Zach King Ungkap Rahasia 'Magic Video' di IdeaFest 2019


  • Zach King Ungkap Rahasia 'Magic Video' di IdeaFest 2019
    Hadir di gelaran IdeaFest tahun ini, Zach King membagi rahasia di balik pembuatan video 'magic' dan trik yang ia buat. (Foto: Dok/IdeaFest2019)


    Hadir di gelaran IdeaFest 2019, content creator YouTube asal AS, Zach King mengungkap rahasia di balik pembuatan video-videonya. Termasuk, 'magic video' yang kerap mencuri perhatian serta pujian dari publik. 

    Siapa yang tak familiar dan takjub dengan video Zach yang selalu diselipi kejutan dan layaknya adegan sulap tradisional? Tak heran juga jika sesi bersamanya yang berlangsung pada Jumat (4/10) di Jakarta Convention Centre dipadati penonton. Semua siap mendengar celotehan dan rahasia yang akan dibagi pria kelahiran 4 Februari 1990 itu. 



    "Saya punya pekerjaan paling keren di dunia," ujarnya membuka sesi sembari diiringi tawa. Selama kurang lebih setengah jam, Zach membagi cerita di balik proses pembuatan video, rekam jejaknya, hingga bagaimana ia jatuh cinta dengan kamera dan pembuatan film. 

    (Baca juga: Resmi Dibuka, IdeaFest 2019 Usung Kebanggaan Indonesia) 


    Zach King mengungkapkan pengenalannya dengan kamera sudah dimulai saat ia masih kecil. Ketika 7 tahun, orangtuanya memberikan dia home video camera. Dan itu kali pertama, Zach melihat dunia dari lensa. Ketika bertumbuh dewasa, ia dibantu tiga saudarinya dalam proses pembuatan video. 

    "Butuh kesabaran dalam pembuatan film, frame by frame, teknik stop motion yang terus dilakukan hingga saat ini," ujarnya. 

    Zach selalu ber-angan, bahwa suatu hari ia akan punya laptop dan komputer. Dengan modal USD 5.000, ia membeli laptop dan kamera. Ia lalu ber-angan lagi, bahwa suatu saat ia akan ke Hollywood, membuat video, atau film. Sempat melanjutkan studi di Biola University pada 2012, Zach kemudian membuat video tutorial yang ia bagi gratis via akun YouTube miliknya. 

    "Interaksi dengan publik lewat kolom komentar kerap memberi saya masukan dan ide. Hingga kemudian lahir video Jedi Kitten The Force Awaken - Star Wars yang mendapat banyak views," ujarnya. 

    Video tersebut yang kemudian diikuti seri berikutnya disebut Zach menjadi salah satu video yang turut mengubah hidupnya. Dari sini juga ia mengetahui bahwa dalam proses pembuatan video, tips paling berperan adalah mendengar apa masukan dari audiens.


    (Zach King. Foto: Dok/IdeaFest2019) 


    Proses pembuatan video

    Ketika Vine hadir, Zach kemudian juga turut membuat video di sana. Menurutnya, pembuatan video, baik itu pendek 15 atau 30 detik pun sama halnya dengan pembuatan film. Tetap ada pengembanguan karakter, cerita, properti dan setting.

    Ia mencontohkan video bertajuk 'Love' di mana ia membuat video lukisan seorang pria yang keluar dari lukisan lalu mengambil bunga dan memberikannya pada perempuan di lukisan tak jauh dari sana. Menurut Zach, dalam prosesnya, ia dan tokoh perempuan yang merupakan istrinya terlebih dahulu dilukis. Sementara, untuk propertinya ada dinding atau ruang di balik lukisan. 

    Di luar pembuatan video dengan cerita dan properti, Zach mengatakan ia pun mengikuti trend atau apa yang sedang ramai dibahas di masyarakat. Salah satunya adalah ketika bottle cap challenge ramai, ia pun membuat tantangan serupa, tapi tetap dengan sentuhan 'magic video' ala dirinya. 

    Zach juga kemudian berkolaborasi dengan sejumlah rumah produksi Hollywood, dari mulai Warner Bros hingga Universal. Sembari membuat video, ia juga telah menggapai salah satu mimpinya. 

    Tips dan Trick

    Dari pengalamannya hampir satu dekade membuat ribuan video, Zach mengatakan hal yang paling utama adalah menanyakan pada diri sendiri, apa proyek video yang paling diinginkan untuk dibuat. 

    "Setiap orang pasti punya dream project, dan mulailah dari sana," ujarnya.  


    (Zach King. Foto: Dok/IdeaFest2019)


    Di samping itu, kata dia, teknologi tanpa cerita akan tak membawa makna apa-apa bagi audiens. Oleh karenanya, setiap video mesti membawa pesan atau makna bagi penontonnya. 

    "Kenali audiens, dan pelajari apa yang mereka benar-benar inginkan," tambah dia. 

    Bicara akan keseharian, dan lingkungan sekitar akan membuat video terasa lebih relate dengan publik. Bisa juga bikin video akan peringatan hari tertentu yang sedang atau akan berlangsung, misalkan Valentine atau lainnya.

    "Hal terbesar di konten, adalah elemen kejutan, harus ada satu yang bikin menarik perhatian," ujarnya menambahkan.

    Dengan beberapa masukan dan tips tersebut, Zach yakin bahwa setiap orang dan content creator punya kesempatan untuk juga mendapat atensi dan perhatian dari publik. Saatnya memulai!