Mengenal Lebih Jauh Investasi Baru 'Savings Bond Ritel'


  • Mengenal Lebih Jauh Investasi Baru 'Savings Bond Ritel'
    Memasuki September 2019, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan melakukan penjualan instrumen Surat Utang Negara (SUN) ritel khusus. (Foto: Dok/KementerianKeuangan)


    Investasi merupakan hal yang sangat krusial demi masa depan dan saat ini investasi tersedia dalam berbagai bentuk, bukan hanya dalam bentuk koleksi karya seni.

    Memasuki September 2019, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan melakukan penjualan instrumen Surat Utang Negara (SUN) ritel khusus kepada investor individu WNI secara online (e-SBN) dengan tingkat kupon mengambang yaitu Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR008.



    Peluncuran SBR008, yang digelar pekan lalu di Patio Venue, Jakarta ini, mengusung tema “Saving in Style, Secantik Batik”. Acara ini dikemas dalam bincang eksklusif yang tidak hanya menjelaskan pentingnya investasi bagi masa depan, namun juga memperkenalkan keindahan batik nusantara yang kini memiliki nilai jual tinggi.

    (Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Investasi Jangka Panjang) 

    Peluncuran SBR008 secara resmi ditandai dengan penggoresan canting bermalam di atas kain. Pilihan akan membatik bukannya tanpa alasan. Jenis batik yang memiliki nilai jual tinggi dan biasanya dijadikan investasi adalah jenis batik tulis.

    Nilai sejarah kain batik tulis sangat panjang dan dapat ditelusuri sejak ratusan tahun lalu. Berbeda dengan batik modern yang sering dibuat dengan teknik cetak digital, jenis batik tulis melalui proses pembuatan yang panjang. Hal inilah yang menyebabkan batik tulis dapat memiliki nilai jual tinggi sebagai salah satu investasi berbentuk karya seni.

    Tak jauh berbeda, SBR008 ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah untuk mempermudah akses masyarakat berinvestasi di SUN ritel, serta memperluas basis investor dalam negeri dengan menyediakan alternatif investasi yang aman, mudah, terjangkau dan menguntungkan dengan masa penawaran 5-19 September 2019.

    Dengan tingkat kupon minimal mengambang (floating with floor) sebesar 7,20%, SBR008 memiliki tenor 2 (dua) tahun dengan pemesanan minimal Rp 1 juta. Proses pemesanan pembelian dapat dilakukan secara online melalui 4 tahap yaitu registrasi, pemesanan, pembayaran, dan konfirmasi.

    Saat ini masyarakat sudah semakin mudah dalam melakukan pembayaran SBR008 dan instrumen investasi Pemerintah lainnya dengan ditambahnya tiga kanal pembayaran baru yang telah ditunjuk oleh Kementerian Keuangan sebagai lembaga persepsi (Bukalapak, Tokopedia dan Finnet) sehingga total bank/pos/lembaga persepsi yang dapat melayani pembayaran pembelian SBR menjadi 86 perusahaan.

    Masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di SBR008 dapat segera melakukan registrasi dengan cara menghubungi Mitra Distribusi yang telah ditetapkan melayani pemesanan pembelian secara langsung melalui sistem elektronik (layanan online).

    Pada masa penawaran SBR008, terdapat 22 Mitra Distribusi yang terdiri dari 13 Bank, 4 Perusahaan Efek, 3 Perusahaan Efek Khusus (APERD Fintech), dan 2 Perusahaan Fintech Peer-to-Peer Lending.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below