Masa Pakai Makeup yang Ideal dan Cara Mengolah Kembali


  • Masa Pakai Makeup yang Ideal dan Cara Mengolah Kembali
    Saatnya minimalisir turnover produk makeup-mu. (Foto: Dok. Venus HD Make-up & Perfume/Pexels.com)


    Suka mengoleksi produk makeup sampai menumpuk di meja rias? Kamu tidak sendiri. Terlebih jika kamu selalu up to date dengan tren dan keluaran kecantikan terbaru. Akibatnya, banyak yang belum habis digunakan, hingga tanpa sadar, banyak produk yang mungkin sudah kedaluwarsa.

    Berbeda dengan produk makanan, tak semua produk kosmetik disertai info tanggal kedaluwarsa pada kemasannya. Namun sebenarnya di tiap kemasan produk kecantikan tertera simbol yang melambangkan masa pemakaian ideal. Simbolnya berbentuk wadah bulat terbuka dengan kode tertentu, seperti “6M” yang mengindikasikan month atau bulan dan mengartikan bahwa produk tersebut baik digunakan atau dapat bertahan selama enam bulan sejak pertama kali kemasannya dibuka. Biasanya kode ini memiliki kelipatan tiga, hingga mencapai “36 M”. 



    Demi menghindari pemakaian kosmetik melampaui batas waktunya, berikan label yang menandakan tanggal pertama kali produk tersebut dibuka. Jika belum sempat melakukan hal tersebut, kamu juga bisa mengenali tanda-tanda makeup yang sudah kedaluwarsa dengan melihat panduan berikut sekaligus trik untuk memanfaatkan makeup usang sehingga dapat digunakan kembali. 

    (Baca juga: 4 Cara Membersihkan Peralatan Makeup Dengan Mudah) 


    1. Liquid Foundation


    (Ilustrasi rias wajah. Dok. Pexels.com)

    Masa pemakaian: 12 – 18 bulan 

    Ciri Kedaluwarsa: Komponen cairan mulai terpisah, biasanya terlihat seperti ada genangan minyak di bagian atas atau ada bagian yang menggumpal. Tanda lainnya meliputi aroma kimia yang semakin menyengat dan warna mulai berubah.

    Tip Perawatan: Simpan di tempat sejuk dan kering, serta terhindar dari paparan cahaya matahari langsung. 

    Cara Memanfaatkan Ulang: Kosongkan botol foundation yang sudah kedaluwarsa, lalu cuci hingga bersih dengan sabun antiseptik. Kamu bisa memanfaatkannya kembali sebagai kemasan travel size untuk produk-produk toiletries. Lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan harus membeli kemasan travel size plastik untuk bepergian, bukan? 


    2. Compact Powders (Face Powder, Blush, Eyeshadow, Highlighter, Bronzer)


    (Ilustrasi alat makeup. Dok: Emma Bauso/Pexels.com)

    Masa pemakaian: 12 – 24 bulan

    Ciri Kedaluwarsa: Permukaan terlihat kasar dan tidak rata. Hal ini menandakan kandungan mineral dari makeup mulai menyatu dan menumpuk dengan udara, bakteri, serta minyak wajahmu seiring pemakaian.

    Tip perawatan: Selalu tutup rapat wadah setelah pemakaian untuk mencegah oksidasi. Pastikan juga spons atau kuas yang digunakan untuk mengambilnya selalu dalam keadaan bersih. 

    Cara Memanfaatkan Ulang: Hancurkan produk yang tersisa hingga menjadi bubuk, lalu campurkan dengan cat kuku berwarna bening. Voila! Kamu bisa mendapatkan warna nail polish yang unik tanpa harus membeli yang baru. 


    3. Mascara

    Masa pemakaian: 3 – 6 bulan

    Ciri Kedaluwarsa: Tinta semakin kering dan aromanya berubah menjadi lebih menyengat. 

    Tip Perawatan: Hindari memompa kuas maskara saat akan menggunakannya untuk meminimalisir udara yang masuk ke dalam tube.

    Cara Memanfaatkan Ulang: Cuci sikat maskara hingga bersih dan gunakan kembali untuk beberapa hal. Mulai dari sikat alis, sisir bulu mata, hingga sisir untuk touch-up cat rambut di rumah. Kamu juga bisa memaksimalkan kegunaannya untuk menciptakan tampilan feather-y brow dengan menggosokkan sikat maskara ke sabun batangan yang lembap, lalu sikat dan bentuk alis ke arah atas. No more brow mascara needed!


    4. Eyeliner 

    Masa pemakaian: 3 – 6 bulan (cair), 24 bulan (pensil)

    Ciri Kedaluwarsa: Formula eyeliner cair mirip dengan maskara sehingga semakin sering tutupnya dibuka, semakin cepat kering pula tintanya. Sedangkan eyeliner pensil mampu bertahan lebih lama karena ketika kamu merautnya, penumpukan bakteri pun ikut tersingkirkan. Jika pada eyeliner pensil mulai muncul lapisan putih dan selalu patah jika diraut, saatnya mengganti dengan yang baru.

    Tip Perawatan: Demi meminimalisir penumpukan bakteri, bersihkan ujung eyeliner dengan tisu setiap sehabis digunakan. 

    Cara Memanfaatkan Ulang: Setelah dicuci bersih, bentuk yang lancip bisa digunakan untuk menggambar nail art. Kamu juga bisa menjadikannya sebagai pengganti lip liner, cukup oleskan ke lipstik, lalu bingkai bagian luar bibir dengannya. Hasilnya pasti presisi. Sedangkan untuk eyeliner pensil yang masih tersisa, Anda bisa memanfaatkannya untuk alat tulis atau gambar. 


    5. Lipstick & Lip Gloss


    (Ilustrasi lipstik. Dok. Pexels.com)

    Masa pemakaian: 12 – 18 bulan 

    Ciri Kedaluwarsa: Untuk yang berbentuk stik, biasanya tekstur permukaan menjadi kering, kasar, dan berbintik. Sedangkan untuk lipstik cair dan lip gloss, singkirkan jika aromanya mulai berubah, lalu terasa mengental dan lengket saat diaplikasikan. 

    Tip Perawatan: Lipstik seringkali menjadi produk makeup terbanyak yang kita punya. Kamu bisa menyimpan lipstik atau lip gloss yang jarang digunakan di dalam lemari es untuk memperpanjang usianya.

    Cara Memanfaatkan Ulang: Kamu bisa melelehkan lipstik padat untuk mematikan bakteri dan mengubah teksturnya menjadi cair. Setelah itu, campurkan dengan petroleum jelly dalam sebuah wadah dan jadilah tinted lip balm “DIY” yang bisa kamu bawa ke mana-mana. Lalu untuk lipstik cair, Anda bisa langsung mengaplikasikannya ke kuku dan lapisi dengan top coat bening. Teknik ini juga membuat aplikasi cat kuku lebih mudah, lho



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below