Waspadai 9 Penyakit yang Mudah Menyerang Saat Banjir


  • Waspadai 9 Penyakit yang Mudah Menyerang Saat Banjir
    Waspadai ragam penyakit yang bisa menyerang tubuh kala banjir melanda(Foto:Dok.Pixabay/Pexels)


    Hujan deras yang terjadi di awal tahun 2020, mengakibatkan bencana banjir di berbagai wilayah Jakarta. Selain menghambat aktivitas, genangan air itu juga bisa menimbulkan berbagai penyakit yang mengganggu kesehatan. Jika tidak diwaspadai tubuh bisa terserang dan berbahaya bagi kesehatan.

    Menurut Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, terdapat tiga virus yang bisa berkembang biak saat banjir. Di antaranya adalah influenza, demam berdarah dan diare. Selain itu, melansir laman WHO, virus Hepatitis A, Malaria, Tipes hingga Leptospirosis bisa juga menyerang tubuh kala banjir melanda.



    Tak hanya penyakit itu, berikut juga berbagai macam penyakit yang bisa menyerang saat bencana banjir yang patut diwaspadai:

    (Baca Juga: Daftar Posko Penerimaan Bantuan Banjir DKI Jakarta)


    1. Influenza


    (Flu bisa timbul akibat banjir.Foto:Dok/EmeraldCoastUrgentCare)

    Melansir laman Kemenkes, lnfluenza ditandai dengan pilek, demam, sakit kepala, hidung tersumbat, batuk, nyeri otot hingga mengigil. Virus ini bisa menular melalui kulit, mulut dan hidung. Untuk mencegahnya, gunakanlah sarung tangan dan masker, perbanyak makan buah dan sayur dan mencuci tangan sebelum makan.


    2. Demam Berdarah

    Bersamaan dengan musim hujan, nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopic juga berkembang biak dengan cepat. Bahayanya, nyamuk ini bisa menularkan virus demam berdarah atau DBD. Melansir laman WebMD, biasanya DBD memiliki gejala panas tinggi, sakit kepala, mata perih, muncul bintik merah pada kulit dan juga rasa mual dan muntah. Agar tak terserang, manfaatkan barang-barang yang tidak terpakai dan hindari penumpukkan benda, seperti baju, buku dan lainnya. Jangan lupa juga untuk menutup air yang bersih. 

    (Baca Juga: 5 Cara Mudah Meningkatkan Trombosit)


    3. Malaria

    Melansir laman Healthline, malaria merupakan penyakit yang cukup berbahaya, mirip dengan DBD, penyakit ini juga ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles yang membawa bakteri Plasmodium yang bisa masuk ke dalam peredaran darah. Gelajanya bisa ditandai dengan panas tinggi, mual, diare, hingga kejang-kejang. Cegahlah penyakit ini dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.


    4. Diare

    Diare kerap kali menyerang saat bencana banjir melanda. Hal ini dikarenakan bakteri sangat mudah berkembang biak dan menempel di makananmu. Sehingga, ketika tubuh mengonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi, penyakit ini muncul dan menyerang tubuh.

    Melansir laman Healthline, diare biasa ditandai dengan demam tinggi yang bersamaan dengan mual, buang air besar berlebih yang bertekstur cair. Penyakit ini bisa dihindari dengan cara menjaga kebersihan, seperti mencuci tangan sebelum makan.

     

    5. Hepatitis A

    Virus hepatitis A (HAV) jadi salah satu virus yang bisa berkembang di mana ada air yang tidak bersih. Mengutip laman WHO, orang yang terinfeksi penyakit ini akan cepat lelah, merasakan nyeri pada perut, perubahan warna mata dan kulit menjadi kuning. Untuk mencegah penyakit ini menginfeksi, hindari air dan makanan yang tidak bersih, melakukan vaksin, dan mencuci tangan setelah menyentuh barang yang curiga terserang virus ini.

    (Baca Juga: 10 Penyakit yang Sering Dialami Masyarakat Indonesia)


    6. Tipes


    (Penyakit tipes.Foto:Dok.Nicoletstationdental)

    Melansir laman WebMD tipes yang dikenal juga demam tifoid, disebabkan oleh virus rickettsia atau orientiabacteria. Tubuh yang terserang akan terasa demam, sakit kepala dan nyeri pada otot dan perut. Untuk mencegahnya, perbanyaklah konsumsi makanan yang sehat, seperti buah dan sayur. Jangan lupa juga untuk menjaga kebersihan dengan mencuci tangan sebelum makan.


    7. Leptospirosis

    Ketika banjir, tubuh akan rentan terserang oleh penyakit leprospirosis yang bisa menular lewat air dan tanah dari urin yang dikeluarkan oleh hewan yang terserang penyakit ini. Dilansir dari Medical News Today, jika tubuh mulai merasakan sakit di bagian dada, mual, turunnya nafsu makan, ada baiknya segera konsultasikan ke dokter. Sementara, untuk mencegah penyakit ini menyerang, segera bersihkan diri setelah terkena air yang kotor, gunakan sarung tangan dan masker, dan tetap menjaga kebersihan diri.

    (Baca Juga: Kenali 10 Penyakit Kulit dan Cara Pencegahannya)


    8. Penyakit Kulit

    Saat banjir melanda ragam penyakit kulit bisa menyerang. Dari mulai jamur hingga dermatitis. Hal ini dikarenakan kulit yang terserang bakteri jahat yang buat kulit gatal dan kemerahan. Agar tak terserang, cucilah daerah tubuh yang terkena air banjir dengan air yang bersih. 


    9. Hipotermia


    (Hipotermia kondisi fisik yang mudah menyerang saat banjir.Foto:Dok/Medical News Today)

    Ketika banjir melanda berbagai wilayah Jabodetabek, hiportermia salah satu yang menyerang warga. Bahkan, beberapa warga meninggal akibat hiportemia. Melansir laman Mayo Clinic, hipotermia adalah keadaan yang serius ketika tubuh kehilangan panas secara berlebih yang membuat gangguan pada kinerja jantung, sistem saraf dan lainnya. Gejalanya, tubuh bergetar cepat, bergumam, denyut nadi melemah, kebingunan, bahkan kehilangan kesadaran. Jika hiportemia menyerang, gunakan jaket tebal, hindari air, berdekatan dengan seseorang, dan dekatkan diri dengan sesuatu yang hangat.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below