7 Fakta dan Hal Menarik Seputar 'Art Jakarta 2019'


  • 7 Fakta dan Hal Menarik Seputar 'Art Jakarta 2019'
    Di tahun ke-11 penyelenggaraannya, pameran seni akbar tahunan Art Jakarta tampil lebih besar tahun ini. (Foto: Dok/ArtJakarta)


    Di tahun ke-11 penyelenggaraannya tahun ini, ajang seni rupa 'Art Jakarta' akan kembali digelar pada 30 Agustus hingga 1 September 2019 mendatang di Jakarta Convention Center. Tak hanya pindah tempat pameran dari Pacific Place ke JCC, Art Jakarta juga mengusung beberapa perubahan signifikan, termasuk dengan gelaran yang lebih besar dengan program yang juga lebih beragam.

    Pelaku seni rupa Tom Tandio dipercaya menjadi Direktur Pameran yang akan bekerja bersama kurator Enin Supriyanto sebagai Direktur Artistik Art Jakarta 2019 kali ini. Kolaborasi kedua tokoh penting di kancah seni rupa ini diharapkan mampu membawa kesegaran dan nilai tambah bagi Art Jakarta.



    Siapa saja seniman yang bakal menampilkan karyanya kali ini? Berapa galeri yang akan hadir selama pameran? Apa saja program menarik yang bakal digelar dan menarik untuk diikuti? Berikut beberapa hal menarik yang bisa jadi pertimbangan sebelum melangkah ke Art Jakarta 2019 yang sayang untuk dilewatkan begitu saja.

    (Baca juga: Art Jakarta 2019: Manajemen, Lokasi dan Logo Baru)


    1. Lokasi pameran 



    Dalam penyelenggaraannya yang kesepuluh tahun 2018 lalu, lebih dari 40 ribu pencinta seni berkunjung ke Art Jakarta. Pemindahan lokasi penyelenggaraan dari Pacific Place ke Jakarta Convention Center merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung Art Jakarta yang selalu terjadi dari tahun ke tahun. Pameran digelar di JCC, Hall A dan B. 


    2. 70 Galeri 


    Sebanyak 70 galeri dari dalam dan luar negeri akan ambil bagian dalam Art Jakarta Tahun ini. “Dengan jumlah peserta luar negeri yang lebih besar daripada peserta dari dalam negeri, kita bisa mengindikasikan kondisi dan kepercayaan yang baik dari pasar seni dunia terhadap penyelenggara Art Jakarta khususnya dan pasar seni rupa Indonesia umumnya,” Tom Tandio mengungkapkan.   


    3. 6 Program


    Enam program dengan fokus yang berbeda menjadi pilar yang akan menopang penyelenggaraan Art Jakarta 2019 ini. Diantaranya yakni Art Jakarta Galleries, Art Jakarta Spot, Art Jakarta X, Art Jakarta Play dan Art Jakarta Scene, serta Art Unlimited yang merupakan kerjasama Art Jakarta dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).


    4. Art Jakarta X


    Art Jakarta X merupakan kolaborasi dengan sejumlah institusi dan kolektor, di antaranya Collectors' Show: I Nyoman Masriadi, Off-site: Huang Po-Chih, dan Isha Hening. 


    5. Art Talk 


    Selama pameran berlangsung, Art Jakarta juga mengusung sejumlah diskusi mengenai dunia seni dan perkembangan mutakhirnya saat ini. Di antara tema diskusi tersebut dibawakan bersama Bekraf, One Piece Club Indonesia, Art Leader Summit Asia, Inside Studios: Indonesian Artists, dan Whiteboard Journal. 


    6. Charity


    Sejak penyelenggaraan pertama Art Jakarta, charity atau penggalangan dana melalui lelang karya seni rupa merupakan acara yang menjadi agenda tetap. Tahun ini, akan ada sepuluh karya seniman dalam bentuk karpet yang akan dilelang untuk kegiatan amal. Berbagai acara bincang dengan topik seni rupa juga akan mengisi agenda Art Jakarta.


    7. 3 Hari perhelatan 

    Digelar selama tiga hari berturut-turut, dari Jumat hingga Minggu (30 Agustus - 1 September), Art Jakarta mengambil tempat di JCC. Selain pameran, setiap harinya juga terdapat beberapa program menarik yang bisa diikuti publik, dari mulai pembukaan, workshop, dan juga aktivitas lainnya. 




    Di Balik Layar 

    Pengetahuan dan pengalaman keduanya di kancah seni rupa lokal maupun internasional diyakini akan bisa pula memberi arahan yang tepat bagi Art Jakarta untuk menjadikan ajang ini sebagai sebuah tolok ukur perkembangan pasar seni rupa di Indonesia, dan bahkan Asia Tenggara. Selain Tom dan Enin, desainer grafis Henricus Linggawidjaja dari studio desain Artnivora dan fotografer Indra Leonardi dari studio The Leonardi juga terlibat dalam ajang ini sebagai Direktur Desain dan Direktur Fotografi. Studio arsitektur Dua Studio juga turut berkolaborasi dengan tim Art Jakarta untuk menampilkan rancangan segar bagi tata pamer Art Jakarta.

    Tahun 2019 ini, Art Jakarta ingin mengenalkan identitas baru sebagai pasar seni yang dapat menjadikan Jakarta sebagai salah satu pusat seni rupa kontemporer Asia, sembari memperkuat kedudukan Indonesia sebagai salah satu pilar penting dalam perkembangan seni rupa di Asia.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below