Inilah Sederet Makanan untuk Tekanan Darah Rendah


  • Inilah Sederet Makanan untuk Tekanan Darah Rendah
    Inilah Sederet Makanan untuk Tekanan Darah Rendah. (Image: Doc. Senivpetro/Freepik)

    Bagi sebagian besar orang, tekanan darah rendah mungkin tidak menimbulkan gejala apa pun, dan tidak selalu menjadi masalah kesehatan serius. Namun, sebagian besar orang lainnya mungkin mengalami tekanan darah rendah berkepanjangan dan bahkan menimbulkan munculnya gejala. 


    Tekanan darah rendah, atau dikenal juga sebagai hipotensi, adalah kondisi ketika darah mengalir melalui pembuluh darah pada tekanan yang lebih rendah dari normal. Para ahli medis mengakui nilai tekanan darah kurang dari 90/60 mmHg sebagai hipotensi. 




    Beberapa makanan dan minuman berikut ini dapat membantu meningkatkan tekanan darah. Kira-kira apa saja? Berikut daftarnya!


    (Baca juga : 10 Makanan Terbaik Untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi)


    1. Makanan tinggi vitamin B12 dan folat

    makanan untuk tekanan darah rendah

    (Racool_Studio/Freepik)


    Menurut American Heart Association, kekurangan vitamin B12 dan folat dapat menyebabkan anemia, yang dapat menyebabkan nilai tekanan darah rendah. Sumber makanan tinggi vitamin B12 terbaik, seperti daging, telur, ikan, susu, dan keju. Sementara itu, kamu bisa mendapatkan makanan tinggi folat dari sayuran berdaun hijau termasuk brokoli, telur, bit, kacang polong, buah citrus, kacang-kacangan, dan biji-bijian (seeds). 


    (Baca juga : 10 Makanan Terbaik Untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi)


    2. Mengonsumsi makanan asin (salty food)

    makanan untuk tekanan darah rendah

    (Tuna. Lifeforstock/Freepik)


    Mengonsumsi makanan dengan kandungan garam tinggi dapat membantu meningkatkan nilai tekanan darah. Ini karena, garam atau natrium klorida dapat memengaruhi hormon yang mengontrol keseimbangan air tubuh, yang kemudian dapat meningkatkan tekanan darah.


    Penderita tekanan darah rendah bisa mendapatkan nilai tekanan darah normal dengan meningkatkan asupan garam. Sumber makanan dengan kandungan garam tinggi termasuk zaitun, keju cottage, dan tuna. Kamu juga bisa menambahkan garam ke dalam makanan. 


    3. Makanan dan minuman yang mengandung kafein

    Makanan untuk tekanan darah rendah

    (Janoonn028/Freepik)


    Makanan dan minuman yang mengandung kafein dapat membantu meningkatkan tekanan darah rendah. Minuman mengandung kafein seperti kopi dan teh berkafein biasanya dapat menyebabkan peningkatan detak jantung dan lonjakan sementara nilai tekanan darah. Efek ini biasanya berjangka pendek, dan asupan kafein tidak mempengaruhi tekanan darah setiap orang dengan cara yang sama. Jika kamu seorang peminum kopi biasa, kamu juga dapat mengembangkan toleransi yang lebih tinggi terhadap efeknya pada sistem vaskular.


    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa minum kopi dapat meningkatkan tekanan darah sementara pada orang yang tidak minum kopi secara teratur.


    4. Memperbanyak minum air putih

    Makanan untuk tekanan darah rendah

    (Freepik)


    Mengutip dari Medical News Today, tekanan darah seseorang bisa turun ketika mengalami dehidrasi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mempertahankan tingkat cairan yang cukup dengan perbanyak minum air putih. Para ahli kesehatan dan dokter merekomendasikan minum air setidaknya dua liter (kira-kira delapan gelas) setiap hari. Tingkatkan asupan air saat berada di tengah cuaca panas atau saat berolahraga.


    (Baca juga: Cek Rutin Tekanan Darah Dapat Cegah Risiko Demensia)


    Jenis-Jenis Tekanan Darah


    Ada berbagai jenis hipotensi atau tekanan darah rendah, antara lain: 


    1. Hipotensi ortostatik


    Hipotensi ortostatik juga dikenal sebagai hipotensi postural. Jenis tekanan darah ini terjadi ketika mereka berdiri dari duduk atau berbaring. Kondisi ini biasanya menimbulkan rasa pusing yang bisa menyebabkan jatuh, pingsan, atau cedera, terutama pada orang tua. Seseorang mungkin mengalami hipotensi ortostatik karena dehidrasi, adanya kondisi neurologis, masalah jantung, dan konsumsi obat-obatan tertentu. 


    2. Hipotensi postprandial


    Hipotensi postprandial merupakan jenis tekanan darah rendah yang terjadi setelah makan. Proses pencernaan membutuhkan tubuh untuk memompa lebih banyak darah ke perut dan usus kecil. Pada beberapa orang, proses ini tidak terjadi secara efisien, sehingga tekanan darah rendah dapat terjadi. 


    Hipotensi postprandial dapat terjadi pada seseorang setelah stroke atau setelah mengalami kecelakaan. Kondisi tekanan darah rendah ini juga dapat dikaitkan dengan usia atau kecenderungan genetik.


    3. Hipotensi berat terkait dengan syok


    Shock merupakan bentuk ekstrim dari hipotensi atau tekanan darah rendah, di mana nilai tekanan darah turun ke tingkat yang sangat rendah. Ini termasuk keadaan darurat medis, dan seseorang dengan gejala syok membutuhkan perhatian medis segera. Syok dapat terjadi akibat pendarahan, luka bakar besar, atau kehilangan cairan tubuh yang berlebihan.


    Tips agar terhindar dari tekanan darah rendah


    Ada beberapa perubahan yang bisa dilakukan untuk membantu mencegah terjadinya tekanan darah rendah: 


    • Mengonsumsi makanan dengan porsi kecil lebih sering. Mengonsumsi makanan dengan porsi besar dapat menyebabkan penurunan tekanan darah yang lebih dramatis, karena tubuh akan bekerja lebih keras untuk mencerna makanan 
    • Minum lebih banyak air dan batasi alkohol. Ini karena, dehidrasi dapat menurunkan nilai tekanan darah. Tingkatkan asupan air saat berada di tengah cuaca panas dan saat berolahraga. 
    • Ubah posisi tubuh (seperti berdiri) secara perlahan.
    • Hindari menghabiskan waktu terlalu lama di sauna, bak mandi air panas, dan ruang uap yang dapat menyebabkan dehidrasi.





  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Maudy Ayunda dan Amanda Khairunnisa Cover Agustus 2021
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below