Marsha Timothy Cerita Industri Film Dan Keluarga


  • Marsha Timothy Cerita Industri Film Dan Keluarga
    Cerita Marsha Timothy tentang film dan keluarga (Foto:Dok/Herworld Indonesia)

    Bekerja sebagai seorang aktor, Marsha Timothy (42) cerita industri film dan perannya menjadi seorang ibu.



    (Cerita Marsha Timothy tentang industri film.Foto:Dok/Herworld Indonesia)




    Apa kabar Marsha dan keluarga?

    So far, so good, Alhamdulillah. Setelah empat bulan di awal tahun lalu semua kegiatan berhenti, masih harus meraba-raba situasi dan masih serba bingung, terutama anak yang harus sekolah online. Lumayan lelah awalnya, tapi sekarang membaik, sudah sangat terbiasa dengan situasi pandemi ini, dan sudah melakukan aktivitas dengan protokol kesehatan pastinya.


    Lalu bagaimana industri film saat ini?

    Beberapa waktu lalu, kita diajak mengirim surat kepada pemerintah sebagai dukungan untuk para pekerja seni. Melihat bioskop belum beroperasi secara maksimal, hal ini berimbas pada pemutaran film. Walaupun sekarang banyak platform lain, tapi ada beberapa film yang rasanya akan berbeda jika disaksikan di rumah. Jadi, kita mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah untuk pekerja seni dari segala bidang seperti kesehatan, keamanan dan lainnya. Bisa dibilang ada jaminan bahwa kita masih bisa kembali berkarya.


    Selain mengirimkan surat untuk pemerintah, apa yang teman-teman sineas gerakkan agar industri film aktif kembali?

    Untuk aktif kembali, itu tergantung pribadi masing-masing. Ada yang menutup diri dan memutuskan tidak melakukan kontak dengan orang lain. Ada juga seperti saya yang mengambil pekerjaan dengan jaminan tertentu. Yang pasti harapan kita bioskop bisa aktif kembali, apalagi saat ini sudah ada vaksin yang menambah harapan akan ada kemajuan untuk kembali lagi.


    Sambil menunggu keadaan industri film pulih, lalu apa kesibukan para aktor saat ini?

    Kalau aktor film atau layar kaca, kita masih produksi karena banyak platform film yang bisa menayangkannya. Tapi seni teater, berat sekali. Karena saat melakukan proses syuting saja, kita harus melakukan protokol kesehatan yang berkala. Tapi bagaimana pun menurut saya, seni tidak akan habis oleh waktu dan selalu beradaptasi. Seni juga sesuatu yang abstrak tidak bisa ditentukan jelek dan bagus. Sehingga dengan cara apapun kita berusaha tetap menjalaninya.



    (Pandangan Marsha Timothy soal Seni.Foto:Dok/Herworld Indonesia)

           

    "Menurutku seni tidak akan habis oleh waktu dan selalu beradaptasi."


    Menurut Marsha, apa perbedaan yang paling terasa dari industri film dulu dengan adanya pandemi ini?

    Tentu banyak. Dulu suasana kerja terasa lebih happy, sementara sekarang beberapa production house lebih memilih secara virtual untuk melakukan persiapan, sehingga saat bertemu langsung tinggal syuting. Lalu di lokasi, harus melakukan cek kesehatan sebelum syuting dan reading. Tentunya tidak bisa banyak orang masuk ke dalam set. Karena dari segi pemain juga ingin adanya jaga jarak. Dan dari pribadi sendiri, saya jadi membawa lebih banyak barang tentunya.


    Kabarnya Marsha akan bermain film Noktah Merah Perkawinan?

    Ya, sudah selesai proses syuting, dan dari kabar terakhir sedang melakukan picture look. Sangat menyenangkan bekerjasama dengan Sabrina, sutradara yang masih muda dan memiliki vibe baru. Kita sedang mempertahankan agar tetap tayang di bioskop, namun belum tentu juga karena masih melihat keadaan ke depannya.


    Adakah karakter yang berbeda dari diri Marsha dengan peran yang dimainkan?

