7 Pewarna Rambut Alami Untuk Mewarnai Rambut


  • 7 Pewarna Rambut Alami Untuk Mewarnai Rambut
    Tertarik mencoba mewarnai rambut dengan pewarna rambut alami? (Foto: Dok. Daria Shevtsova/Pexels)

    Apakah kamu termasuk perempuan yang senang bergonta-ganti warna rambut? Jika iya, kamu perlu berhati-hati, karena pewarna rambut kimia dapat memberikan risiko kerusakan pada rambut. Ya memang, sudah banyak cara yang dapat dilakukan untuk merawat rambut yang diwarnai dengan baik. Tapi, tidak ada salahnya kalau kamu meminimalkan penggunaan pewarna rambut berbahan kimia, agar rambut tetap sehat meskipun diwarnai. 


    Salah satu caranya yaitu dengan mencoba mengganti cat rambut dengan bahan-bahan alami yang mudah ditemui, apa saja? Berikut ini tujuh pewarna rambut alami!




    1. Teh Hitam

    Teh hitam memang dikenal dapat dimanfaatkan sebagai pewarna rambut alami. Sesuai namanya, teh hitam akan menghasilkan warna yang gelap pada rambut. Kandungan antioksidan yang tinggi dalam teh akan melindungi rambut dari bahaya sinar matahari, sehingga rambut lebih sehat dan berkilau. Cara mengaplikasikannya pun cukup mudah, seduh tiga sampai enam kantong teh hitam dengan air panas, dan tunggu hingga dingin. Balurkan di seluruh rambut secara merata dan diamkan selama kurang lebih satu jam. Kemudian keramas dengan sampo seperti biasa. 


    2. Teh Chamomile

    Tidak hanya teh hitam, teh chamomile juga dikenal mampu memberikan warna pirang cenderung kemerahan secara alami pada rambut. Caranya cukup mudah, rebus air mendidih dan tambahkan dua hingga tiga sendok makan bunga chamomile kering. Diamkan selama setengah jam hingga dingin, lalu saring. Balurkan air teh chamomile pada rambut, lalu tunggu selama kurang lebih 15 menit. Barulah cuci dengan sampo seperti biasa.


    3. Kopi

    Tidak hanya nikmat untuk diminum, kopi juga dapat digunakan sebagai pewarna rambut alami, lho. Kopi akan menghasilkan warna gelap pada rambut. Caranya cukup mudah, rebus kopi dan dinginkan untuk diambil ampasnya. Gunakan ampas rambut sebagai masker dan diamkan selama kurang lebih 15-20 menit, kemudian bilas. Perlu diketahui, jika kopi tidak akan memberikan perubahan warna drastis pada rambut kamu dan tidak akan bertahan lama. Tipnya, ulangi proses pewarnaan rambut menggunakan kopi secara rutin ketika warna sudah mulai pudar. 


    (Baca juga: Inilah 6 Cara Merawat Warna Rambut Agar Tidak Pudar)


    4. Jus Bit

    Pewarna alami rambut berikutnya yaitu dengan menggunakan buah bit. Warna yang akan dihasilkan buah ini yaitu warna coklat kemerahan. Caranya, potong dadu buah bit, lalu blender dan saring. Kemudian campur dengan minyak kelapa atau minyak zaitun. Oleskan campuran tersebut pada rambut kamu, dan bungkus rambut dengan shower cap. Diamkan selama kurang lebih satu hingga dua jam, agar warnanya benar-benar meresap. Bilas dengan air suam kuku lalu keringkan.


    5. Daun Sage

    Jika kamu memiliki warna rambut alami coklat tua cenderung hitam dan ingin menggelapkan sedikit warnanya, kamu bisa mencoba air daun sage. Caranya, rebus satu hingga dua sendok daun sage kering dengan satu liter air. Tunggu hingga mendidih setidaknya 30 menit. Biarkan dingin dan saring. Oleskan air daun sage pada rambut, diamkan setidaknya 15 menit dan bilas dengan air suam kuku. 


    (Baca juga : Tips Mewarnai Rambut Sendiri)


    6. Jus Wortel

    Jika kamu menginginkan warna rambut orange sedikit kemerahan, kamu bisa mencoba jus wortel. Selain baik untuk kesehatan mata, jus wortel juga berguna untuk membantu mengurangi kerontokan rambut serta sirkulasi darah di area kepala. Ini berkat kandungan vitamin A, K, C ,B1, B2, B3, B6, fiber, fosfor dan potassium di dalamnya. Warna yang dihasilkan oleh jus wortel dapat bertahan selama beberapa minggu.

    Caranya cukup mudah, campur jus wortel dengan minyak kelapa atau minyak zaitun. Oleskan pada rambut sesuai dengan keinginan. Bungkus rambut dengan menggunakan shower cap, biarkan selama kurang lebih satu jam. Kemudian cuci rambut menggunakan sampo dan kondisioner yang bisa kamu gunakan dan bilas dengan air suam kuku. 


    7. Henna 

    Pewarna rambut alami yang satu ini pasti sudah sering kamu dengar. Ya, henna memang sudah sering digunakan sebagai pewarna rambut alami. Warna yang akan dihasilkan oleh henna bisa berbeda-beda pada setiap orang. Untuk ketahanannya, warna henna akan bertahan selama kurang lebih empat sampai enam minggu. Biasanya, henna hadir dalam bentuk bubuk sehingga perlu dicampur dengan air secukupnya. Setelah itu, oleskan secara merata pada rambut dan diamkan selama satu hingga dua jam. Lalu bilas dengan air bersih. 

    Perlu diingat, kalau henna akan meninggalkan noda pada apapun yang mengenainya. Selalu gunakan sarung tangan dan lindungi kulit area telinga, leher, dan dahi untuk meminimalisir noda dari henna.

     

    Selamat mencoba!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below