Menerawang Batik Jawa Barat Lewat Koleksi 10 Desainer


  • Menerawang Batik Jawa Barat Lewat Koleksi 10 Desainer
    Yayasan Batik Jawa Barat berkolaborasi dengan Fashion First hadirkan Koleksi busana batik dari 10 desainer. (Foto: Dok/StephanieTanggara/HerworldIndonesia)


    Bagaimana jadinya jika sepuluh desainer mengeksplorasi batik pewarna alam yang dibuat perajin batik? Bukan saja satu koleksi bersama yang unik, tapi juga turut mengusung spirit kepedulian terhadap alam, lewat penggunaan batik yang ramah lingkungan. 

    Hal inilah agaknya yang mendasari terjadinya kerjasama Fashion First dengan perajin batik di bawah naungan Yayasan Batik Jawa Barat beberapa waktu lalu. Hasil kolaborasi tersebut kemudian diperagakan di Goodrich Suites Antasari, Jakarta pada Rabu (10/4). Bertajuk 'Halaman Negeri' koleksi batik ini cukup menarik dan mencuri perhatian. 



    Adapun 10 desainer Fashion First yang turut terlibat itu, di antaranya Amelia Kartikasari, Angelita Nurhadi, Auguste Soesastro, Deddy Iriawan, Deden Siswanto, Jeffry Tan, Natalia Kiantoro, Patrick Owen, Rinda Salmun dan Soetjipto Hoeijaja. Lewat kolaborasi karya kali ini, Fashion First ingin menampilkan koleksi tradisional budaya Indonesia dengan gaya yang berbeda dan tetap relevan dengan kondisi kekinian.

    (Baca juga: Lima Desainer Indonesia di NYFW Spring Summer 2018) 


    (Penampilan khusus Kaneishia Yusuf. Foto: Dok. herworldindonesia/StephanieTanggara)


     “Lewat kolaborasi ini, tentunya kami ingin memperkenalkan batik sebagai hasil budaya Indonesia kepada para desainer lokal yang mungkin belum pernah menggunakan batik dalam rancangannya,” ujar Deli Makmur sebagai CEO dan Project Director Fashion First. 

    Lebih jauh, kata dia, kerjasama dengan YBJB ini juga ditujukan agar desainer dapat mengeksplorasi beragam batik yang terdapat di Indonesia. 

    "Kami juga ingin ikut berpartisipasi dalam program pelestarian lingkungan yang sedang dilakukan oleh berbagai industri, tak terkecuali oleh industri fashion sendiri," tambah Deli. 


    (Koleksi kain batik dari perajin batik di area Jawa Barat. Foto: Dok. herworldindonesia/StephanieTanggara)


    Yayasan Batik Jawa Barat menaungi para perajin batik di Jawa Barat. Sendy Dede Yusuf, selaku Ketua Umum YBJB mengatakan, koleksi yang tampil hari ini adalah hasil karya dari perajin Ciwaringin yang telah terlatih untuk membuat batik dengan pewarna alam, menggunakan tumbuh-tumbuhan serta proses yang relatif lebih ramah lingkungan.

    Didukung oleh organisasi pelestarian lingkungan Lions Club Jakarta Pusat Centennial Terra, gelaran peragaan busana ini juga menghadirkan bazaar kecil-kecilan yang nantinya hasil penjualan yang terkumpul kelak akan didonasikan untuk kegiatan club yang berhubungan dengan pelestarian lingkungan. Salah satunya adalah sosialisasi penghentian penggunaan sedotan plastik yang merusak lingkungan.

    Pada kesempatan yang sama, acara tersebut turut dimeriahkan dengan penampilan dari Shelomita, dan Kaneishia Yusuf.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below