    Mungkin yang berbeda dari saya dengan Ambar untuk film Noktah ini adalah latar belakang keluarga. Untuk proses Noktah sendiri kita bertatap muka, sehingga demi membangun chemistry-nya memerlukan workshop yang begitu panjang dan komunikasi yang lancar, sehingga menjadi lebih mudah.




    (Makna film menurut Marsha Timothy.Foto:Dok/Herworld Indonesia)


    Apa makna film untuk Marsha?

    Film atau akting buat saya bukan hanya sekadar hiburan, tapi juga merekam suatu masa. Bagian dari sejarah, sehingga untuk bisa tergabung dalam suatu project, buat saya adalah teamwork, keindahan dan magical.


    Beberapa bulan lalu Marsha berulang tahun. Adakah target baru di umur yang sekarang?

    Sebetulnya saya tidak pernah punya rencana atau menargetkan sesuatu. Marsha masih menjadi orang yang sama. Namun di usia 42 tahun ini, mungkin mengalami proses pendewasaan yang secara alami saja setelah melewati banyak hal, pastinya membentuk kepribadian. Selain itu, sekarang saya lebih banyak dan sering memerhatikan makanan yang masuk ke dalam tubuh, seperti sayuran.



    (Marsha Timothy kini peduli akan kesehatan.Foto:Dok/Herworld Indonesia)


    Marsha menjadi lebih peduli dengan kesehatan juga?

    Pandemi ini membuat saya semakin sering berolahraga. Sebetulnya karena merasa bingung akibat tidak melakukan kegiatan apa-apa, sehingga berolahraga di rumah setiap hari. Imbasnya jadi kebiasaan, bahkan saat break syuting saya usaha untuk tetap olahraga. Olahraga juga membuat wajah terlihat lebih segar.


    Lalu bagaimana menjadi seorang ibu di usia yang baru?

    Seiring usia anak yang terus bertambah, harus menghadapi proses yang baru lagi. Sebagai ibu, rasa dan keinginannya tetap sama bahwa ingin yang terbaik untuk anak. Saya banyak memberi contoh bagaimana menjadi manusia, how we take care to ourself, makan sehat, olahraga, tidak boleh sombong dan pastinya melihat momen di mana yang pas untuk menyampaikannya.


    Sebagai ibu,rasa dan keinginannya tetap sama bahwa ingin yang terbaik untuk anak. 



    (Cerita Marsha Timothy tentang menjadi ibu.Foto:Dok/Herworld Indonesia)


    Is it hard being a mother?

    Of course. Buat saya tidak gampang dan saya pikir buat semua perempuan juga tidak gampang untuk membesarkan seorang manusia dengan harapan menjadikannya lebih baik dari diri kita. Sehingga ia bisa membuat masa depan yang lebih baik di dunia ini.


    Sulitkah menjadi ibu sekaligus aktor?

    Sama saja seperti ibu pekerja lainnya, tergantung pada jadwalnya. Sebetulnya menjadi aktor akan lebih mudah saat mempunyai anak karena bisa saya bawa, tapi kalau bekerja kantoran akan sulit. Beberapa kali ada kesempatan Jizzy untuk ikut ke lokasi syuting yang belum pernah ia lihat sebelumnya. Keuntungannya juga dia sedang sekolah online.



    (Harapan Marsha Timothy untuk diri sendiri dan orang banyak.Foto:Dok/Herworld Indonesia)


    Lalu, apa harapan untuk diri Marsha sendiri dan orang banyak?

    Tentunya ingin pandemi cepat berakhir dan mudah-mudahan manusia bisa lebih less egois, semua orang sehat dan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Dengan cara itu harapannya dunia bisa jadi lebih baik. Untuk diri sendiri pun lebih sehat dan terus berkarya.


    Model Marsha Timothy Foto Agus Santoso Yang (@agussantosoyang/087855608055) Pengarah Gaya Bimo Permadi Asisten Pengarah Gaya Sania Zelikha Tata Rias Wajah Ryan Ogilvy (@ryanogilvy/www.ryan-ogilvy.com) Tata Rias Rambut Chikie (@chikievers/081385611448) Busana dan Aksesori Dior Lokasi Four Seasons Hotel Jakarta




  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Vanesha Prescilla Cover September 2021
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below