya


    (mencari-cari hal yang memicu bipolar pasangan.Foto:Dok.StockSnap/pixabay)

    Hal yang terjadi pada seorang bipolar juga memiliki pemicunya, meski tidak semua begitu. Namun, tidak ada salahnya juga untuk kamu membantu menggali lebih dalam dengan melakukan riset terhadap kondisi pasanganmu sendiri, dan bagaimana cara dia mengatasi saat penyakitnya tersebut kambuh. Dengan kamu mengetahui pemicunya, maka bisa mengurangi peluang munculnya pemicu perubahan moodnya tersebut.

    (Baca juga:Hati-Hati, Inilah Ciri Pacar Toxic yang Harus Kamu Tahu!)

    3. Selalu menjaga komunikasi baik


    (selalu komunikasikan. Foto:Dok.sasint/pixabay)

    Para pengidap bipolar sering kali tidak menyadari perubahan sikapnya yang ekstrim ini bisa memngaruhi kenyamanan orang sekitar. Maka dari itu, kamu harus mengkomunikasikan dengan baik tentang perasaanmu juga kepadanya baik perasaanmu yang tertekan, lelah ataupun mengalami masalah lain karena penyakit pasanganmu ini. Tak hanya mengkomunikasikan saja kamu harus memiliki sikap yang sabar dalam menghadapi hal ini.


    4. Mendukung pasanganmu

    (selalu support pasangan. Foto:Dok.5688709/pixabay)

    Bipolar dapat disembuhkan, hal ini memang butuh waktu, namun jika dirawat dengan pengobatan dan juga perawatan yang tepat, bipolar dapat sembuh. Dukunglah pasanganmu dalam mengikuti rangkaian program penyembuhan dan pengobatannya. Temani ia saat menjalani proses itu, maka bisa mengurangi risiko gejala bipolar suatu saat.

    (Baca juga:Ketahui Cara Menyelesaikan Konflik Rumah Tangga Dengan Bijak)

    Itulah 4 cara yang bisa kamu lakukan untuk menghadapi pasanganmu yang mengidap penyakit bipolar. Dengan kunci sabar dan semangat, semuanya akan dilalui untuk menuju ke hal yang lebih baik.


    (Penulis: Ellys Natalia)


  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Maudy Ayunda dan Amanda Khairunnisa Cover Agustus 2021
    Grab it Now!



 

Related Articles