Fakta Menarik tentang Hari Nyepi di Bali


  • Fakta Menarik tentang Hari Nyepi di Bali
    (Foto: Sakdawut Tangtongsap/Shutterstock/ClickPhotos)

    Hari Nyepi adalah satu hari yang didedikasikan di Bali bagi para penduduk untuk berhenti beraktivitas. Mulai dari tidak menggunakan listrik, elektronik dan hanya untuk berdiam diri di rumah untuk melihat kembali dan introspeksi diri akan apa yang telah dilalui di masa lalu.

    Di mata para wisatawan mancanegara, Hari Nyepi yang dirayakan di Bali adalah sebuah perayaan yang sangat unik. Bahkan tidak jarang ada wisatawan yang datang ke Bali hanya untuk merasakan pengalaman Nyepi. Selain Aiport ditutup dan para penduduk tidak diperbolehkan keluar rumah, apa saja fakta menarik tentang hari Nyepi yang dirayakan oleh seluruh umat Hindu di Bali ini?

     



    (Baca juga Artikel: Tips Mendapatkan Tiket Pesawat Murah)

     

    CO2 Berkurang di Udara!

    Memang benar, Karbon Dioksida berkurang di udara sampai lebih dari 30,000 ton! Ini kabar baik, karena Karbon dioksida dari kendaraan, kompor dan pembakaran lainnya itu sangat jahat bagi lingkungan dan dapat merusak alam. Namun karena perayaan hari Nyepi, satu hari bumi terselamatkan.

     

    Pemandangan Pantai Cantik

    Oleh karena para peselancar yang tidak diperbolehkan untuk melakukan aktivitas rutin mereka pada hari Nyepi, pantai menjadi kosong, dan beruntunglah bagi Anda yang tinggal di dekat pantai. Karena ini waktu yang sangat tepat untuk melihat pemandangan pantai tenang dan cantik satu kali dalam satu tahun.

     

    Inspirasi Bagi Dunia

    Pada tanggal 21 Maret, seluruh dunia juga merayakan “Hari Diam Sedunia” dan hari ini terinspirasi dari hari Nyepi di Bali yang mampu mengurangi kadar Karbon Dioksida di udara dengan sangat signifikan, hingga seluruh dunia pun ingin juga menyelamatkan bumi. Selama empat jam pada tanggal 21 Maret, listrik akan dimatikan dan kendaraan berhenti beroperasi di seluruh dunia pada kota-kota yang berpartisipasi.

     

    (Baca juga Artikel: Tips Hemat Saat Liburan)

     

    Membangun Rasa Persaudaraan

    Satu hingga dua bulan sebelum hari Nyepi, para penduduk akan berkumpul untuk membuat ogoh-ogoh yang akan dipertunjukan sebelum hari Nyepi. Pembuatan ogoh-ogoh ini dapat mempersatukan para penduduk akan kepedulian dan keinginan untuk bekerja sama dalam kelangsungan Hari Nyepi.

     

    Tidak Semuanya Nyepi di Bali

    Memang benar, tidak semua kampung, desa dan komunitas ikut Nyepi di Bali. Karena ada satu kampung bernama kampung Tenganan yang tidak merayakan hari Nyepi, namun selain kampung Tenganan, seluruh Bali merayakan Nyepi.

     

    (Baca juga Artikel: 4 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Liburan ke Bangkok)