Interview Meghan-Harry Dengan Oprah Winfrey Jadi Sorotan


  • Interview Meghan-Harry Dengan Oprah Winfrey Jadi Sorotan
    topik perbincangan Meghan Markle dan Pangeran Harry bersama Oprah Winfrey (Foto:Dok.OprahMagazine/Instagram)


    Sorotan publik semakin tajam kala Pangeran Harry dan Meghan Markle melakukan perbincangan panjang bersama Oprah Winfrey beberapa waktu lalu. Sejumlah pernyataan dari keduanya mengenai perilaku yang mereka dapatkan selama menjadi anggota Kerajaan Inggris itu pun ramai diperbincangan.

    Dalam wawancara lebih dari satu jam itu pun, Meghan Markle bersama Pangeran Harry menjelaskan banyak hal, mulai dari rasisme, finansial, hingga hal-hal yang mempengaruhi kesehatan mentalnya. Dan dari banyaknya topik yang diperbincangkan, berikut diantaranya yang menjadi sorotan. 




    (Baca Juga: 16 Fakta Meghan Markle: Dari Janda Sampai Jago Masak)


    1. Kulit sang anak

    Salah satu topik wawancara Oprah Winfrey bersama Meghan Markle dan Pangeran Harry yang jadi sorotan publik adalah soal ungkapan mereka tentang kulit sang anak Archie yang sempat dibicarakan kerajaan Inggris. Hal ini membuat sejumlah warganet bahwa hal tersebut termasuk sikap rasis yang didapati Meghan-Harry.

    "Saya bisa memberikan jawaban yang jujur. Pada saat saya hamil, kami diberi tahu bahwa dia tak akan diberi pengaman. Dia juga tidak akan diberi gelar, dan ada pula kekhawatiran dan perbincangan soal seberapa gelap kulitnya ketika lahir nanti," jelas Meghan. 

    Kabar itu pun disampaikan oleh Harry kepada Meghan. Namun, keduanya menolak untuk menyebutkan siapa yang membicarakan itu, "Saya tidak akan pernah membagi percakapan itu," tambah Pangeran Harry. "Pada saat itu canggung, saya sedikit terkejut, " ungkapnya.


    2. Pernikahan yang telah dilakukan lebih dulu

    Selain itu, percakapan mengenai pernikahan Meghan Markle dengan Pangeran Harry juga banjir dikomentari publik. Bukan tanpa alasan, melainkan keduanya mengaku telah menikah tiga hari sebelum pesta diselenggarakan.

    "Tiga hari sebelum upacara, kami sudah menikah," terang Meghan Markle. "Kami mengatakan, 'Lihat, upacara ini untuk dunia, tapi kami ingin persatuan kami diantara kami. Hanya berdua, di halaman belakang kami." Pungkasnya.


    (Baca Juga: Meghan Markle Dan Pangeran Harry Tengah Hamil Anak Kedua)


    3. Meghan Markle ingin bunuh diri

    Beragam pertanyaan yang diajukan Oprah Winfrey kepada Meghan Markle dan Pangeran Harry banyak mencuri perhatian publik. Salah satunya adalah ibu dan Archie ini yang mengaku bahwa dirinya sempat ingin bunuh diri. 

    Setelah menjadi bagian dari Kerajaan Inggris, dirinya merasa kesepian dan tak memiliki kebebasan. Hal inilah yang mengganggu kesehatan mentalnya.

    "Saya benar-benar malu mengatakannya dan malu harus mengakuinya, terutama kepada Harry. Karena saya tahu berapa besar kerugian yang dideritanya," Kata Meghan."Namun saya tahu jika tidak mengatakannya, maka saya akan melakukannya."

    "Dan saya tidak melakukannya, saya hanya tidak ingin hidup lagi. Dan itu pemikiran yang konstan dan sangat jelas serta menakutkan. Aku ingat dia hanya memelukku" jelasnya.


    4. Finansial tidak didukung

    "Tapi saya mendapatkan apa yang ibu saya tinggalkan dan tanpanya kami tidak akan bisa melakukan ini," kata Pangeran Harry.

    Setelah keluar dari Kerajaan Inggris, Pangeran Harry dan Meghan Markle mengaku bahwa keduanya tidak mendapatkan dukungan finansial dari Ratu Elizabeth II. Namun, keduanya bisa bertahan dan pindah ke Amerika karena warisan yang dimiliki Pangeran Harry dari Putri Diana.

    Mengutip laman Page Six, Pangeran Harry mendapatkan warisan saat usianya 25 tahun dengan total 8,9 juta USD atau setara dengan 128 miliar rupiah. Namun angka tersebut terus naik karena inflasi hingga menjadi 13 juta USD atau sekitar 186,6 miliar.


    (Baca Juga: Ini Produk Yang Bikin Kulit Meghan Markle Sehat Bercahaya)


    5. Komentar publik 

    Setelah pasangan ini mengungkap berbagai kejadian yang mereka alami selama menjadi anggota Kerajaan Inggris, banyak menuai pro dan kontra. Beberapanya banyak memberikan dukungan akan tindakan Pangeran Harry dan Meghan Markle keluar dari sana. 

    Namun, tak sedikit juga yang kontra akan percakapan mereka. Meskipun begitu, percakapan mereka telah mengundang komentar dari dalam Kerajaan Inggris.


    6. Hubungan dengan orang kerajaan

    Mendengar ungkapan Meghan Markle dan Pangeran Harry, Ratu Elizabeth II, Pangeran William dan sejumlah anggota di Kerajaan Inggris angkat suara.

    Ratu Elizabeth II mengatakan bahwa dirinya merasa sedih bahwa keduanya mengalami tindakan rasisme. Bahkan dirinya akan menanganinya secara serius dengan keluarga. 

    "Isu yang diangkat, khususnya soal rasial, menjadi keprihatinan. Sementara, beberapa ingatan mungkin berbeda, ingatan itu akan ditanggapi dengan sangat serius dan akan ditangani oleh keluarga secara pribadi," kata Istana Buckingham dalam pernyataan yang dikeluarkan atas nama Ratu Elizabeth.

    Meskipun demikian banyak yang menyoroti kalimat Ratu Elizabeth yang tidak lagi memanggil Harry dengan sebutan Pangeran. 

    Sementara itu, Pangeran William juga ikut membuka suara atas pernyataan Meghan Markle saat diwawancarai oleh Oprah Winfrey. Dirinya merasa Meghan telah melakukan tudingan rasis kepada anggota Kerajaan Inggris. 

    Mengutip laman Sky News, Pangeran William mengatakan bahwa," Tidak, saya belum berbicara dengannya (Pangeran Harry). Tapi saya akan menghubunginya," katanya saat ditemui oleh awak media. "Kami sama sekali bukan keluarga yang rasis." tambahnya. 


    Itulah sejumlah topik perbincangan Pangeran Harry dan Meghan Markle yang jadi sorotan.




  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Ayla Dimitri Dan Andra Alodita Juni 2021
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below