7 Kandungan Aktif Dalam Skincare Yang Bisa Hilangkan Jerawat


  • 7 Kandungan Aktif Dalam Skincare Yang Bisa Hilangkan Jerawat
    Tak perlu bingung memilih produk untuk kulit berjerawatmu. Her world merangkum apa saja kandungan aktif yang ampuh lawan jerawat. (Foto: Dok. Andrea Piacquadio/Pexels)

    Di luar sana sudah banyak sekali pilihan produk skincare yang dirancang untuk mengatasi masalah kulit berjerawat. Walaupun begitu, mendapatkan produk yang benar-benar cocok untuk kondisi kulit kita tetaplah rumit. Daripada mengikuti produk mana yang sedang menjadi tren, lebih baik pahami terlebih dahulu kebutuhan kulit kita sebenarnya, tipe jerawat apa yang ada pada wajah kita, dan cari tahu kandungan apa yang tepat untuk menyembuhkannya.


    Untuk mempermudah, di bawah ini her world menjabarkan 7 kandungan aktif yang bisa hilangkan jerawat. Jadi kamu bisa cek, apakah dalam komposisi produk incaranmu terdapat kandungan ini:




    1. Salicylic Acid

    Salicylic acid termasuk dalam beta-hydroxy acid yang efektif untuk meregulasi pengelupasan sel kulit mati dan membantu menjaga agar pori-pori tetap bersih. Ia bekerja sampai ke pori-pori terdalam dan folikel rambut, sehingga sangat direkomendasikan untuk kulit berjerawat yang disertai pori-pori besar. Selain itu, kandungan ini juga memiliki sifat anti-inflamasi. Produk dengan salicylic acid yang dijual bebas biasanya hanya memiliki dosis 2% untuk pengobatan jerawat. Selebihnya, harus mengikuti anjuran dokter. 


    2. Benzoyl Peroxide

    Bahan aktif ini biasanya ditemui dalam produk spot treatment atau obat totol jerawat. Ia sangat ampuh membunuh bakteri dan mengendalikan produksi minyak. Terkadang benzoyl peroxide juga ditemui di produk sabun wajah dan pelembap. Dosisi amannya adalah 2,5%.


    3. Retinoid

    Kandungan ini memang lebih dikenal dengan manfaat antiaging-nya. Namun ternyata, selain ampuh mengurangi kerutan dan garis halus, retinoid juga bermanfaat dalam penyembuhan jerawat karena mampu mempercepat regenerasi sel kulit mati. Cocok sekali untuk kamu yang sudah mulai mengalami tanda-tanda awal penuaan namun masih berjerawat. 


    4. Alpha-Hydroxy Acid (AHA)

    Sering sekali “mampir” di ingredient list produk-produk terkini. Apa sih AHA? Alpha-Hydroxy Acid, seperti glycolic acid dan lactic acid, mampu mengangkat sel kulit mati yang menyumbat pori-pori dan menjadi biang jerawat. AHA akan membuat kulit berjerawatmu lebih halus teksturnya. Coba dari toner yang mengandung AHA terlebih dulu dan amati efeknya. Kalau digunakan pagi hari, jangan lupa gunakan sunscreen, ya!


    (Baca Juga: Pilihan Exfoliating Toner Yang Aman Untuk Kulit Berjerawat)


    5. Tea Tree

    Berasal dari tumbuhan Melaleuca Alternifolia (mirip dengan daun pinus atau rosemary), tea tree oil adalah bahan natural yang efektif mengurangi bakteri dan jamur. Selain itu ia juga memberikan efek menenangkan, jadi bisa dimanfaatkan untuk mengurangi alergi atau iritasi. Nilai plus-nya, ia tidak menjadikan kulit kering dan mengelupas. 


    6. Sulfur

    Sudah populer sejak dulu untuk mengatasi jerawat. Walaupun aromanya cukup menyengat, sulfur adalah bahan antibakteri yang berpotensi tinggi untuk meredakan dan mengeringkan jerawat. Ia juga bisa mengurangi produksi minyak berlebih. Setelah jerawat sembuh, sulfur juga bisa membantu memudarkan bekasnya yang menggelap. 


    (Baca Juga: 10 Rekomendasi Masker Wajah yang Pas dengan Jenis Kulit)


    7. Clay

    Clay biasanya dijadikan sebagai bahan utama masker yang dirancang untuk mengontrol minyak dan meminimalisir jerawat. Ia bisa “menarik” dan mendetoksifikasi toksin yang terdapat dalam pori-pori dan jerawat. 



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below