5 Hal Yang Harus Dimiliki Untuk Berkarier Saat Pandemi


  • 5 Hal Yang Harus Dimiliki Untuk Berkarier Saat Pandemi
    Mencari tahu tren kerja saat dan pasca pandemi. (Foto: Dok. Her World Indonesia)

    Dalam rangka Road To Women of the Year 2020, Her World Indonesia dan UOB Indonesia kembali mengadakan webinar ketiga dengan tema "Tren Kerja Di Masa Dan Pasca Pandemi". Diadakan secara daring via Zoom pada Sabtu (17/10) lalu, webinar ini diisi oleh dua narasumber profesional, yakni Alamanda Shantika, Founder Binar Academy dan Tety Sianipar, Co-Founder Kerjabilitas.com. Dibuka oleh Shantika Warman selaku Editor-in-Chief Her World Indonesia dan dilanjutkan oleh Iwet Ramadhan, sebagai moderator, topik webinar kali itu bisa dibilang cukup menarik karena menjadi isu paling dicari khususnya kala pandemi.


    Banyaknya pekerja yang terkena PHK dan bisnis yang mandeg, membuat banyak orang harus memikirkan ulang cara untuk meniti kariernya kembali dalam situasi tak menentu seperti sekarang ini. Salah satunya adalah lewat transormasi digital. Namun, untuk bisa mewujudkan perubahan tersebut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Inilah 5 hal yang harus dimiliki untuk berkarier saat pandemi:





    (Para narasumber di webinar Her World Indonesia. Foto: Dok. Her World)


    1. Mengambil keputusan berdasarkan data

    Menurut Alamanda atau akrab disapa Ala, data menjadi kebutuhan untuk membuat sebuah keputusan. "Saat ini perusahaan konvensional masih mengandalkan atasan atau bos dalam pengambilan keputusan. Sedangkan dalam perusahaan digital, semua orang bisa menjadi decison-maker asal memiliki data yang kuat sebagai argumen," jelas Ala. Singkatnya, cara membuat keputusan yang baik adalah lewat data yang valid.


    (Baca Juga: Her World Gelar Webinar Survive Berbisnis Lewat Digital)


    2. Berpikir kritis

    Budaya critical thinking harusnya sudah menjadi bagian dari cara kita berpikir. Sayangnya, hal ini masih sangat jarang ditemukan. Kita terbiasa bekerja berdasarkan perintah, sehingga kurang inisiatif dan sulit melakukan critical thinking tersebut. 


    3. Menjadi 'agile'

    Agile adalah sebuah framework atau cara bekerja yang berawal dari dunia teknologi. Namun kata ini sebenarnya menjelaskan agar kita stop bekerja untuk melihat apa yang sudah kita kerjakan. "Biasanya 2 minggu ke belakang, lihat apakah yang kita kerjakan sudah baik, apa yang masih kurang. Jadi semacam self-correction," jelas Ala. Dengan begitu, kesalahan tersebut tidak hanya jadi kesalahan semata, tapi juga jadi pelajaran. It is how we get better.



    (Iwet Ramadhan dan Alamanda Shantika. Foto: Dok. Her World)

    4. Menerima dan mengenali diri

    Selama mendirikan Kerjabilitas.com, sebuah platform pencarian kerja bagi penyandang disabilitas, Tety tak pernah ingin menggunakan pendekatan charity, karena ia percaya semua orang memiliki kemampuan dalam bekerja. Ini juga yang membuatnya mendorong semua pencari kerja disabilitas untuk bisa menerima keterbatasan dirinya dan belajar untuk mengenali kelebihannya. Namun tentu ini juga berlaku bagi setiap pencari kerja, baik disabilitas atau pun tidak. Kita harus bisa menerima apa yang memang tak bisa kita lakukan dan terus berusaha mengenali kelebihan dari dalam diri. Karena semua orang memiliki kelebihan yang belum mereka sadari.


    (Baca Juga: Cara Tetap Produktif Selama Pandemi)


    5. Mengembangkan potensi

    Saat webinar, Tety juga menjelaskan bahwa teknologi adalah enabler, membuat sesuatu yang tidak bisa menjadi bisa. Dalam hal ini salah satunya adalah untuk mengembangkan potensi kita. Setelah menyadari kelebihan yang kita miliki, teknologi bisa membantu mengembangkan potensi tersebut sehingga menjadi nilai tambah saat kita berkarier.


    Itulah 5 hal yang yang harus dimiliki untuk berkarier saat dan pasca pandemi. Pada akhirnya, dengan menerapkan hal-hal tersebut, kamu bisa menjadi pribadi yang berkualitas dalam bidang pekerjaan apa pun. Semoga berhasil!