5 Etiket Saat Meninggalkan Kamar Hotel


  • 5 Etiket Saat Meninggalkan Kamar Hotel
    Saat meninggalkan kamar hotel, tidak ada salahnya membereskan barang-barang. (Foto: Dok/Pexels.com)


    Hanya karena kamu sudah membayar mahal, tidak berarti kamu boleh meninggalkan kamar hotel dalam keadaan berantakan. Memang sudah tugas bagian housekeeping untuk membersihkan kamar, tapi tidak ada salahnya kamu membantu meringankan pekerjaan mereka dengan sedikit membereskan barang-barang yang sudah kamu pakai.

    Stephanie Land, penulis buku Maid, yang mengisahkan pengalamannya menjadi housekeeper, berbagi etiket saat meninggalkan kamar hotel buat para traveler seperti kamu. 



    (Baca juga: Intip 8 Tips yang Wajib Dilakukan Sebelum Traveling) 


    1. Handuk

    Saat memasuki kamar mandi hotel pasti kamu akan melihat handuk dalam berbagai ukuran. Terlintas dalam pikiran, apakah kamu akan menggantungnya dengan rapi? Atau kamu hanya menumpuknya seperti handuk kotor? Menurut Land, sebaiknya kamu mengumpulkan handuk bekas pakai untuk memudahkan petugas housekeeping membereskannya. Gulung handuk-handuk tersebut dengan handuk tangan di bagian tengah karena kemungkinan handuk ini yang paling basah dan paling kotor.


    2. Bersihkan kamar mandi

    Membereskan kamar mandi seperlunya termasuk dalam etiket saat meninggalkan kamar hotel. Kamu tidak perlu menyikat wastafel atau mengepel lantainya yang basah. Namun kamu bisa meringankan pekerjaan housekeeper dengn memungut rontokan rambut sisa keramas yang terhenti di lubang air, membuang bungkus makanan, tisu, botol air kemasan kosong, dan sebagainya, di tempat sampah. Pastikan juga toilet sudah disiram.


    (Bereskan saja kamar mandi seperlunya. Foto: Dok/Pexels.com)


    3. Tanda "Disturb" atau "Do Not Disturb"

    Ketika memasang tanda "do not disturb" selama menginap di hotel, pastinya kamu ingin menghindari gangguan dari petugas hotel (kecuali saat terjadi musibah). Namun, pastikan kamu memasang tanda yang benar. Seringkali tamu berbohong sudah meninggalkan tanda D (artinya menyilakan petugas masuk ke kamar) dan komplain ketika kembali ke kamar tapi kamar dalam keadaan kotor. Padahal mereka masih memasang tanda DND di pintu ketika pergi sepanjang hari dan berharap kamar sudah dibersihkan.

    Di beberapa tempat, melarang housekeeping membersihkan kamar artinya mengurangi penghasilan mereka. Apalagi pada hari di mana tamu akan check out. Mereka tidak akan dibayar untuk kamar-kamar yang menjadi tanggung jawab mereka, tapi ketika tamu tidak ingin kamar dibersihkan tentu mereka kehilangan kesempatan mendapatkan tip.


    (Jangan lupa mengubah tanda “Do Not Disturb” jika ingin kamar dibersihkan. Foto: Dok/LonelyPlanet) 


    4. Memberi tip

    Ini etiket meninggalkan kamar hotel yang cukup penting. Namun, seberapa banyak sih, kita harus memberi tip? Tip umumnya diberikan sebesar 10% dari tarif atau harga yang dibayarkan (misalnya bon makanan), tetapi tidak masalah bila kamu memberikan tip kurang dari jumlah itu. Untuk bellboy, porter, atau petugas housekeeping di hotel, kamu bisa memberikan sebesar Rp 10.000-Rp 20.000. Tinggalkan uangnya di atas bantal atau di meja samping tempat tidur karena biasanya kamu tidak bertemu housekeeper saat selesai melakukan pekerjaannya. Akan lebih baik jika kamu juga meninggalkan catatan bahwa uang itu boleh diambil disertai ucapan terima kasih.


    (Menjalankan etiket meninggalkan kamar hotel ini akan meringankan kerja housekeeper. Foto: Dok/Pexels.com) 


    5. Merapikan kamar

    Pekerjaan housekeeper cukup berat, karena umumnya mereka bekerja 8 jam dengan shift. Membersihkan satu kamar bisa memakan waktu sekitar 30 menit, tapi kalau kamar sangat berantakan bisa mencapai 45-60 menit. Karena itu, kamu bisa membantu meringankan pekerjaan housekeeper dengan melakukan hal-hal kecil berikut:

    - Kumpulkan semua handuk dan keset mandi bekas pakai, dan tumpuk jadi satu di lantai kamar mandi.

    - Tarik seprai dan sarung bantal, lalu tinggalkan dalam satu tumpukan di lantai depan pintu kamar mandi. Namun, kamu tidak perlu merapikan tempat tidur, karena housekeeper akan membongkarnya lagi.

    - Ambil tempat sampah dari bawah meja dam tempat sampah dari kamar mandi, lalu letakkan berdampingan di dekat tumpukan seprai.

    - Letakkan setrika dan papan setrika di tempat semula (bungkus atau tarik kembali kabel setrika).

    - Kembalikan remote TV ke tempat di mana kamu menemukannya saat kali pertama memasuki kamar.

    - Buka tirai jendela.


    Mungkin etiket meninggalkan kamar hotel ini tidak begitu penting bagi banyak orang, tetapi bagi housekeeper tentu sangat berarti.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below