Gerai Premium ZAP Clinic Hadir di Grand Indonesia


  • Gerai Premium ZAP Clinic Hadir di Grand Indonesia
    Keramaian di acara pembukaan ZAP Clinic Grand Indonesia. (Foto: Dok. ZAP Clinic)


    Bagi yang hobi merawat kecantikan dan kesehatan kulit, klinik ZAP bisa jadi sudah tak asing lagi. Setelah hadir di berbagai area strategis yang tersebar di 13 kota di Indonesia, pada 19 Oktober 2018 lalu, ZAP Clinic resmi membuka outlet premiumnya di pusat Ibukota. Gerai ke-38 ini berlokasi di Grand Indonesia West Mall lantai 3.

    Dalam peresmian pembukaannya itu, ZAP bekerjasama dengan Harper's Bazaar Indonesia menggelar beauty talkshow dan juga peragaan busana, serta dihadiri oleh sjeumlah publik figur. 



    Para tamu undangan dan media yang hadir dalam dresscode serba hijau pun terlihat begitu antusias selama acara. Setelah prosesi pengguntingan pita dan kata sambutan yang disampaikan oleh sang CEO, Fadhli Shahab, acara pun dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama tiga dermatologis dari ZAP Clinic. 

    (Baca juga: Rekomendasi Klinik Kecantikan untuk Laser Wajah)

    Rangkaian Acara

    (Sisi Asih. Foto: Dok/MRA Media)



    (Dita Soedarjo. Foto: Dok/MRA Media)



    (Prosesi pengguntingan pita oleh CEO ZAP Clinic Fadhli Shahab beserta para dermatologis dr. Indah Widyasari SpKK, dr. Grace Waworuntu SpKK, dan dr. Anesia Tania SpKK. Foto: Dok. ZAP Clinic)



    (Beauty talkshow. Foto: Dok/MRAMedia)


    Dari beauty talkshow yang digelar diketahui jerawat dan noda hitam atau flek wajah masih menjadi permasalahan kulit utama yang dialami perempuan di Indonesia. Ini yang kemudian menjadi alasan ZAP Clinic mengedepankan teknologi laser kelas dunia seperti Alma Beauty dan Fotona asal Eropa yang berkualitas dan efektif untuk mengatasi berbagai permasalahan, tentunya dengan efek samping yang juga minimal.

    Hasil survey ZAP Beauty Index 2018 juga menunjukkan bahwa perawatan kecantikan berbasis laser kini lebih diminati dibandingkan dengan facial konvensional. Setelah berbincang seputar kecantikan, acara pun ditutup dengan peragaan busana seru dari Doris Dorothea dan Masari.


    (Peragaan busana. Foto: Dok/MRAMedia)



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below