Vagina Terasa Gatal? Ini Penyebabnya!


  • Vagina Terasa Gatal? Ini Penyebabnya!
    Rasa gatal pada vagina merupakan hal umum yang terjadi dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor. (Foto: Dok. Freepik)

    Apakah kamu pernah mengalami vagina terasa gatal? Pada dasarnya, rasa gatal pada vagina merupakan hal umum yang terjadi dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Meskipun sebagian besar penyebab rasa gatal pada vagina tidak serius, namun ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa gatal pada vagina. Di bawah ini ada beberapa hal yang menjadi penyebab rasa gatal pada vagina dan bagaimana cara mengatasinya. 


    Apa saja penyebab timbul rasa gatal pada vagina?




    Bacterial Vaginosis


    Dikutip dari Web MD, bacterial vaginosis (BV) adalah infeksi vagina yang terjadi ketika adanya ketidakseimbangan antara bakteri baik dan bakteri jahat. Biasanya, bakteri jahat lebih mendominasi dibandingkan dengan bakteri baik. Tanda-tanda bacterial vaginosis adalah mengeluarkan keputihan berwarna putih susu atau kuning, bertekstur cair, dan berbau menyengat. 


    (Baca Juga: Boleh Enggak Pakai Sabun Khusus Miss V Saat Haid?)


    Adanya Infeksi Jamur


    Munculnya rasa gatal pada vagina bisa disebabkan karena adanya infeksi jamur kandidiasis vagina yang tumbuh secara berlebihan pada area vagina. Selain timbul rasa gatal, adanya infeksi jamur juga menyebabkan keputihan. Untuk menghindari kondisi semacam ini, segera ganti pakaian dalam yang lembap sesaat setelah berolahraga atau melakukan aktivitas keringat lainnya. Jika tidak kunjung membaik, segera konsultasikan dengan dokter. 


    Menopause


    Ketika seorang wanita telah memasuki masa menopause, hormon estrogen akan mengalami penurunan dan dapat menyebabkan dinding vagina menipis dan mengering. Hal ini yang dapat menimbulkan rasa gatal pada vagina. Kondisi ini merupakan hal yang umum terjadi, namun kondisi ini harus segera ditangani dengan baik. 


    Penyakit Kelamin


    Adanya penyakit kelamin menular seperti klamidia, herpes genital trikomoniasis, dan gonore dapat membuat vagina terasa gatal, bahkan bisa disertai dengan rasa panas terbakar dan nyeri. Namun, jika rasa gatal sudah terlalu parah disertai dengan rasa sakit saat buang kecil atau keputihan berbau busuk segera periksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin. 


    (Baca Juga: Langkah Tepat Dapatkan Vagina Yang Sehat)


    Eksim atau Psoriasis


    Faktor lainnya yang bisa menimbulkan rasa gatal pada vagina adalah adanya kondisi kulit tertentu seperti eksim dan psoriasis. Kondisi kulit seperti ini dapat menyebabkan vagina mengalami iritasi dan memicu munculnya rasa gatal.


    Lantas, bagaimana cara mengatasinya?


    - Bisa dengan menggunakan antibiotik atau obat anti alergi sesuai anjuran dokter

    - Hindari penggunaan penggunaan pantyliner atau pembalut yang mengandung pewangi. 

    - Hindari penggunaan sabun area kewanitaan yang mengandung pewangi. Cukup cuci area kewanitaan sekali dalam sehari menggunakan air bersih dan sabun tanpa pewangi. 

    - Ganti celana dalam secara rutin. Ada baiknya, pilihlah celana dalam berbahan katun.

    - Hindari untuk menggaruk vagina saat terasa gatal 

    - Segera ganti pakaian sesegera mungkin setelah berolahraga atau melakukan aktivitas berkeringat lainnya. 

    - Hindari penggunaan celana yang terlalu ketat. 


    Perlu diingat, jika rasa gatal pada vagina sudah cukup parah, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari, segera periksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. 



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below