6 Cara Memakai Parfum yang Benar Agar Lebih Tahan Lama


  • 6 Cara Memakai Parfum yang Benar Agar Lebih Tahan Lama
    Jadi mulai sekarang, Anda tidak perlu khawatir wangi parfum cepat memudar. Karena dengan enam cara memakai parfum ini, Anda bisa tetap wangi. (Foto: Dok. Freepik)

    Bagi sebagian besar orang, memakai parfum adalah suatu kebutuhan wajib. Bagi mereka, memakai parfum dapat meningkatkan mood, kepercayaan diri dan semangat. Fungsi parfum yang utama adalah untuk memberi aroma-aroma wangi tertentu pada badan. Memakai wewangian itu mudah — hanya tinggal semprot, dan sudah selesai.

    Tetapi memakai wewangian dengan benar itu sedikit membutuhkan keterampilan. Semisal: memakai parfum di pergelangan tangan dan menggosoknya atau menyimpan parfum di kamar mandi, ternyata adalah cara yang salah. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini enam cara memakai parfum yang tepat agar tahan lama. 




    1. Menggunakan Losion


    Cara pertama yang dapat Anda lakukan untuk membuat aroma parfum lebih tahan lama, yaitu dengan mengoleskan losion sebelum menyemprotkan parfum. Hal ini dilakukan karena kulit yang lebih lembap mampu mempertahankan wewangian lebih lama.

    Dengan kata lain, menggunakan losion dapat membantu mengunci aroma parfum. Tipsnya, pilihlah pelembap yang mempunyai aroma netral, atau Anda bisa memilih pelembap yang memiliki aroma yang sesuai atau mirip dengan aroma parfum yang Anda gunakan. 


    2. Simpan Parfum dengan Benar


    (Ilustrasi simpan parfum dengan benar. Foto: Dok. Freepik)


    Seperti yang sudah disebutkan di awal, menyimpan parfum dengan benar sangat penting untuk menjaga kualitas parfum. Namun sayangnya, masih banyak orang yang menyepelekan hal ini. Sebaiknya, simpanlah parfum di tempat yang tidak terlalu panas atau terkena sinar matahari langsung, agar aromanya tidak menguap dan berkurang.

    Pastikan juga tutup parfum tertutup rapat setelah digunakan, agar wangi dari parfum lebih tahan lama. Tipsnya, simpan parfum di meja rias yang sejuk agar aromanya tetap wangi, segar dan tahan lama. 


    (Baca juga : 6 Wewangian dengan 'Aroma Romantis' buat Hari Valentine)


    3. Pilih Parfum yang Tepat


    (Ilustrasi pilih parfum yang tepat. Foto: Dok. Freepik)


    Parfum memiliki berbagai jenis dengan fungsi dan tujuan penggunaannya masing-masing. Beberapa jenis parfum di antaranya, Eau de Cologne, Eau de Toilette, Eau de Parfum, parfum balm, parfum, dan Eau Fraiche


    - Eau Fraiche


    Ini adalah jenis parfum yang paling ringan di antara yang lainnya, hanya mengandung 1% sampai 2% perfume oil. Maka dari itu, jenis parfum ini dapat bertahan kurang dari satu jam.


    - Parfum Balm


    Jenis parfum lainnya yaitu parfum balm. Parfum jenis ini sangat simpel dan mudah untuk dibawa bepergian, karena bentuknya yang kecil. Wewangian jenis ini hanya memiliki sekitar 1% sampai 5% perfume oil, membuatnya bertahan sekitar dua jam. 


    - Eau de Cologne


    Jenis parfum yang satu ini mengandung minyak esensial yang cukup rendah, yaitu sekitar 2% hingga 3% dan sisanya alkohol dan air. Wewangian ini dapat bertahan sekitar 2-3 jam di tubuh. 


    - Eau de Toilette


    Jenis wewangian ini memiliki kadar minyak esensial sekitar 5 % hingga 15 %. Ini sedikit lebih berat dibandingkan dengan jenis wewangian sebelumnya serta memiliki kekuatan dan ketahanan aroma yang sedang. Sehingga mampu bertahan hingga tiga jam di tubuh. 


    - Eau de Parfum


    Jika Anda menginginkan wewangian yang lebih tahan lama, coba jenis wewangian ini karena mengandung minyak esensial sebanyak 15% hingga 20 %, membuatnya mampu bertahan hingga delapan jam. 


    - Parfum 


    Jenis ini adalah versi yang paling terpopuler. Kandungan minyak esensialnya sangat tinggi yaitu sekitar 20% sampai 40%. Ketika digunakan dalam jumlah sedikit, wewangian ini mampu bertahan selama 8-10 jam.

    Apabila digunakan dalam jumlah banyak, mampu bertahan lebih lama selama hampir 24 jam. Tidak heran jika untuk mendapatkannya, Anda perlu mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. 


    4. Tidak Menyemprotkan ke Pakaian


    (Ilustrasi tidak menyemprotkan ke pakaian. Foto: Dok. Freepik)


    Menyemprotkan parfum ke pakaian bukanlah cara memakai parfum yang benar, karena dibandingkan kain pada pakaian, kulit tubuh lebih baik dalam menyerap aroma parfum. Parfum yang disemprotkan ke pakaian dapat mengakibatkan aroma parfum bercampur dengan bau keringat. Sebaiknya, Anda menyemprotkan parfum di area kulit yang dekat dengan nadi, agar aroma parfum lebih tahan lama. 


    5. Gunakan Setelah Mandi

    (Ilustrasi menyemprotkan parfum setelah mandi. Foto: Dok. Freepik)


    Mandi akan membuat pori-pori kulit terbuka, sehingga kulit akan lebih mudah menyerap parfum yang Anda semprot. Selain itu, dengan mandi kulit Anda akan lebih lembap dan akan membantu mengunci aroma parfum. 


    6. Gunakan Parfum di Area yang Tepat


    (Ilustrasi menyemprotkan parfum di area yang tepat. Foto: Dok. Freepik)


    Setelah memilih parfum yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda, selanjutnya pilih titik-titik tertentu di tubuh untuk menyemprotkan parfum, seperti hanya pada area dekat titik-titik nadi. Bagian tersebut cenderung menghasilkan panas yang lebih tinggi, sehingga aroma parfum akan menyebar ke seluruh tubuh. Misalnya: pada area pergelangan tangan, di belakang telinga, diantara payudara, di dalam siku dan di belakang lutut.

    Ketika memakai parfum pada pergelangan tangan Anda, jangan menggosok pergelangan tangan secara bersama-sama. Ini akan memaksa aroma parfum tidak akan bertahan lama. 


    Anda juga dapat menyemprotkan parfum sebanyak dua sampai tiga kali, agar aroma parfum dapat bertahan lebih lama. Perhatikan pula jarak semprotannya, yaitu sekitar 15-25 cm. Hal ini dimaksudkan agar penyebaran parfum menjadi lebih merata dibandingkan dengan menyemprotkannya dari jarak dekat. 


    Itulah enam cara memakai parfum yang benar agar aromanya lebih tahan lama. Semoga bermanfaat!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below