Ragam Tren Fesyen Muslim Meramaikan MUFFEST 2020


  • Ragam Tren Fesyen Muslim Meramaikan MUFFEST 2020
    Gelaran Muslim Fashion Festival atau MUFFEST untuk kelima kalinya resmi di buka pada 20 Februari 2020. (Foto: Dok. IFC)


    Melihat perkembangan dan potensi fashion muslim Indonesia, Indonesian Fashion Chamber dan Dyandra Promosindo kembali menyelenggarakan Muslim Fashion Festival atau MUFFEST untuk kelima kalinya yang diselenggarakan pada 20 – 23 Februari 2020 di Jakarta Convention Center. Resmi dibuka pada Kamis (21/2) acara ini menampilkan ragam kekayaan Indonesia dalam wujud busana hingga tarian daerah.

    Tarian Tambuah Ciek asal Sumatera Barat menjadi awalan manis di awal pembukaan festival fashion muslim ini. Kemudian dilanjutkan dengan fashion parade yang menampilkan beragam tren baju muslim saat ini.



    (Baca Juga: Kemeriahan Muslim Fashion Festival 2018)


    Data dari The State of Global Islamic Economy Report 2018/2019 menunjukkan Indonesia merupakan runner up negara yang mengembangkan fashion muslim terbaik di dunia setelah Uni Emirat Arab. Selain itu, konsumsi fashion muslim Indonesia juga meningkat senilai 20 dollar milyar US dengan laju pertumbuhan 18,2 persen per tahunnya. Hal ini menunjukkan bahwa peluang pasar fashion muslim global maupun domestik sangat besar dan harus diisi oleh pelaku industri fashion muslim tanah air.

    Desainer-desainer fashion muslim Tanah Air juga mulai menunjukkan potensinya di pentas global seperti di New York Fashion Week, International London Fashion Week, dan Melbourne Fashion Festival. Indonesian Fashion Chamber juga pada tahun lalu sukses menggelar perhelatan fashion show skala internasional bertajuk 'La Mode' Sur La Seine á Paris yang diadakan di atas Kapal Boreas menyusuri sungai Seine di Paris dan di tahun ini akan digelar kembali untuk kedua kalinya karena respon positif dari buyer internasional.

    (Baca Juga: MUFFEST Kembali dengan Trend Forecasting di Mei 2019)




    (Muslim Fashion Festival 2020 resmi dibuka. Foto: Dok. IFC)

    MUFFEST merupakan ajang fashion yang mempertemukan para pelaku industri busana muslim Tanah Air, baik yang sudah punya nama dan brand besar, maupun dari pelaku usaha kecil dan menengah. Diharapkan melalui MUFFEST dapat dijadikan sebagai langkah nyata untuk memajukan ekonomi dan potensi fashion muslim dari bawah agar target Indonesia sebagai kiblat fashion muslim dunia dapat terwujud. Apalagi MUFFEST sudah mulai dilirik oleh buyers dari luar negeri, seperti dari Lebanon dan Mesir yang hadir saat MUFFEST 2019 lalu.

    “MUFFEST diarahkan sebagai muara dari perkembangan terkini industri fashion muslim Indonesia, yang meliputi segi kualitas, kuantitas, inovasi bisnis, teknologi, maupun tren. Perhelatan ini sebagai upaya memperluas akses dan meningkatkan kompetensi produk fashion muslim Indonesia agar dapat menguasai pasar lokal sekaligus mampu bersaing di pasar global. Pada akhirnya dapat mewujudkan Indonesia sebagai pusat belanja, produksi, dan barometer tren fashion muslim global," papar Ali Charisma, National Chairman Indonesian Fashion Chamber.

    Di perhelatannya kali ini, MUFFEST kembali dengan tren forecasting 2020/2021 yang menunjukkan tren fashion di Indonesia seperti, sustainable fashion dan zero waste. Dengan menghadirkan sederet fashion designer ternama di antaranya adalah Deden Siswanto, Barli Asmara, Ayu Dyah Andari, Itang Yunasz, Ivan Gunawan dan lainnya.

    (Baca Juga: 'Singularity', Mengupas 4 Trend Forecasting 2019/2020)


    Yang tak kalah menarik, MUFFEST 2020 akan kembali menghadirkan exhibition (pameran dagang) yang memperkuat konsep ritel atau Business to Customer dan mengarahkan pada Business to Business. Menunjang pameran, digelar fashion show yang menampilkan karya-karya dari desainer busana muslim Tanah Air. MUFFEST 2020 akan menggunakan area Plenary Hall, Main Lobby, dan Cendrawasih di Jakarta Convention Center. 

    “Melihat antusiasme dari para pelaku industri busana muslim Indonesia dari kalangan desainer dan IKM/UKM yang selalu bertambah animonya dari tahun ke tahun, pada tahun depan MUFFEST mempeluas area dari tahun sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan industri busana muslim Indonesia memperlihatkan tren positif. Kami sebagai penyelenggara berusaha untuk menyajikan yang terbaik dan maksimal dalam memfasilitasi para pelaku industri ini,” ucap Apriani, GM Operasional Dyandra Promosindo.

    MUFFEST 2020 juga akan kembali menggelar kegiatan yang inspiratif dan interaktif, antara lain talkshow, fashion presentation, serta kompetisi Next Face MUFFEST, dan Modest Young Designer Competition (MYDC) untuk menjaring talenta berbakat sebagai generasi penerus dalam industri fashion muslim di Tanah Air.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below