Pesona Bintang Muda Vanesha Precilla


  • Pesona Bintang Muda Vanesha Precilla
    (Foto: Wong Sim/Model: Vanesha Prescilla/Pengarah Gaya: Bimo Permadi)

    Bersinar di dunia entertainment setelah kesuksesan sang kakak, nyatanya tak menjadi beban bagi wajah baru, Vanesha Prescilla.

    (Baca juga artikel: Rencana Besar Wulan Guritno)

    Bagaimana perasaan Vanesha berperan di layar film besar pada usia 18 tahun?



    “Saya tidak pernah menyangka mendapatkan peran di film Dilan sebagai Milea. Saya sempat ragu dan takut menerima penawaran berakting ini karena belum pernah terjun di dunia entertainment. Peran ini merupakan tanggung jawab yang besar. Berkat lingkungan kru yang suportif, tidak ada beban dan tekanan dalam pelaksanaannya.”

    Apa pelajaran dan tantangan dari pengalaman pertama ini?

    “Saat proses reading film, saya harus membaca isi skripnya dengan baik. Tidak sekadar membaca dan menghafal, tetapi meresapi setiap adegan dan jalan ceritanya. Ada beberapa scene yang mengharuskan saya untuk menangis, salah satunya setelah adegan ditampar. Rasanya sulit untuk menjaga emosi dan tetap fokus ketika ada banyak interupsi di sekitar saya.”

    Memiliki tampilan yang sangat mirip dengan kakak (Sissy Prescillia), bagaimana pendapat Anda?

    “Sebenarnya kami memiliki perbedaan yang cukup banyak. Beberapa diantaranya, saya lebih senang bermusik dan memiliki sense styling yang kuat. Sering kali, kakak berkonsultasi kepada saya soal pakaiannya. Dalam lingkungan keluarga, kakak dikenal sebagai sang tomboi, dan saya si girly karena suka pink. Tapi jangan salah, walau suka warna pink, saya galak lho.”

    Lalu, seperti apa style andalan Anda?

    “Yang paling penting adalah sneakers karena saya suka dengan gaya kasual. Saya juga senang mengenakan dress, outer, dan scarf. Jika ditanya soal high heels dan tas besar, saya akan mengatakan 'tidak', karena bukan selera saya. Selain membatasi saya untuk beraktivitas, saya pun tidak suka membawa sesuatu yang terlalu berat.”

    Motivasi untuk selalu semangat?

    “Mengatakan dalam hati bahwa 'kita pasti bisa melakukannya'. Saya memetik pelajaran ini dari pengalaman saya sendiri ketika ditawarkan pekerjaan baru. Saya cenderung mundur sebelum mencobanya. Tetapi setelah melaksanakannya, ternyata 10 menit terasa begitu cepat. Jika ada kemauan, pasti setiap rintangan akan lebih mudah dilewati.”

    (Teks: Kenia Agha)



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below