Kolaborasi Oppo dan 14 Seniman di Art Jakarta 2019


  • Kolaborasi Oppo dan 14 Seniman di Art Jakarta 2019
    Berkolaborasi dengan 14 seniman Indonesia, Oppo menyajikan sesuatu yang berbeda di gelaran Art Jakarta 2019. (Foto: Dok/OppoIndonesia)


    Turut mendukung gelaran pameran seni tahunan Art Jakarta 2019, Oppo berkolaborasi dengan 14 seniman. Hasilnya 14 karya seni, serta 10 macam OPPO Reno 10x Zoom Limited Edition seri seniman-seniman tanah air turut dipamerkan.

    Hampir seluruh karya seni dan Limited Edition ini ditampilkan pertama kalinya kepada publik di pagelaran Art Jakarta 2019, yang diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut pada 30 Agustus – 1 September lalu di Jakarta Convention Center Senayan.



    Adapun keempat belas seniman yang dimaksud adalah Agung “Agugn” Prabowo, Cinanti Astria Johansjah, Faisal Habibi, Indieguerillas, Kemalezedine, Mella Jaarsma, Radi Arwinda, Uji “Hahan” Handoko, Arkiv Vilmansa, Darbotz, Ronald Apriyan, Marishka Soekarna, Natisa Jones, dan Eko Nugroho.

    (Baca juga: 7 Fakta dan Hal Menarik Seputar Art Jakarta) 

    “Sesuai dengan DNA OPPO, yaitu ‘The Art of Technology’, kami terus mengombinasikan seni dan teknologi pada setiap produk OPPO, sehingga produk-produk kami berhasil menjadi karya seni yang inovatif. Dengan berpartisipasi di Art Jakarta 2019 dan berkolaborasi dengan lebih banyak seniman Indonesia, kami berharap dapat terus berkontribusi terhadap perkembangan seni dan industri kreatif di Indonesia,” ujar Aryo Meidianto, PR Manager OPPO Indonesia.

    Karya Seni Interaktif


    (Eko Nugroho. Foto: Dok/OppoIndonesia) 


    Sebanyak 14 karya seni yang ditampilkan di booth OPPO di Art Jakarta 2019 terdiri dari 13 karpet dan 1 lukisan. Sementara 10 macam OPPO Reno 10x Zoom Limited Edition edisi 10 seniman memiliki keunikan pada bagian penampang belakangnya berkat grafiran masing-masing karya para seniman. Setiap pengunjung yang datang dapat berinteraksi langsung dengan karya-karya tersebut menggunakan OPPO Reno 10x Zoom Limited Edition yang telah dibekali teknologi augmented reality. Ketika pengunjung mengaktifkan teknologi ini, masing-masing karya akan bergerak dan menampilkan kisah yang berbeda. 

    “Setiap karya seni yang dipajang memiliki makna sendiri, yang disesuaikan dengan karakteristik dari masing-masing seniman. Keberagaman karakteristik itulah yang kami nilai sejalan dengan semangat OPPO Reno Series: kreativitas dan inovasi tanpa batas bagi individu yang dinamis. Kami percaya, ke-14 seniman ini mampu merepresentasikan makna inovasi kreatif di dalam OPPO Reno Series secara lebih nyata,” lanjut Aryo.

    Lelang Sosial

    Sebagai bentuk kontribusi OPPO terhadap masyarakat yang lebih luas, OPPO juga berpartisipasi di Art Jakarta Charity pada 31 Agustus sore. Dalam sesi ini, OPPO melelang 13 karya seni berupa 13 karpet2 dan 9 OPPO Reno 10x Zoom Limited Edition seri 9 seniman3 – yang masing-masing serinya hanya tersedia satu unit. Seluruh hasil lelang akan diberikan kepada Yayasan Mitra Museum Jakarta dan Happy Hearts Foundation untuk pengelolaan museum di Jakarta serta pemberian akses pendidikan yang lebih memadai bagi anak-anak Indonesia.

    OPPO x Eko Nugroho


    (Virtual reality di karya seni Eko Nugroho x Oppo. Foto: Dok/OppoIndonesia) 


    Khusus untuk OPPO Reno 10x Zoom Limited Edition seri Eko Nugroho, perangkat tersedia sebanyak 30 unit. Diukir dengan desain bertemakan “Bermimpi dan Menghidupkan Mimpi”, perangkat ini dapat dibeli dan ditemui untuk pertama kalinya di Art Jakarta 2019.

    “Karya yang saya tampilkan di Art Jakarta 2019 untuk OPPO ini merupakan bentuk penghargaan dan kekaguman saya yang mendalam bagi mereka yang terus bermimpi dan bertekad memenuhi impian tersebut. Mereka adalah inspirasi saya. Saya ingin memvisualisasikan semangat dan juga energi itu untuk terus tumbuh dan berinovasi, penuh harapan optimis, serta ambisi tanpa batas di masa depan,” ungkap Eko Nugroho.  

    Art Jakarta sendiri merupakan salah satu pameran seni paling bergengsi di Indonesia yang diselenggarakan setiap tahunnya sejak 2008. Pada tahun ini, sebanyak 70 galeri dari dalam dan luar negeri berpartisipasi; mengenalkan identitas baru Art Jakarta sebagai pasar seni yang dapat menjadikan Jakarta sebagai pusat seni rupa kontemporer terbesar di Asia. Dalam penyelenggaraannya, Art Jakarta pun telah menjadi salah satu pilar penting dalam perkembangan seni rupa di Indonesia.