5 Hal yang Dipelajari Saat Jelajah Bandara Pertama Kali


  • 5 Hal yang Dipelajari Saat Jelajah Bandara Pertama Kali
    Bepergian dengan pesawat baik itu tujuan domestik atau internasional memberi pengalaman tersendiri. Pelajari lima hal berikut ini. (Foto: Dok/Pixabay/Pexels.com)


    Selalu ada yang pertama untuk segala sesuatu, salah satunya, bepergian seorang diri. Kalau biasanya kamu biasa berlibur bersama keluarga atau teman-teman, tiba-tiba untuk kali pertama kamu harus menjalani dinas luar negeri seorang diri. Hal ini menimbulkan rasa cemas; kamu sibuk mengingat-ingat apa yang harus dilakukan saat akan bepergian ke luar negeri saat liburan sebelumnya.

    Pada dasarnya, solo travelling atau bepergian seorang diri pada dasarnya hanya membutuhkan rasa percaya diri. Selain itu juga rasa rendah hati untuk mengatakan bahwa kamu akan memelajari banyak hal baru dalam perjalanan tersebut. Ternyata, ada banyak hal yang dipelajari saat menjelajahi bandara untuk pertama kali, seorang diri!



    (Baca juga: Intip 8 Tips yang Wajib Dilakukan Sebelum Traveling)

    1. Selalu siap dengan dokumen perjalanan

    Menjelajahi bandara sendiri untuk pertama kali mengajarkan kamu untuk selalu siap membekali diri dengan apapun yang kamu perlukan selama perjalanan. Memastikan dokumen perjalanan selalu dalam jangkauan tapi tetap aman dari tangan-tangan jahil, ternyata sangat penting. Amati papan informasi sejak kamu mencari konter check-in, mendapatkan boarding pass, melalui metal detector, hingga memasuki imigrasi. 

    Jika mau lebih cepat, kamu bisa menggunakan konter self check-in dan immigration autogate assistant, meskipun layanan ini belum tersedia di semua bandara.


    (Dokumen. Foto: Dok/Traveller.com.au)


    2. Mengikuti proses

    Pertama kali menjelajahi bandara besar dengan berbagai terminal penerbangan internasional, tentu membuat kamu merasa kewalahan. Belum lagi jika untuk menuju terminal tertentu kamu harus naik kereta dulu. Rasanya banyak sekali yang harus dilakukan. Jika itu yang kamu alami, lakukan tugas kamu satu per satu. Entah itu mengeluarkan laptop, ikat pinggang, atau meninggalkan air minum kemasan di meja pemeriksaan, juga melakukan baggage wrapping sebelum check-in, fokuslah pada satu langkah tersebut saja. Pelajari prosesnya, dan terima saja jika ada kesalahan yang kamu lakukan sehingga harus mengulang langkah itu lagi. Kamu akan terbantu nantinya, dan jadi tidak stres.


    3. Malu bertanya, sesat di jalan

    Ketika menelusuri bandara internasional sendiri untuk kali pertama, benak kamu pasti dipenuhi berbagai pertanyaan. Bagaimana cara tercepat untuk sampai ke gate? Bagaimana jika antrian check-in begitu panjang sementara jadwal terbang kamu sudah mepet?

    Pada saat-saat seperti itu, terkadang kamu merasa ingin memecahkan masalah sendiri sebelum meminta bantuan pada seseorang. Kamu pun sibuk mengamati papan informasi atau menggunakan fasilitas digital wayfinding stations. Namun, tak ada salahnya bertanya pada petugas kalau kamu terburu-buru, karena mereka lah yang bisa memberi jawaban  yang jelas dan lengkap. Tak usah gengsi, karena penumpang di belakang kamu juga belum tentu sudah paham semuanya.


    (Digital wayfinding. Foto: Dok/ KioskIndustry.org)


    4. Kamu lebih berpengalaman dari yang kamu bayangkan

    Saat belajar mengikuti seluruh langkah satu demi satu, kamu biasanya akan sadar kalau sebenarnya kamu tahu lebih banyak daripada yang kamu kira. Setidaknya, kamu tahu tata letak bandara, atau apa yang tidak boleh kamu bawa saat melalui konter pemeriksaan. Hal ini karena kamu cukup menyimak apa yang biasa dilakukan dari perjalanan kamu sebelumnya. Tidak yakin yang kamu lakukan sudah benar? Selama kamu bisa berbahasa asing, kamu bisa bertanya pada petugas, membaca papan informasi, membaca peta, mencetak boarding pass, dan sekadar mengetahui di mana posisi kamu saat itu.


    5. Menciptakan rutinitas untuk diri sendiri

    Sebenarnya kamu belajar membuat rutinitas untuk diri sendiri ketika menjelajahi bandara untuk kali pertama. Misalnya, lebih cermat memeriksa kelengkapan dokumen sebelum berdiri dalam antrian panjang, sehingga punya cukup waktu untuk membeli cemilan. Dari kesalahan yang pernah kamu lakukan, justru kamu jadi punya kebiasaan baru agar setiap perjalanan selanjutnya jauh lebih baik. Membawa botol minum dan kotak makan kosong untuk membawa pulang hidangan yang tak termakan di pesawat juga tindakan bijak, daripada repot mencari restoran di bandara yang itu-itu saja dan kamu belum menukar mata uang lokal.


    (Rutinitas. Foto: CheatSheet)


    Hal-hal itu akan menimbulkan rasa senang karena kamu punya kontrol atas apa yang akan terjadi. Itulah tanda, menelusuri bandara untuk kali pertama seorang diri membuat kamu jadi orang yang bertanggungjawab dan bisa mengambil keputusan dalam waktu cepat.