Cerita Cathy Sharon Mengatur Keuangan Keluarga


  • Cerita Cathy Sharon Mengatur Keuangan Keluarga
    Her World bersama AIA Indonesia mengundang Cathy Sharon untuk bicara soal keuangan keluarga (Foto:Dok/Her World)

    Dalam keluarga, tak dapat dipungkiri, perempuan mempunyai tugas ganda. Sebagai istri, sebagai ibu, dan tak jarang merangkap juga sebagai guru di rumah, juru masak, serta manajer keuangan. Dalam perannya itu, banyak keputusan penting harus diambil dari pemikiran seorang perempuan, termasuk tentang perencanaan keuangan dan masa depan keluarga.

    Hal ini diungkap oleh Cathy Sharon, selebritas dan pemilik SADA Beauty yang turut memberi ceritanya dalam kesempatan talkshow tentang Inklusi Keuangan yang dilakukan atas kolaborasi Her World Indonesia dan AIA.




    (Baca Juga: Peran Perempuan Membantu Ekonomi Keluarga)


    Sebagai single mother bagi dua anaknya, Cathy menegaskan pentingnya perempuan untuk mempunyai perencanaan yang matang terkait keuangan dan masa depan keluarga. “Karena hidup memiliki risiko akan hal-hal tak terduga yang kadang datangnya di luar dugaan,” tegasnya. Di situlah ia merasa perlu cermat mengatur pos keuangan keluarga, berapa persen untuk kebutuhan sehari-hari, sekolah anak, kebutuhan diri sendiri, tabungan, bisnis dan hal-hal tak terduga atau miscellaneous.

    Cathy juga mengaku harus pandai-pandai mengatur waktu agar aktivitasnya bisa berjalan sesuai rencana. Selain aktif menjalani peran sebagai selebritas dan presenter, ia mendirikan SADA Beauty, sebuah brand kecantikan lokal yang sangat sesuai dengan passion nya. “SADA berasal dari kata Sadar. Perempuan yang mempercantik dirinya, akan lebih percaya diri dan berdaya. SADA merupakan salah satu wujud dari women empowerment,” ungkapnya.

    Dengan memiliki penghasilan sendiri, Cathy tentu bertindak sebagai pemegang keputusan terhadap masa depan keluarga. “Prioritas saya yang utama adalah aspirasi anak-anak, mereka harus memiliki masa depan yang terbaik.”


    (Baca Juga: Kolaborasi AIA dan Sebastian Gunawan lewat Amplop Imlek)


    Menanggapi hal ini, Rista Qatrini Manurung, Direktur Hukum, Kepatuhan dan Risiko AIA menegaskan bahwa sebagian besar produk-produk yang diluncurkan AIA mempertimbangkan pemikiran bahwa perempuan menjadi penentu pengambil keputusan. “Segala inisiatif yang kami luncurkan adalah atas dasar pemahaman kami terhadap kebutuhan nasabah, salah satunya dari sudut pandang perempuan. Bagaimana mereka memiliki fokus perhatian terhadap perencanaan keuangan keluarga,” kata Rista.

    Rista menunjuk produk Premier Hospital & Surgical Extra (PHS Extra) yang belum lama ini diluncurkan sebagai salah satu contohnya. Produk ini memberi manfaat proteksi yang tinggi (hingga 65 miliar rupiah) serta fasilitas perawatan privat nan nyaman di rumah sakit dengan satu kamar tidur dan kamar mandi di dalam.


    (Baca Juga: Saatnya Raih Peluang Kerja Untuk Atasi Krisis)


    Satu lagi kabar baiknya, di tengah adaptasi kebiasaan baru dengan pembatasan sosial, produk ini dapat dimiliki secara virtual tanpa tatap muka fisik dengan para agen, dengan memanfaatkan fasilitas AIA Digibuy.

    Menjaga kesehatan keluarga juga menjadi salah satu tugas seorang ibu di rumah. Dengan menyediakan makanan sehat, menciptakan lingkungan bersih, juga menciptakan pola hidup sehat dengan rutin berolahraga agar terhindar dari penyakit kritis. Tak hanya dikenal sebagai perusahaan asuransi tempat mengajukan klaim saat ada yang sakit atau meninggal, AIA menggeser pola bisnisnya menjadi perusahaan asuransi yang sekaligus berperan sebagai mitra dalam hidup sehat.




 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below