Nadia Purwoko dan Mahkota Miss Grand Indonesia 2018


  • Nadia Purwoko dan Mahkota Miss Grand Indonesia 2018
    Nadia Purwoko (kiri) meraih mahkota Miss Grand Indonesia 2018. (Foto: Dok/MissGrandInternational/@diknagamal)

    Bersaing ketat dengan 29 kontestan dari berbagai daerah, Nadia Purwoko (26) dari Bengkulu keluar sebagai pemenang dan meraih mahkota Miss Grand Indonesia 2018, dalam gelaran final yang berlangsung Sabtu (21/7) malam, di Jakarta.



    Sementara, di urutan kedua atau runner up I diraih Vivi Wijaya dari Sumatera Utara, dan Stephanie Cecilia dari DKI Jakarta di posisi runner up II.

    Ini kali pertama kontes Miss Grand Indonesia digelar terpisah, setelah dua tahun terakhir berada di bawah lisensi Yayasan Puteri Indonesia. 

    (Baca juga: Ariska Putri Pertiwi Ungkap Rahasia Seorang 'Puteri')

    Nadia menerima mahkota kemenangan yang dibuat desainer aksesori Rinaldy A Yunardi. Mahkota yang diberi nama 'The Heart of Indonesia' itu bermotif ukiran tradisional dengan bentuk hati dari rubi merah di bagian tengahnya.

    "Sesuai namanya, the Heart of Indonesia, bentuk hati yang merah, dan motif ukiran di sekelilingnya yang putih, melambangkan Indonesia, dan membawa misi perdamaian untuk dunia," ujar Rinaldy, saat ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu. 

    Sosok Nadia

    Sebagai pemenang Miss Grand Indonesia, Nadia Purwoko akan mewakili Indonesia dalam kontes Miss Grand International 2018, pada 25 Oktober 2018 mendatang.

    Kemenangannya sempat dijagokan dari kontestan lain. Pasalnya, dengan tinggi badan 176 sentimeter, Nadia sudah wara-wiri di dunia modeling sejak lama. Ia juga pernah meraih sejumlah prestasi di beberapa pemilihan seperti Pemenang Abang dan None Jakarta Selatan 2010, dan Juara Harapan II None DKI Jakarta 2010.

    Ia pernah menjadi model untuk sejumlah pekan mode di Jakarta, desainer ternama dan pemotretan majalah.



    Selain itu, Nadia juga seorang Sarjana Hukum lulusan Universitas Indonesia. Selain sebagai model paruh waktu, ia merupakan salah satu junior associate di sebuah firma hukum. 

    Agaknya dengan pengalaman di berbagai ajang model dan kontes kecantikan, serta pengetahuannya yang luas membuat publik dan juri memilih Nadia. 

    Adapun deretan juri pada kontes Miss Grand Indonesia 2018, yakni ada presiden MGI Dikna Faradiba, Menteri Pariwisata Arief Yahya, CEO BCA Jahja Setiaatmadja, Sophia Latjuba, Airyntanu, Dian Muljadi, Ferry Salim, Ivan Gunawan dan Wulan Guritno.

    (Baca juga: Mengintip Ritual Kecantikan Ariska Putri Pertiwi)



    Miss Grand Internasional

    Perhelatan Miss Grand Indonesia tahun ini merupakan yang pertama terpisah dari Yayasan Puteri Indonesia. Sebelumnya, pada 2016 dan 2017, Runner Up III Puteri Indonesia yang melaju mewakili Indonesia ke ajang Miss Grand International.

    Merunut rekam jejaknya, kontes Miss Grand International sendiri digelar pertama kali 2013 di Thailand. Untuk wakil dari Indonesia, lisensi awalnya berada di bawah Yayasan Puteri Indonesia, di mana saat itu Novia Indriani Mamuaaja, Runner-up 3 Puteri Indonesia dikirim sebagai wakil Indonesia.



    Pada 2014, lisensi diambil alih El John Pageants yang menaungi kontes Putri Pariwisata Indonesia dan Miss Earth Indonesia. Di tahun 2016, lisensi kembali dipegang YPI hingga 2017.

    Pada gelaran 2016, untuk kali pertama Indonesia meraih mahkota Miss Grand Internasional, lewat Ariska Putri Pertiwi. Di 2017, Dea Rizkita, wakil Indonesia berikutnya meraih Best National Costume dan Top Voting.

    Nawat Itsaragrisil, Presiden organisasi Miss Grand International mencabut lisensi YPI pada 2018, dan kemudian menggelar kontes Miss Grand Indonesia lewat Yayasan Dharma Gantari bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata Indonesia.